Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Bertemu Pj Kondomo, Mahasiswa Jayawijaya Desak Pemerintah Utamakan OAP Dalam Perekrutan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Pendidikan > Bertemu Pj Kondomo, Mahasiswa Jayawijaya Desak Pemerintah Utamakan OAP Dalam Perekrutan
PendidikanTanah Papua

Bertemu Pj Kondomo, Mahasiswa Jayawijaya Desak Pemerintah Utamakan OAP Dalam Perekrutan

admin
Last updated: May 19, 2023 03:12
By
admin
Byadmin
Follow:
2.2k Views
3 years ago
Share
Tempat Kantor Gubernur Papua Pegunungan sebentara, Pj Gubernur Papua Pegunungan Nikolaus Kondomo, pada Rabu, (17/05/2023), menerima aspirasi dari mahasiswa diruangan - Dok HMPJ
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Mahasiswa Jayawijaya di kota Studi Jayapura telah menyerahkan beberapa aspirasi mahasiswa kepada PJ Gubernur Provinsi Papua Penggunungan Nikolaus Kondomo, pada Rabu, (18/05/2023), lalu.

Iklan Nirmeke

Hengky Hilapok, mewakili mahasiswa Jayawijaya kota sudi Jayapura menegaskan tujuan DOB hadir di Papua merupakan salah satu bagian untuk mensejahterakan orang asli Papua dari segala aspek di Papua.

DOB hadir di Papua tidak terlepas dari Otonomi Khusus jilid II, sehingga pemerintah pusat sampai daerah harus tunduk pada UU Otsus, dimana keberpihakan harus di utamakan untuk orang asli Papua.

“Kami ini masih dalam daerah otonomi dan kami mahasiswa berharap, pemerintah jangan berwatak nepotisme dan sikap apatis di pemerintahan provinsi Papua Pegunungan. Sikap pemerintah begini sama sengaja ingin menciptakan konflik di kalangan masyarakat Papua Pegunungan,” katanya.

Mahasiswa Jayawijaya menilai awal prekrutan honorer DOB Provinsi Papua Pegunungan kebanyakan non OAP dan OAP hanya sedikit. Demikian juga terjadi hal yang sama dalam perekrutan IPDN untuk kuota Papua Pegunungan semua non OAP (Pendatang).

“Sehingga kami mahasiswa Jayawijaya sebagai barometer 8 kabupaten/kota minta honorer dan IPDN diprioritaskan anak pribumi asli perwakilan 8 kabupaten kota, sebab kami orang Papua khusus Papua Pegunungan tidak akan cari pekerjaan dan dapat pekerjaan di daerah orang lain,” tegasnya.

Baca Juga:  166 Anggota Baru HMPJ Ikut Seminar Sehari. Ini Pesan Pj Sekda Jayawijaya

Mahasiswa juga menilai prekrutan Honorer dan IPDN penuh diskriminasi rasial yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dalam hal ini Sekda dan Kepala BKD provinsi Papua Pegunungan hingga mahasiswa minta Wamendagri dan PJ Gubernur segera copot mereka.

“Karena kedua oknum ini terbukti kinerja otak nepotisme dan mereka menunjukan sikap apatis di lingkungan pemerintahan provinsi Papua Pegunungan, tahapan prekrutan awal saja terjadi diskriminasi rasial begini, apalagi perekrutan besar-besaran yang akan di lakukan bulan Juni besok,” tegas Mahasiswa.

Mahasiswa juga meminta Pj Gubernur Papua Pegunungan agar segera batalkan honorer dan IPDN yang merebut hak atas pekerjaan birokrasi dan hak pendidikan orang asli Papua Pegunungan.

“Kami sudah siap disisi SDM untuk bersaing dengan orang lain, kami tidak membutuhkan pembinaan oleh orang lain karena kami sudah punya gelar S1,S2, doktor untuk apa? kami sudah siap bersaing di segala aspek,” tegas Mahasiswa.

Baca Juga:  Markus Haluk Ingatkan Mahasiswa Jayawijaya Tentang Pentingnya Literasi

Albert Kalolik ketua Himpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) kota studi Jayapura, juga menegaskan agar perekrutan CPNS yang akan di buka bulan Juni 2023 besok harus prioritaskan orang asli Papua Pegunungan sesuai kebutuhan kuota provinsi Papua Pegunungan.

“Non OAP bisa libatkan dalam provinsi Papua Pegunungan kecuali masih dibutuhkan. Kalau kuota CPNS melebihi SDM OAP atau pas-pasan, maka tidak perlu terima non OAP, Mereka bukan keluar dari lubang batu atau turun dari langit, mereka tentu punya asal daerah mereka jadi silahkan tes di daerah mereka,” tegasnya.

HMPJ juga menegaskan agar pemerintah Provinsi Papua Pegungan jangan buka peluang DOB untuk orang luar. Berikan hak sepenuhnya kepada 8 kabupaten/kota untuk mengisi di Provinsi Papua Pegunungan di segala aspek.

“Kami Mahasiswa Jayawijaya berharap pemerintah Pusat dan daerah harus tunduk pada UU Otsus yang masih berlaku, percuma kasih Otsus dan DOB kalau yang isi jabatan dan kerja di lingkungan pemerintahan orang non Papua (Pendatang),” tegas Mahasiswa. (*)

Related

You Might Also Like

Carateker KNPI Jayawijaya Gelar Rapat Bersama OKP dan Cipayung

Mahasiswa Uncen Gelar Aksi Memperingati Hari Tani Nasional di Jayapura

Singgung Data Mahfud MD, Anggota DPD Usul Referendum Pemekaran Papua

Diduga Ada Keterlibatan Pengurus Gereja, OMK Palang Kapela Yesus Elalin Wouma

Butuh Kepedulian Bersama Untuk Berantas Buta Aksara Di Kampung Kumuluk, Lanny Jaya

TAGGED:DOB Provinsi Papua PegununganHimpunan Mahasiswa Pelajar Jayawijaya (HMPJ) kota studi JayawijayaPJ Gubernur Provinsi Papua Penggunungan Nikolaus Kondomo

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemerintah Jangan Paksa, Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur di Welesi Masih Bermasalah
Next Article PSI Target Satu Kursi Fraksi Untuk DPRD Papua Pegunungan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
1 day ago
IPMPKDPT Gelar Penerimaan Anggota Baru, Perkuat Iman Katolik dan Budaya Papua
Tanah Papua
2 days ago
KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
2 days ago
Operasi Militer Meluas di Tolikara, Warga Sekitar Gereja Moria Diduga Ditangkap
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Papua PegununganTanah Papua

Umat Katolik Stasi Yesus Ninelo Jago Wogi Tegas Tolak Program Cetak Sawah di Silo Sukarnodoga

2 months ago
HeadlineTanah Papua

Pastor: Menyerang Uskup Sama Seperti Menyerang Gereja Katholik

3 years ago
LingkunganTanah Papua

ICAKAP Minta Pemerintah Libatkan Masyarakat Adat Dalam Izin Investasi Pengelolaan SDA Hutan di Papua

2 years ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Uskup Timika Tolak PSN Sawit: “Masyarakat Butuh Hutan, Bukan Kebun Kelapa Sawit”

9 months ago
Pendidikan

IKBD-KLPUW2 Bentuk Generasi Muda Berkualitas Lewat Penerimaan Anggota Baru

1 year ago
Tanah Papua

Mahasiswa Papua di Jakarta Desak Jokowi Hentikan Bahas Blok Wabu

3 years ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

Solidaritas Merauke Desak Komnas HAM Rekomendasikan Penghentian PSN Merauke ke Presiden

1 year ago
Papua PegununganPendidikanSastra

Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Pusat Pendidikan Budaya di Papua Pegunungan

8 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?