Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Suku Wio Tolak Kehadiran Kantor Gubernur di Lahan Ekonomi Produktif 
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Suku Wio Tolak Kehadiran Kantor Gubernur di Lahan Ekonomi Produktif 
LingkunganTanah Papua

Suku Wio Tolak Kehadiran Kantor Gubernur di Lahan Ekonomi Produktif 

admin
Last updated: June 15, 2023 17:17
By
admin
Byadmin
Follow:
1.4k Views
3 years ago
Share
Ratusan Warga yang tergabung dalam Forum Peduli Tanah Adat Aliansi Suku Wio mengelar aksi demo damai di kantor DPRD kabupaten Jayawijaya, Kamis, (15/6/2023) - Dok
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Forum Peduli Tanah Adat Aliansi Suku Wio dihadapan pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) kabupaten Jayawijaya menolak tegas penempatan pembangunan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di wilayah tanah adat suku Wio, Huwulama.

Iklan Nirmeke

Pernyataan sikap tersebut dibacakan Manuel Ikinia, selaku Koordinator Lapangan dalam aksi demo di halaman kantor DPRD Jayawijaya di hadapan masyarakat adat suku Wio Mukoko dan aliansi kerabat yang selama ini konta dengan penempatan kantor Gubernur.

Forum Peduli Tanah Adat Aliansi Suku Wio juga mendesak ketua dan anggota DPRD kabupaten Jayawijaya untuk membentuk “Pansel” dalam waktu 2×24 jam mengenai wacana pro dan kontra penempatan lokasi pembangunan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan ini.

“Kami juga mendesak ketua dan anggota DPRD Jayawijaya membuka ruang mediasi yang independen antara kelompok pro dan kontra pembangunan kantor gubernur baik dari distrik Wouma maupun distrik Welesi,” tegasnya.

Forum Peduli Tanah Adat Aliansi Suku Wio juga meminta Pj. Gubernur Provinsi Papua Pegunungan dan Wakil Menteri Dalam Negeri untuk tidak menyalahi dan melangkahi prosedural adat dan sistem pemeyrintahan.

Baca Juga:  Papua Darurat Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak

“Kedua pihak harus memediasi proses adat dan menghormati proses di DPRD kabupaten Jayawijaya yang memiliki otoritas pemerintahan bawah untuk kasus lokasi penempatan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan ini,” tegas mereka.

Forum Peduli Tanah Adat Aliansi Suku Wio juga meminta Kapolres Jayawijaya maupun Dandim 1702 untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi pengamanan sesuai “sop” yang ada, tidak lebih dan tidak kurang.

“Kami mempertanyakan kepentingan aparat keamanan TNI/Polri yang ngotot membackup proses pembongkaran lahan, seakan TNI dan Polri memiliki tupoksi mengintervensi urus sipil,” ujarnya.

Sementara itu, Melky Wetipo menegaskan kehadiran mereka di kantor DPRD guna menyampaikan sikap dan posisi masyarakat adat suku Wio terkait wacana pembangunan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan beserta semua OPD dan lembaga non struktural pemerintah Provinsi Papua Pegunungan di wilayah Tapal Batas Distrik Wouma (Suku Wio) dan Distrik Welesi (Suku Ue Elesi).

Melky menjelaskan daerah wacana pembangunan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan yakni sekitar perbatasan Wouma dan Welesi adalah lahan ekonomi produktif bagi suku Wio, Welesi maupun suku kerabat (Lani, Mee, Yali).

Baca Juga:  Boneka Jakarta Sedang Menghancurkan Eksistensi Masyarakat Adat Hubula

“Sehingga daerah wacana pembangunan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan yakni wilayah perbatasan Wouma dan Welesi adalah tanah misteri atau sengketa yang harus dibicarakan secara bersama oleh semua suku di wilayah Provinsi Papua Pegunungan, bukan hanya oleh satu/dua klan/sub suku yang diberikan mandat untuk menjaga tempat ini,” ujarnya.

Lanjutnya, suku Wio hendak menegaskan bahwa kami bukan menolak pembangunan (buktinya pusat pemerintahan Kabupaten Jayawijaya ada di lahan subur suku Wio), tetapi kami menolak dengan tegas penempatan kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di wilayah perbatasan Distrik Wouma dan Welesi.

“Sudah cukup suku Wio menyerahkan lahannya untuk Pusat Pemerintahan Kabupaten Jayawijaya, yang sisa ini jangan dirampas, diambil, dicaplok lagi oleh siapapun untuk kepentingan apapun. Biarkan lahan ini ada untuk wilayah pertanian suku Wio,” tegasnya mewakili masyarakat adat suku Wio. (*)

Related

You Might Also Like

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan 50 Ton Beras untuk Korban Banjir di Lanny Jaya

Perang Tanah Merauke! Masyarakat Adat Deklarasikan Perlawanan Total Terhadap PSN

Manfaatkan Media Sosial Untuk Kampanyekan Persoalan Papua

IMPW Jayapura Tolak Rencana Pembangunan Polda di Tanah Wouma–Wio

Assa Asso Terpilih sebagai Ketua Papuan Voices Nasional Periode 2025–2028

TAGGED:DPRD JayawijayaForum Peduli Tanah Adat Aliansi Suku Wio MukokoPro Kontra Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua PegununganWamendagri John Wempi Wetipo

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ratusan Warga Masyarakat Adat Turun Jalan Tolak Penempatan Kantor Gubernur di Welesi
Next Article Tim Investigasi Bersama Warga Puncak Papua Adukan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM RI
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025
Polhukam Tanah Papua
3 days ago
Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak
Nasional Pendidikan Tanah Papua
4 days ago
Ini 4 Poin Tuntutan Demo di Wamena Hari Ini
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
4 days ago
Sempat Ricuh di DPR Papua Pegunungan, Aspirasi Massa Akhirnya Diterima Pimpinan DPRP
Papua Pegunungan Polhukam Tanah Papua
4 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Operasi Militer di Lanny Jaya, Ribuan Warga Melagi Mengungsi

7 months ago
Tanah Papua

PGGJ Gelar Doa Rekonsiliasi untuk Situasi Sosial dan Bencana Alam di Wamena

1 year ago
InfrastrukturTanah Papua

Warga Distrik Kuli Lanny Sampaikan Tiga Aspirasi Pembangunan ke DPR Papua Pegunungan

9 months ago

3 Juni Mendatang, PRP Akan Kembali Turun Jalan Tolak DOB dan Otsus jilid 2 di Wamena

4 years ago
Tanah Papua

Dalam Laporan LPJ Doren Wakerwa Sebut Realisasi Belanja Daerah Lanny Jaya Capai 98,32 Persen 

3 years ago
Tanah Papua

PLT Kadinsos Jayawijaya Tegaskan Transparansi Penyaluran Dana PKH dan Bansos

10 months ago
Tanah Papua

Pemkab Yahukimo Resmikan Gedung Gereja GIDI Jemaat Siloam Dekai

6 months ago
HeadlineTanah Papua

Desak Uskup Mandagi Lakukan Klarifikasi, Umat Katolik Buat Aksi Spontan di Halaman Gereja

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?