Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: WALHI Papua Tolak Perpanjangan IUPK Freeport, Sebut Negara Abaikan Hak Masyarakat Adat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > WALHI Papua Tolak Perpanjangan IUPK Freeport, Sebut Negara Abaikan Hak Masyarakat Adat
LingkunganSiaran PersTanah Papua

WALHI Papua Tolak Perpanjangan IUPK Freeport, Sebut Negara Abaikan Hak Masyarakat Adat

admin
Last updated: February 25, 2026 15:39
By
admin
Byadmin
Follow:
102 Views
6 months ago
Share
Direktur Walhi Papua Maikel Primus Peuki - (Aguz Pabika/Nirmeke)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua menolak keras perpanjangan izin operasi tambang PT Freeport Indonesia di kawasan Grasberg, Papua Tengah. Organisasi lingkungan itu menilai keputusan pemerintah memperpanjang Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) dilakukan tanpa partisipasi masyarakat adat pemilik hak ulayat.

Iklan Nirmeke

Penolakan tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Daerah WALHI Papua, Maikel Peuki, dalam siaran pers tertanggal 23 Februari 2026.

Menurut WALHI, kesepakatan perpanjangan operasi tambang diumumkan pada 22 Februari 2026 di Amerika Serikat dalam pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, bersama pihak Freeport-McMoRan. Kesepakatan itu mencakup perpanjangan izin bagi PT Freeport Indonesia hingga seluruh cadangan tambang di Grasberg habis.

Baca Juga:  WALHI Papua: Pengakuan Hak Masyarakat Adat Penting untuk Kelestarian Hutan

WALHI Papua menilai kebijakan tersebut sarat kepentingan ekonomi dan mengabaikan prinsip persetujuan bebas, didahulukan, dan diinformasikan (Free, Prior and Informed Consent/FPIC) bagi masyarakat adat.

“Kesepakatan ini dilakukan tanpa partisipasi terbuka masyarakat adat sebagai pemilik sah wilayah. Ini berpotensi memperdalam krisis ekologis dan sosial di Tanah Papua,” tegas Maikel.

WALHI Papua mencatat aktivitas pertambangan selama ini telah menimbulkan dampak lingkungan serius, termasuk pencemaran Sungai Ajikwa akibat pembuangan limbah tailing. Selain itu, organisasi tersebut menilai operasi tambang turut menggerus ruang hidup dan identitas budaya masyarakat adat, khususnya Suku Amungme, Kamoro, dan tujuh suku lainnya di sekitar wilayah tambang.

Baca Juga:  WALHI Papua Soroti Krisis Lingkungan dan Perampasan Wilayah Adat di Hari Bumi 2025

Menurut WALHI, perpanjangan IUPK tanpa evaluasi menyeluruh atas dampak ekologis dan sosial menunjukkan bahwa negara dan korporasi lebih mengedepankan kepentingan ekonomi dibanding perlindungan hak masyarakat adat.

“Manusia dan alam Papua diposisikan sebagai objek ekonomi semata. Proses perpanjangan ini tidak menempatkan hak kesulungan masyarakat adat sebagai pertimbangan utama,” ujarnya.

WALHI Papua mendesak pemerintah membuka ruang dialog yang setara dengan masyarakat adat terdampak serta melakukan evaluasi menyeluruh atas dampak operasional tambang sebelum mengambil keputusan strategis terkait perpanjangan izin. (Red).

Related

You Might Also Like

Mahasiswa Nduga di Jayapura Soroti Lumpuhnya Pemerintahan dan Proses Pemilihan Wakil Bupati

Komnas HAM RI Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Wamena

Inflasi Kabupaten Jayawijaya Turun Signifikan

Ini Tujuan dan Visi, Misi Papua Journalists Association

Pilkada Kabupaten Lanny Jaya Tahun 2024 Telah Selesai: Saatnya Bersatu Bangun Lanny Jaya

TAGGED:Direktur Eksekutif Daerah WALHI PapuaMaikel PeukiPerpanjangan IUPK FreeportPT Freeport IndonesiaWalhi Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Tolak Perubahan Nama Huwulama, DPRK Jayawijaya Diminta Hentikan Raperda Bermasalah
Next Article Wabup Jayawijaya Perketat Pintu Masuk, Pendatang Wajib Kantongi KTP
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

AMPJ Nayak Lauk Jayapura Gelar Diskusi Publik, Dorong Penguatan Kapasitas Mahasiswa Jayawijaya
Pendidikan
1 day ago
HIPMI Dorong KONI Papua Pegunungan Kembangkan Sport Industry Jelang PON XXII
Ekonomi & Bisnis Olaraga Papua Pegunungan
2 days ago
BEM USTJ–LBH Papua: Deforestasi PSN Perparah Dampak El Nino di Papua
Lingkungan Pendidikan Tanah Papua
2 days ago
Kecelakaan Maut Tolikara Diselesaikan Lewat Hukum Adat, Disepakati Rp1, 8 Miliar dan 180 Babi
Papua Pegunungan
3 days ago
Baca juga
Tanah Papua

DAP Nyatakan Bersatu, Dualisme Berakhir Setelah 10 Tahun

4 weeks ago
EditorialTanah Papua

MRP DIPERSIMPANGAN JALAN (Kasus pada Pilkada 2024)

2 years ago
Papua Pegunungan

Hujan Es Hebohkan Tiga Distrik di Lanny Jaya, Rumah Warga Tampak Seperti Diselimuti Salju

1 week ago
Tanah Papua

Komite Nasional Papua Barat Wilayah Numbay Kembali Dipimpin Hosea Yeimo

6 months ago
KesehatanPapua PegununganTanah Papua

Dinas Ketahanan Pangan Yahukimo Bersama Kepala Distrik Panggema Salurkan Bantuan Bama ke Hutkimo

6 months ago
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional

11 months ago
Tanah Papua

Wabup Ronny Elopere Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Wamena

1 year ago
Papua Pegunungan

KNPI Yahukimo Gelar Diskusi Panel, Dorong Peran Pemuda Jaga Stabilitas Daerah

2 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?