Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: IPPMK-KIWO Tolak Proyek Cetak Sawah Rakyat di Silokarno Doga
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Papua Pegunungan > IPPMK-KIWO Tolak Proyek Cetak Sawah Rakyat di Silokarno Doga
Papua PegununganTanah Papua

IPPMK-KIWO Tolak Proyek Cetak Sawah Rakyat di Silokarno Doga

admin
Last updated: August 12, 2026 10:02
By
admin
Byadmin
Follow:
82 Views
2 months ago
Share
IPPMK-KIWO Tolak Proyek Cetak Sawah Rakyat di Silokarno Doga - (Foto: Istimewa)
SHARE

Iklan Nirmeke

Jayapura, nirmeke.com — Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Katolik Paroki St. Stefanus Kimbim Wo’ogi (IPPMK-KIWO) Kota Studi Jayapura menyatakan menolak rencana pelaksanaan proyek Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Distrik Silokarno Doga, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Penolakan tersebut disampaikan melalui Pernyataan Sikap III yang dikeluarkan di Jayapura, 11 Agustus 2026. IPPMK-KIWO menilai tanah bagi masyarakat adat bukan sekadar tempat berpijak, melainkan ruang hidup, sumber kehidupan, tempat berlangsungnya tradisi, serta warisan yang akan diteruskan kepada generasi berikutnya.

Dalam pernyataannya, IPPMK-KIWO menyebut informasi mengenai proyek Cetak Sawah Rakyat tersebut telah beredar di media sosial. Organisasi mahasiswa itu menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan keberadaan masyarakat adat apabila pembangunan dilakukan tanpa memperhatikan kondisi ekologis serta sosial budaya setempat.

Khawatirkan Dampak Lingkungan dan Budaya

Salah satu hal yang menjadi perhatian IPPMK-KIWO adalah potensi deforestasi dan perubahan kawasan akibat pembangunan dalam skala besar.

Menurut mereka, setiap pembangunan perlu mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan serta kondisi masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

IPPMK-KIWO juga menyoroti keberadaan tempat-tempat yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Hubula. Dalam pernyataannya disebutkan sejumlah ruang yang dianggap memiliki nilai adat dan budaya, seperti tempat ritual, mitologi, pengetahuan adat, telaga yang dianggap kudus, tempat keramat atau sakral, serta tanaman obat tradisional.

Menurut IPPMK-KIWO, kerusakan terhadap ruang-ruang tersebut bukan hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga berpotensi berdampak terhadap keberlangsungan pengetahuan dan budaya masyarakat adat.

Baca Juga:  Kantor Redaksi Jubi Dilempari Bom Bolotov, 2 Mobil Terbakar

Kekhawatiran tersebut kemudian dikaitkan dengan masa depan generasi mendatang. IPPMK-KIWO menilai setiap kebijakan pembangunan perlu mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap anak cucu.

Lima Poin Sikap IPPMK-KIWO

Dalam Pernyataan Sikap III, IPPMK-KIWO menyampaikan lima poin utama terkait rencana proyek Cetak Sawah Rakyat di Distrik Silokarno Doga.

Pertama, IPPMK-KIWO menyatakan tegas menolak proyek Cetak Sawah Rakyat yang dalam pernyataan tersebut disebut dimotori oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Distrik Silokarno Doga, khususnya Kampung Wenengkulik.

Kedua, IPPMK-KIWO mendesak Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui dinas terkait agar menghentikan pelaksanaan program Cetak Sawah Rakyat di Kampung Wenengkulik.

Ketiga, mereka menyatakan menolak rencana peluncuran alat berat pada 12 Agustus 2026 serta meminta agar proses yang berkaitan dengan penandatanganan tanah adat tidak dilakukan secara sepihak.

Keempat, IPPMK-KIWO meminta pemerintah maupun perusahaan yang hendak masuk ke wilayah masyarakat adat Silokarno Doga memperhatikan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) serta prinsip Free, Prior and Informed Consent (FPIC).

Prinsip FPIC menekankan pentingnya persetujuan masyarakat yang diberikan secara bebas, didahului informasi yang memadai, dan tanpa tekanan.

Kelima, mereka menyerukan kepada tokoh-tokoh yang mengatasnamakan hak waris agar tidak menggunakan persoalan masyarakat adat untuk kepentingan individu.

Dorong Dialog Pemerintah dan Masyarakat Adat

IPPMK-KIWO menilai polemik mengenai rencana pembangunan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan di wilayah Papua memiliki tantangan yang lebih luas.

Baca Juga:  Jhon Kogoya Resmi Pimpin GAMKI Lanny Jaya Periode 2025–2028. Ini Pesan Bupati

Menurut mereka, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembukaan lahan dan peningkatan produksi, tetapi juga berhubungan dengan lingkungan, kebudayaan, serta hak masyarakat adat.

Karena itu, dialog antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting. Setiap rencana pembangunan yang menyentuh wilayah adat, menurut IPPMK-KIWO, idealnya dibicarakan secara terbuka dengan masyarakat yang memiliki hubungan langsung dengan wilayah tersebut.

Mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat juga memiliki ruang untuk menyampaikan kritik dan kekhawatiran terhadap kebijakan pembangunan. Kritik tersebut dinilai dapat menjadi bahan evaluasi agar pembangunan berjalan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat luas.

Bagi IPPMK-KIWO, penolakan terhadap proyek Cetak Sawah Rakyat merupakan bentuk kekhawatiran terhadap masa depan tanah leluhur dan generasi yang akan datang.

Pernyataan Sikap III tersebut dikeluarkan di Jayapura pada 11 Agustus 2026 dan ditandatangani Yance Kurisi selaku Ketua Tim Penolakan CSR Distrik Silokarno Doga.

Dokumen tersebut juga mencantumkan Agus Lengka sebagai Ketua Badan Pengurus IPPMK-KIWO dan Amsal Mabel sebagai Sekretaris.

Pada akhirnya, IPPMK-KIWO menilai persoalan tersebut membutuhkan ruang dialog yang terbuka dan melibatkan seluruh pihak. Menurut mereka, pembangunan yang baik bukan hanya tentang apa yang dibangun hari ini, tetapi juga tentang apa yang diwariskan kepada generasi Papua di masa depan.(Red)*

Related

You Might Also Like

Anpropakos Yahukimo Fasilitasi Rapat Pemulihan Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Gereja Pasca Insiden di Angguruk

Kasus Kekerasan Terhadap Warga Sipil Meningkat, Papua Butuh Intervensi Pengiat HAM PBB

Festival Budaya Lanny Jaya ke-4 Digelar, Bupati Aletinus: Mari Jaga Budaya dan Bahasa Daerah

Mahasiswa Dan Tokoh Empat Distrik Yahukimo Tolak Tambang Pt Tawang Mineral Indonesia

BEM FISIP UNCEN Kecam Tindakan Represif Aparat Gabungan di Sorong

TAGGED:Distrik Silokarno DogaIPPMK-KIWO Kota Studi JayapuraProyek Cetak Sawah RakyatTolak Proyek Cetak Sawah Rakyat di Silokarno Doga

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article KNPB Sentani Serukan Aksi 15 Agustus, Angkat Isu HAM dan Kemanusiaan di Papua
Next Article Ketua Mama-Mama Noken 8 Kabupaten Dorong Pemprov Papua Pegunungan Perkuat Modal Usaha
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
19 hours ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
3 days ago
IPMPKDPT Gelar Penerimaan Anggota Baru, Perkuat Iman Katolik dan Budaya Papua
Tanah Papua
3 days ago
KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
4 days ago
Baca juga
LingkunganTanah Papua

Masyarakat Adat dan Korban PSN di Papua hingga Nusantara Gugat UU Cipta Kerja ke MK

1 year ago
Tanah Papua

Begini Respon Mendagri Soal Laporan Komnas HAM Terkait Polemik Lokasi di Welesi

3 years ago
Papua Tengah

Perkuat Persatuan, Lis Tabuni Gelar Sosialisasi Empat Pilar Bersama IKP di Papua Tengah

9 months ago
HeadlineTanah Papua

Jayawijaya Jadi Kota Ninja, Banyak Orang Bawah Pedang Panjang Mirip Samurai

3 years ago
Tanah Papua

Terbukti Masih Anak, PN Wamena Bebaskan Anus Asso dari Dakwaan

10 months ago
Papua Pegunungan

KNPI Yahukimo Bentuk Panitia Verifikasi OKP, Dorong Persatuan Pemuda dan Pemulihan Kondisi Daerah

4 months ago
Tanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Diminta Perhatikan Penyandang Disabilitas

2 years ago
Tanah Papua

75 Keluarga OAP di Merauke Melaporkan Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Perusahaan PSN

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?