Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Papua Pegunungan > Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua PegununganTanah Papua

Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ

admin
Last updated: May 4, 2026 15:13
By
admin
Byadmin
Follow:
2 Views
2 hours ago
Share
DPRK Jayawijaya Gelar Rapat Paripurna II Bahas LKPJ Bupati Tahun 2025 - (Foto: AP/ - Nirmeke)
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komisi C menyampaikan sejumlah catatan kritis dan rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya dalam sidang paripurna yang digelar di Wamena, Kamis (30/4/2026).

Iklan Nirmeke

Dalam penyampaiannya, Komisi C memberikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati atas pelaksanaan tugas pemerintahan selama masa jabatan berjalan. Namun, DPRK menegaskan bahwa masih terdapat berbagai persoalan mendasar di sektor pelayanan publik yang memerlukan perhatian serius dan penanganan segera.

Salah satu sorotan utama Komisi C adalah sektor kesehatan. DPRK menilai bahwa meskipun pembangunan Puskesmas telah menjangkau hampir seluruh distrik, pelayanan kesehatan dasar belum berjalan optimal. Hal ini disebabkan oleh minimnya tenaga kesehatan, keterbatasan fasilitas, serta tidak konsistennya jam operasional di sejumlah Puskesmas.

Komisi C mencatat, terdapat Puskesmas yang hanya beroperasi beberapa hari dalam seminggu, bahkan hanya dua hari kerja. Selain itu, keterbatasan obat-obatan dan alat kesehatan membuat masyarakat lebih memilih berobat ke fasilitas kesehatan di pusat kota atau langsung ke RSUD Wamena.

“Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kesehatan, baik di Puskesmas maupun rumah sakit,” tegas Komisi C.

DPRK juga mendorong pemerintah daerah untuk segera menambah tenaga kesehatan, menjamin ketersediaan obat dan alat medis, serta meningkatkan insentif bagi tenaga medis dan non-medis. Selain itu, percepatan pembangunan Puskesmas yang belum memenuhi standar, penyediaan ambulans, serta pembangunan Rumah Sakit Pratama Kimbim menjadi agenda penting yang harus segera direalisasikan.

Tak hanya itu, Komisi C juga menyoroti persoalan aset daerah, termasuk penggunaan sejumlah bangunan milik Pemerintah Kabupaten Jayawijaya oleh pihak lain. DPRK meminta agar aset seperti kantor Dinas Kesehatan di Musiama yang saat ini digunakan oleh Brimob Polda Papua, serta beberapa gedung yang digunakan oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, segera dikembalikan kepada pemerintah kabupaten.

Baca Juga:  Menelusuri Sejarah Perkembangan Misi Katolik di Hugulama

Di sektor pendidikan, DPRK menemukan berbagai persoalan serius, mulai dari kekurangan tenaga guru di wilayah distrik hingga ketimpangan distribusi tenaga pendidik. Kondisi ini berdampak langsung pada rendahnya kualitas proses belajar mengajar di sejumlah wilayah.

Komisi C juga menyoroti banyaknya guru yang tidak menetap di lokasi tugas dan lebih memilih tinggal di kota, yang disebabkan oleh keterbatasan akses serta ketiadaan rumah dinas. Selain itu, kerusakan infrastruktur sekolah dan keterbatasan sarana prasarana pendidikan turut memperburuk kualitas layanan pendidikan.

Permasalahan lain yang menjadi perhatian adalah pengelolaan program beasiswa pendidikan yang dinilai masih belum optimal. DPRK mencatat adanya keluhan mahasiswa terkait keterlambatan pencairan, ketidakjelasan mekanisme, hingga minimnya dukungan untuk penyelesaian studi akhir.

Untuk itu, Komisi C merekomendasikan agar pemerintah daerah segera melakukan pembenahan menyeluruh, termasuk penambahan dan pemerataan tenaga guru, pembangunan asrama mahasiswa dan perumahan guru, peningkatan pengelolaan beasiswa, serta rehabilitasi bangunan sekolah.

Sementara itu, dalam sektor kesejahteraan sosial, DPRK menemukan sejumlah persoalan serius yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Salah satu temuan penting adalah adanya praktik pemotongan bantuan sosial oleh oknum di tingkat distrik maupun kampung, dengan nilai sekitar Rp100.000 per penerima.

Komisi C menilai praktik tersebut sangat merugikan masyarakat dan bertentangan dengan prinsip penyaluran bantuan yang seharusnya diterima secara utuh oleh penerima manfaat. DPRK meminta pemerintah daerah untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku serta memperkuat pengawasan distribusi bantuan sosial.

Selain itu, DPRK juga menyoroti meningkatnya angka pengangguran yang dinilai berkontribusi terhadap tingginya angka kriminalitas di Kabupaten Jayawijaya, seperti pembegalan, pencurian, hingga kekerasan. Kondisi ini disebut telah menimbulkan rasa tidak aman di tengah masyarakat, bahkan membuat sebagian warga enggan beraktivitas di luar rumah.

Baca Juga:  Departemen Wanita Baptis Papua Serahkan Bantuan Bama Bencana Alam di Kwiyawage

Komisi C juga mencermati meningkatnya penyakit sosial, seperti penyalahgunaan minuman keras oplosan, narkoba, serta praktik perjudian. Fenomena ini dinilai semakin mengkhawatirkan karena turut melibatkan generasi muda.

Perhatian khusus diberikan terhadap kondisi anak-anak jalanan di sejumlah titik di Kota Wamena, seperti Jalan Irian dan kawasan Pasar Baru. DPRK menemukan bahwa sebagian anak-anak tersebut terlibat dalam penyalahgunaan zat berbahaya seperti lem aibon dan minuman keras, yang berdampak serius terhadap kesehatan fisik dan mental mereka.

“Jika tidak ditangani secara serius, kondisi ini akan berdampak pada hilangnya generasi masa depan daerah,” tegas Komisi C.

Untuk itu, DPRK merekomendasikan peningkatan patroli keamanan oleh aparat kepolisian, serta program pembinaan sosial melalui pelatihan keterampilan, pendidikan vokasi, dan kegiatan produktif bagi anak-anak jalanan dan kelompok rentan lainnya.

Komisi C juga kembali menegaskan pentingnya pengembalian aset daerah yang saat ini digunakan oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, termasuk kantor Dinas Sosial yang digunakan sebagai kantor gubernur.

Menutup penyampaiannya, Komisi C DPRK Jayawijaya berharap seluruh rekomendasi yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti oleh Bupati dan jajaran pemerintah daerah. DPRK menekankan bahwa langkah konkret dan terukur sangat dibutuhkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik serta menjawab berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

Sidang paripurna ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRK terhadap kinerja pemerintah daerah, sekaligus bentuk komitmen dalam mendorong pembangunan yang lebih adil, merata, dan berpihak pada kepentingan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Tren Kasus Kekerasan di Papua Cenderung Meningkat, Ini Sebaran Daerahnya

Liga 4 Segera Bergulir, PSSI Papua Pegunungan Pastikan 12 Klub Turun Lapangan

Perayaan Injil ke-65 di Yalimo, Pemerintah dan Gereja Perkuat Sinergi

Perkuat Basis Gerakan Perlawanan, Sekretariat KNPB Wilayah Yalimo Diresmikan

Video Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT Mendapat Kecaman dari Masyarakat Papua

TAGGED:Komisi C DPRK JayawijayaLKPJ Bupati Jayawijaya Tahun Anggaran 2026

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Next Article Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 hours ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
3 hours ago
Komisi B DPRK Jayawijaya Soroti Sektor Pertanian, Koperasi, dan Pasar dalam Rekomendasi LKPJ 2026
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 hours ago
Pemuda Beam–Kuyawage Nyatakan Papua Darurat Kemanusiaan, Desak Hentikan Militerisme di Lanny Jaya
Papua Pegunungan Polhukam
3 hours ago
Baca juga
KesehatanPendidikanTanah Papua

Beasiswa Mandek, DPRD Nilai Bupati dan Dinkes Gagal Jaga Komitmen SDM Kesehatan

8 months ago
Tanah Papua

Mediasi Cepat Pemerintah Redam Ketegangan Yali–Lani di Wamena

3 months ago
Tanah Papua

Perkuat Perdamaian Di Papua, PLII Gelar Nobar Film Gandhi

3 years ago
PariwisataTanah Papua

Pelaku Pencaplokan Nama Owasiwasika Bukan Lain Pembunuh Sejarah dan Identitas Wilayah Huwulama

2 years ago
Papua PegununganTanah Papua

SPPMPP Tegaskan Jabatan Sekda Papua Pegunungan Harus Diisi Putra Asli Lapago

1 month ago
HeadlineTanah Papua

Soal Upaya Pembebasan Pilot Susi Air, TPNPB – OPM: Harus Bertemu di Meja Perundingan, Bukan di Lapangan

3 years ago
Tanah Papua

Bupati Lanny Jaya Serahkan SK CPNS dan PPPK pada Peringatan Hardiknas 2025

1 year ago
Tanah Papua

Lince Kogoya Dilantik Menjadi Sekretaris MRP Papua Pegunungan Definitif

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?