Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KNPB Sentani Serukan Aksi 15 Agustus, Angkat Isu HAM dan Kemanusiaan di Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > KNPB Sentani Serukan Aksi 15 Agustus, Angkat Isu HAM dan Kemanusiaan di Papua
PolhukamTanah Papua

KNPB Sentani Serukan Aksi 15 Agustus, Angkat Isu HAM dan Kemanusiaan di Papua

admin
Last updated: August 12, 2026 09:52
By
admin
Byadmin
Follow:
73 Views
1 month ago
Share
KNPB Sentani Serukan Aksi Serentak 15 Agustus - (Foto: Istimewa)
SHARE

Sentani, nirmeke.com — Badan Pengurus Wilayah Komite Nasional Papua Barat (BPW KNPB) Sentani mengeluarkan seruan resmi kepada seluruh komponen masyarakat sipil di Papua, baik orang asli Papua (OAP) maupun non-OAP, serta rakyat Indonesia secara umum untuk bersiap mengikuti aksi serentak yang akan digelar secara nasional pada 15 Agustus 2026.

Iklan Nirmeke

Seruan tersebut disampaikan pada 11 Agustus 2026. Menurut KNPB Sentani, aksi tersebut merupakan lanjutan dari demonstrasi sebelumnya pada 3 Agustus 2026 yang mereka sebut mengalami pembungkaman ruang demokrasi. Aksi sebelumnya mengangkat tema “Papua, Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan.”

Ketua KNPB Sentani, Sadracks Lagowan, mengatakan aksi 15 Agustus bertujuan menyuarakan keprihatinan terhadap situasi yang oleh pihaknya disebut sebagai darurat militer dan krisis kemanusiaan di Tanah Papua.

Ia mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri melalui berbagai bentuk peragaan, seperti pamflet dan alat budaya tradisional dari lebih dari 350 suku yang ada di Papua. KNPB Sentani juga menyerukan mobilisasi massa menuju lokasi aksi yang direncanakan berlangsung di delapan titik di Sentani, Jayapura.

Selain itu, Lagowan mengatakan panggung politik akan disediakan sebagai ruang bagi rakyat untuk berpartisipasi dalam menyampaikan aspirasi terkait situasi kemanusiaan yang sedang berlangsung.

Ia menegaskan, aksi tersebut merupakan bentuk ekspresi rakyat Papua untuk menuntut perhatian terhadap persoalan hak asasi manusia (HAM) dan kondisi yang oleh KNPB disebut sebagai darurat militer di wilayah Papua.

Baca Juga:  TACB Jayawijaya Dorong Penetapan 15 Objek Cagar Budaya Wilayah Hugulama

KNPB Sentani juga memberikan perhatian khusus kepada masyarakat adat Tabi Mamta. Mereka menyerukan agar warga Tabi melakukan konsolidasi dan mobilisasi massa untuk turut berpartisipasi dalam aksi yang direncanakan.

Menurut KNPB, seruan tersebut didorong oleh berbagai kasus terkini di wilayah Papua, termasuk lebih dari 543 kasus keracunan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mereka duga dipengaruhi oleh program negara Indonesia yang dijadikan bisnis militer dan dinilai merugikan masyarakat sipil.

Data yang disampaikan KNPB juga menyebutkan bahwa hanya tersisa sekitar dua juta jiwa penduduk asli Papua dari total populasi sebelum konflik berkepanjangan berlangsung. Sementara itu, sebanyak 125.931 pengungsi disebut masih tersebar di berbagai daerah akibat kekerasan dan ketidakamanan di Tanah Papua.

KNPB menilai kasus keracunan makanan tersebut menjadi salah satu contoh dampak negatif dari kebijakan militer yang dinilai tidak memperhatikan aspek kemanusiaan.

Kegiatan aksi tersebut juga disebut menjadi momentum bagi rakyat Papua dan Indonesia untuk menyampaikan aspirasi mengenai pentingnya perlindungan HAM serta penegakan keadilan di Tanah Papua.

Melalui demonstrasi tersebut, KNPB Wilayah Sentani menyerukan kepada pemerintah pusat Negara Indonesia dan lembaga internasional agar memperhatikan situasi yang mereka nilai semakin kritis di Tanah Papua.

Baca Juga:  KNPB Sektor Asyah Gelar Diskusi Kolonialisme dan Konsolidasi Anggota Tahap II

Sadracks Lagowan mengatakan, 15 Agustus akan menjadi ruang politik bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

“Tanggal 15 Agustus nanti adalah panggung politik bagi rakyat Tabi dan seluruh masyarakat Papua untuk bersuara. Kita rakyat Papua harus bersatu tanpa membedakan suku, agama, ras demi masa depan demokrasi dan kemanusiaan di tanah kita tercinta.”

Ia menambahkan, aksi tersebut tidak hanya sekadar unjuk rasa, tetapi juga merupakan bentuk solidaritas dan perlawanan terhadap praktik-praktik diskriminatif serta kekerasan yang menurut KNPB masih terus berlanjut.

Dengan semangat perjuangan mempertahankan keutuhan tanah air West Papua dan kepedulian terhadap sesama, masyarakat Papua diajak menghadiri aksi tersebut secara damai dan penuh tekad.

Pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan diminta mendengarkan aspirasi rakyat secara serius guna menemukan solusi jangka panjang bagi perdamaian dan kesejahteraan di Tanah Papua.

KNPB menilai aksi nasional tersebut menjadi cermin pentingnya peranan rakyat dalam menentukan nasib mereka sendiri. Mereka juga menegaskan bahwa perjuangan HAM di Tanah Papua tetap menjadi salah satu prioritas dalam agenda nasional maupun internasional.(*)

Pewarta:Rudi Tagi

Related

You Might Also Like

Langgar PP 106/2021, Seleksi DPRK Yalimo Dinyatakan Cacat Hukum

Raih WTP ke-12, Yunus Wonda: Rakyat Butuh Perubahan, Bukan Sekadar Penghargaan

143 Umat Terima Sakramen Krisma di Gereja Kristus Raja Ilugwa dari Uskup Yanuarius

Suku Wio Tolak Kehadiran Kantor Gubernur di Lahan Ekonomi Produktif 

Penangkapan Paksa Stenly Dambujai di Depan Gereja Kerahiman Ilahi Merauke Diduga Langgar HAM dan Upaya Pembungkaman Suara Kaum Awam Katolik

TAGGED:KNPB SentaniPapua Zona Darurat Militer dan KemanusiaanSadracks Lagowan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ketua Harian KPA Tolikara Edukasi Anggota WUNUKKAL tentang Pencegahan HIV/AIDS
Next Article IPPMK-KIWO Tolak Proyek Cetak Sawah Rakyat di Silokarno Doga
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

HUT HMPT ke-22, KPA Tolikara Edukasi Mahasiswa tentang HIV/AIDS
Kesehatan Pendidikan
5 hours ago
Pencaker Papua Pegunungan Desak Pemprov Beri Kejelasan Nasib CPNS Formasi 2024
Papua Pegunungan
23 hours ago
Mardi Hiluka Kembali Pimpin KNPB Wilayah Balim-Wamena
Tanah Papua
23 hours ago
Sengketa Tanah Aikima Lebih 30 Tahun, Warga Khawatir Konflik Adat Meluas
Papua Pegunungan
23 hours ago
Baca juga
Tanah Papua

MRP Papua Pegunungan Ikuti Bimtek Bersama Kemendagri Tingkatkan Kapasitas dan Sinergi Otsus

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Pernyataan Komandan Operasi TPNPB Yahukimo Tolak Rencana Tambang di Distrik Obio dan Suru-Suru

9 months ago

Menolak Lupa, 24 Tahun Biak Berdarah (Refeleksi)

4 years ago
MRP Papua PegununganPendidikanTanah Papua

Benny Mawel Dukung Launching Universitas Katolik Fajar Timur, Tonggak Baru Pendidikan Tinggi di Papua

7 months ago
PendidikanTanah Papua

Bertahan di Tengah Globalisasi: Sekolah Adat Harus Jadi Prioritas!

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Forum Peduli Lanny Jaya Minta Pemerintah Tarik Pasukan Non-Organik dari Distrik Melagai dan Kwiyawagi

1 year ago
Papua Pegunungan

Kebakaran Lahan Kepung Wamena, Api Muncul di Sejumlah Wilayah Saat Kemarau Melanda

4 weeks ago
KesehatanTanah Papua

Ketua TP PKK Yahukimo Hadiri Rakornas Posyandu Terpadu 2025 di Jakarta

12 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?