Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tim Investigasi Bersama Warga Puncak Papua Adukan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM RI
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Tim Investigasi Bersama Warga Puncak Papua Adukan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM RI
PolhukamTanah Papua

Tim Investigasi Bersama Warga Puncak Papua Adukan Pelanggaran HAM ke Komnas HAM RI

Redaksi
Last updated: June 15, 2023 20:05
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
1k Views
3 years ago
Share
Mahasiswa Puncak Se-Indonesia Bersama Lembaga Bantuan Hukum (MPS-LBH) telah audiensi dan melakukan pengaduan/melaporkan kasus HAM ke Komnas HAM RI Jakarta. Jumat, (9/6/2023). - Dok
SHARE

Jakarta, nirmeke.com – Tim investigasi pelanggaran HAM disertai mutilasi terhadap masyarakat sipil Kabupaten Puncak Papua Tengah, Mahasiswa Puncak Se-Indonesia Bersama Lembaga Bantuan Hukum (MPS-LBH) telah audiensi dan melakukan  pengaduan/melaporkan kasus HAM ke Komnas HAM RI Jakarta. Jumat, (9/6/2023).

Iklan Nirmeke

Kasus yang dilaporkan adalah Kasus pelanggaran HAM berat disertai mutilasi  9 orang korban diantaranya 1 orang dimutilasi Ibu Tarina Murib, di Distrik Sinak pada, 03 Maret 2023 lalu.

“Kasus ini telah kami daftarkan secara resmi di komisi pengaduan Komnas HAM RI Jakarta. Dalam pertemuan audiensi dan pengaduan  diterima langsung  oleh kepala Komisi Pengaduan Hari Kurniawan dan beberapa staf lainnya,” kata Mis Murib usai pertemuan.

Perwakilan Tim investgasi HAM Puncak Mis Murib mempresentasikan situasi Puncak terkini dari sejak persitiwa Pelanggaran HAM di Sinak. Bagaimana kondisi riil di dalam Kota Ilaga maupun beberapa distrik lainya.

“Dari Sejak kejadian kasus Mutilasi, masyarakat sipil Distrik Sinak, Yugumoak, dan Magabume telah mengungsi ke Puncak Jaya, Nabire dan Timika. Distrik Magebume rata-rata kosong masyarakatnya, hampir semua mengungsi ke Kabupaten Nabire itu menurut data yang kami terima dalam Penyidikan oleh Tim Investigasi.”

Baca Juga:  Jadikan Rumah Bersama Semua Suku, Pemerintah Segera Benahi Tapal Batas di Nabire

Lanjutnya, semua aktivitas masyarakat dibatasi oleh pihak aparat keamanan, tempat ibadah (Gereja) ditutup, aktivitas berkebun dibatasi waktu, rumah-rumah masyarakat dijaga ketat oleh pihak keamanan, pintu-pintu rumah tidak boleh buka harus buka 24 jam, ini situasi Puncak kusus daerah Sinak.

“Saya mau pihak komnas HAM RI turun langsung di lapangan supaya melihat situasi masyarakat disana, kalo hanya melihat melalui media atau laporan kayak gini itu bisa saja, cuman kurang terasakan. Jadi, kami mau Komnas HAM harus turun ambil data, dan menindak lanjuti oknum/ pelakukanya diadili secara Hukum pidana,” kata Mis Murib.

Setelah mendengar situasi Puncak, perwakilan Komnas HAM RI Hari Kurniawan selaku kepala Komisi pengaduan mengatakan, dalam waktu dekat 8 Komisi Komnas se-Indonesia akan ada kegiatan Di Papua dengan pertemuan itu kami harap kasus-kasus di Papua dapat  dibahas dan diprioritaskan untuk penanganannya.

“Kami punya Tim kusus penanganan kasus-kasus di Papua dan kami harap supaya dalam waktu dekat mereka bisa kesana untuk menyidik kasus ini.  Kami juga butuh dukungan dari teman-teman Tim dan Mahasiswa puncak atau keluarga korban  dalam pengambilan data nanti, soalnya kami tidak tahu daerah Puncak apa lagi daerah rawan konflik,” ujarnya.

Baca Juga:  Komnas HAM Minta Kejelasan Terkait Pembunuhan Michelle Kurisi

Perwakilan Badan pengurus Mahasiswa Puncak Se-Jawa dan Bali Manise Murib juga memesan agar supaya prioritaskan kasus-kasus yang sifatnya mendesak penting seperti pelanggaran HAM Berat di Papua.

“Kami butuh kehadiran bapak-bapak pimpinan Komnas HAM langsung ke lapangan lihat kondisi daerah kami,” ucapnya.

Perwakilan senioritas Mahasiwa Puncak Banius Wakerkwa Kasus mutilasi ini musuh Dunia, melanggar Hak Asasi Manusia yang diamanatkan dalam konstitusi.

“Kami harap pimpinan Komnas HAM RI melalui laporan pengaduan ini bisa menangani serius sampai pihak pelakunya di proses Hukum,” harapnya.

Kasus yang diadukan oleh Tim Investigasi  adalah dua peristiwa yang merujuk pada korbanya masyarakat sipil di Distrik Sinak. Pertama pembunuhan yang terjadi pada Maret lalu, mengakibatkan 8 orang korban, 1 orang diantara dimutilasi Ibu Tarina Murib. Peristiwa yang kedua adalah Panius Tabuni bersama Anak-anak di Sinak kampung Tapulinik. (*)

Related

You Might Also Like

Ini yang Dibicarakan Gereja tentang Papua di Balik Pintu Sinode Keuskupan Jayapura

Umat Katolik Minta Mendagri RI Copot Ismail Asso Dari Anggota MRP Papua Pegunungan

Michelle Kurisi ”Dihabisi TPN PB Atau TNI-Polri?”

Universitas Katolik Fajar Timur Papua dan Harapan Sebuah Peradaban

KONI Lanny Jaya Dukung Pemuda Baptis Cup 2026, Serahkan Kostum dan Bola

TAGGED:Kasus Mutilasi di PuncakKekerasan di PapuaKomnas HAM RIMahasiswa Puncak Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Suku Wio Tolak Kehadiran Kantor Gubernur di Lahan Ekonomi Produktif 
Next Article Pemda Jayawijaya Sudah Sediakan Lokasi Kantor Gubernur Tapi Bukan di Welesi
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
1 day ago
IPMPKDPT Gelar Penerimaan Anggota Baru, Perkuat Iman Katolik dan Budaya Papua
Tanah Papua
2 days ago
KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
2 days ago
Operasi Militer Meluas di Tolikara, Warga Sekitar Gereja Moria Diduga Ditangkap
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
Papua PegununganTanah Papua

Tolak Perubahan Nama Huwulama, DPRK Jayawijaya Diminta Hentikan Raperda Bermasalah

8 months ago
Tanah Papua

FPMN Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Demokrasi 2024 di Papua Pegunungan Tanpa Miras dan Napza

2 years ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Alpius Yigibalom Dorong Penguatan Manajemen Keuangan UMKM di Papua Pegunungan

3 months ago
Ekonomi & BisnisSiaran PersTanah Papua

Setahun Tanpa Kepastian, Mama-Mama Papua Desak Gubernur Papua Selatan Segera Bangun Pasar

2 years ago
Tanah Papua

Bawaslu Kabupaten Puncak Jaya Membantah Menyetujui Pemalangan Kantor Bawaslu

3 years ago
LingkunganTanah Papua

Awam Katolik Papua Tuduh Uskup Agung Merauke Intimidasi Umat, Soroti Ancaman Libatkan Densus 88

8 months ago
Tanah Papua

MRP Keluarkan 6 Maklumat Dalam Rangka Perlindungan Hak-hak Orang Asli Papua

4 years ago
Raga Kogeya Koordinator Pengungsi Nduga di Wamena - Yefta/nirmeke
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Raga Kogeya: Pengungsi Nduga Masih Diabaikan Oleh Pemerintah Indonesia

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?