Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Peringati Momen Trikora, KNPB Mnukwar Desak Referendum dan Peninjauan Status Politik Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Peringati Momen Trikora, KNPB Mnukwar Desak Referendum dan Peninjauan Status Politik Papua
Tanah Papua

Peringati Momen Trikora, KNPB Mnukwar Desak Referendum dan Peninjauan Status Politik Papua

admin
Last updated: December 20, 2025 14:22
By
admin
Byadmin
Follow:
13 Views
5 months ago
Share
Peringati Momen Trikora, KNPB Mnukwar Desak Referendum dan Peninjauan Status Politik Papua - Dok
SHARE

Iklan Nirmeke

Mnukwar, nirmeke.com – Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Mnukwar menggelar diskusi internal untuk menyikapi sejarah Tri Komando Rakyat (Trikora) yang dikumandangkan pada 19 Desember 1961. Diskusi yang berlangsung di Sekretariat KNPB Mnukwar, Manokwari, Jumat (19/12/2025) tersebut berakhir dengan sejumlah pernyataan sikap politik.

Trikora dalam Pandangan KNPB Dalam diskusi yang berlangsung selama dua jam tersebut, KNPB Mnukwar menyoroti dampak panjang dari pengumuman Trikora oleh Presiden Soekarno di Yogyakarta 64 tahun silam. Menurut mereka, momen tersebut merupakan awal dari masuknya militerisme di tanah Papua.

KNPB menilai proses sejarah setelahnya, mulai dari New York Agreement 1962 hingga Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969, tidak dijalankan secara demokratis. Mereka mengklaim adanya kecurangan dalam mekanisme one man one vote yang seharusnya melibatkan seluruh populasi Papua kala itu.

Baca Juga:  Konflik Berdarah Meletus di Kapiraya, Pemerintah Papua Tengah Diminta Bertindak Cepat

“Pepera 1969 kami nilai ilegal karena tidak dilakukan sesuai mekanisme internasional yang jujur. Terjadi intimidasi dan manipulasi terhadap para wakil yang memberikan suara,” tulis pernyataan sikap tersebut.

Soroti Masalah HAM dan Transmigrasi Selain persoalan sejarah, KNPB Mnukwar juga menyoroti kondisi terkini di Papua pada tahun 2025. Mereka berpendapat bahwa kebijakan Otonomi Khusus (Otsus) dan Daerah Otonom Baru (DOB) belum memberikan kedamaian hakiki bagi rakyat Papua.

Isu transmigrasi juga menjadi poin utama yang ditolak. KNPB menganggap kebijakan transmigrasi dapat mempercepat marginalisasi Orang Asli Papua (OAP) dan mengancam identitas budaya masyarakat adat.

Lima Poin Pernyataan Sikap Berdasarkan hasil diskusi tersebut, KNPB Wilayah Mnukwar mengeluarkan lima poin pernyataan sikap:

  1. Tinjau Status Politik: Mendesak pemerintah Indonesia segera meninjau kembali status politik Papua dan melakukan proses dekolonisasi melalui referendum sebagai solusi damai.
  2. Penarikan Militer: Meminta penarikan militer organik maupun non-organik dari tanah Papua guna menghindari intimidasi dan ancaman terhadap keselamatan warga sipil.
  3. Tolak Transmigrasi: Menolak dengan tegas kebijakan transmigrasi karena dinilai dapat memarginalkan OAP menjadi minoritas di tanah sendiri.
  4. Bebaskan Tapol: Mendesak pembebasan seluruh Tahanan Politik (Tapol) Papua di Indonesia, termasuk massa aksi yang ditahan di Makassar pada 19 Desember 2025.
  5. Gelar Referendum: Menuntut pelaksanaan referendum di West Papua sebagai langkah demokratis atas ketidakabsahan Pepera 1969.
Baca Juga:  Peluru Meledak di Tengah Kerusuhan Yalimo, Picu Kepanikan Massa

Pernyataan sikap ini ditutup dengan harapan agar pemerintah menghormati nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) yang tercantum dalam konstitusi. (*)

Related

You Might Also Like

Asosiasi Wartawan Papua Resmi Dilaunching di Jayapura

Mama-Mama Papua Kota Sorong Desak Pemerintah Bangun Pasar Khusus dan Berikan Pembinaan Usaha

Singgung Data Mahfud MD, Anggota DPD Usul Referendum Pemekaran Papua

Paskah 2026: Umat Katolik Papua Serukan Uskup Agung Merauke “Bangkit”

Mama-Mama Pasar Potikelek Tolak Bantuan Sembako Wapres, Minta Modal Usaha Sesuai Janji

TAGGED:KNPB MnukwarPeninjauan Status Politik PapuaReferendum Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article IPMPKDPT Tolak Status Peninjau dalam Rapim dan Musda KNPI Jayawijaya
Next Article Perkuat Tata Kelola, PSSI Papua Pegunungan Gelar Kongres Biasa di Jayapura
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
5 days ago
Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
2 weeks ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
3 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 weeks ago
Baca juga
Tanah Papua

Musyawarah Besar Suku Wio Dorong Keamanan Sosial dan Pengelolaan Wilayah Berkelanjutan di Wamena

8 months ago
LingkunganTanah Papua

Direktur WALHI Papua Soroti Pernyataan Gubernur Papua Pegunungan Soal Tambang di Intan Jaya

10 months ago
PolhukamTanah Papua

KNPB Tegaskan Disiplin Perjuangan, Klarifikasi Pernyataan Jubir TPNPB

7 months ago
Tanah Papua

Mahasiswa, OKP Cipayung dan Masyarakat Papua Pegunungan Tolak Program Transmigrasi

2 years ago
Tanah Papua

Warga GIDI Rayakan HUT ke-63 di Lembah Hitam Karubaga, Refleksi Perjalanan Pekabaran Injil di Papua

4 months ago
Tanah Papua

Diduga Ada Kejangalan, Polisi Diminta Hadirkan 4 Saksi Beri Keterangan Di Hadapan Keluarga

4 years ago
Tanah Papua

Bupati Yahukimo Serahkan 19 Rumah untuk Warga Terdampak Konflik 3 Oktober 2021

1 year ago
Papua PegununganTanah Papua

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Pembangunan Kantor Jemaat Gereja Baptis Kondena

1 month ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?