Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kasus Ledakan Melagi, Polisi Periksa 16 Saksi Tambahan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Kasus Ledakan Melagi, Polisi Periksa 16 Saksi Tambahan
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Kasus Ledakan Melagi, Polisi Periksa 16 Saksi Tambahan

admin
Last updated: August 15, 2026 09:31
By
admin
Byadmin
Follow:
28 Views
1 month ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Penyidik Polres Lanny Jaya akan memeriksa 16 saksi tambahan dalam penanganan kasus ledakan yang menewaskan Pendite Weya, perempuan berusia 16 tahun, di Kampung Wunabunggu/Yigemili, Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.

Iklan Nirmeke

Peristiwa yang terjadi pada 6 Juni 2026 tersebut kini terus dikawal Pansus Kemanusiaan DPRK Lanny Jaya bersama Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (YKKMP), Tim Investigasi Kemanusiaan dan Tim Hukum PAHAM Papua.

Dalam keterangan bersama yang disampaikan di Wamena, 13 Agustus 2026, disebutkan bahwa laporan polisi terkait peristiwa tersebut telah dibuat di Polres Lanny Jaya.

Penyidik juga telah memeriksa lima orang saksi yang mengetahui atau berkaitan dengan peristiwa ledakan tersebut. Selain itu, Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) telah diterbitkan sebagai bagian dari pemberitahuan perkembangan penanganan perkara.

Selanjutnya, penyidik meminta pemeriksaan terhadap 16 saksi tambahan untuk memperjelas rangkaian peristiwa dan menggali keterangan dari pihak-pihak yang mengetahui kejadian.

Pansus Kemanusiaan DPRK Lanny Jaya, YKKMP, Tim Investigasi Kemanusiaan dan PAHAM Papua menyambut langkah tersebut dan meminta pemeriksaan dilakukan secara profesional, objektif serta tanpa tekanan dari pihak mana pun.

Baca Juga:  Amnesty: Bebaskan Tiga Terpidana Makar di Tanah Papua

Menurut mereka, keterangan para saksi penting untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kondisi sebelum dan sesudah ledakan, keberadaan korban, kondisi tempat kejadian perkara (TKP) serta fakta lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Seluruh saksi dapat memberikan keterangan secara bebas, jujur dan tanpa tekanan, intimidasi maupun pengarahan dari pihak mana pun,” demikian pernyataan bersama keempat unsur tersebut.

Mereka juga mengingatkan apabila terdapat saksi yang masih berusia anak, pemeriksaan harus dilakukan dengan memperhatikan ketentuan perlindungan anak dan pendampingan yang diperlukan.

Dikawal Sejak Awal Peristiwa

Pengawalan terhadap kasus tersebut dilakukan sejak beberapa hari setelah kejadian. Pansus Kemanusiaan DPRK Lanny Jaya turun langsung ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan dan mendengar keterangan masyarakat.

Hasil penelusuran kemudian dibawa dalam hearing dan koordinasi dengan pihak terkait. Sejumlah barang bukti yang diperoleh juga diserahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan hukum.

Baca Juga:  DPD RI Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Desak Pemerintah Buka Peta Jalan Penyelesaian Konflik

Pansus selanjutnya berkoordinasi dengan Polda Papua guna mendorong penanganan kasus secara serius, termasuk pemeriksaan barang bukti dan pemeriksaan kembali TKP.

Pada 7 Agustus 2026, Pansus DPRK Lanny Jaya melakukan audiensi dengan Wakapolda Papua bersama Direktur Reserse Kriminal Umum, Direktur Intelkam dan pejabat terkait.

Dalam pertemuan tersebut, Polda Papua menyampaikan komitmen menurunkan tim untuk memeriksa kembali TKP serta menindaklanjuti keterangan saksi dan barang bukti.

Tim kemudian turun ke Distrik Melagi pada 11 Agustus 2026 bersama Pansus, YKKMP, Tim Investigasi dan Tim Hukum.

Pansus, YKKMP, Tim Investigasi dan PAHAM Papua menegaskan tidak bermaksud mendahului kewenangan penyidik maupun menunjuk pihak tertentu sebagai pelaku.

Mereka meminta penyebab ledakan dan pihak yang bertanggung jawab ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan serta pembuktian yang sah.

Mereka menyatakan akan terus memantau proses hukum tersebut hingga terdapat kejelasan mengenai penyebab peristiwa dan kepastian hukum bagi keluarga Pendite Weya.(Red)*

Related

You Might Also Like

Senator Lis Tabuni: Pengiriman Transmigrasi ke Tanah Papua Bukan Solusi

West Papua Darurat HAM dan Demokrasi, Sekjen PBB Kapan Kunjungi Papua?

KNPB Mnukwar Peringati 46 Tahun Manifesto Politik Papua, Serukan Referendum dan Penghentian Militerisasi

Tangkap 28 Orang di Yahukimo dalam Operasi Damai Cartenz, 9 Orang Tersangka Diduga Berafiliasi dengan TPNPB

Delapan Anggota DPRK Tolikara Jalur Otsus Resmi Dilantik, Jumlah Legislator Bertambah Jadi 38

TAGGED:Kasus Ledakan MelagiKoalisi PAHAM Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Festival Etnik Religi Tolikara I Resmi Dibuka, UMKM Anak Muda Lokal Ramaikan Karubaga
Next Article TKP Ledakan Melagi Kembali Diperiksa, Tim Amankan Serpihan untuk Uji Forensik
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Jeda El Niño, Anton Wetipo Dorong Pemerintah Normalisasi Sungai Baliem
Papua Pegunungan
1 day ago
DPR Papua Pegunungan Bentuk Panja MBG Tindaklanjuti Aspirasi Pelajar
Papua Pegunungan Tanah Papua
1 day ago
DPR Papua Pegunungan Panggil BGN Bahas Aspirasi Pelajar soal MBG
Papua Pegunungan
1 day ago
Peringati Hari Ekologi Internasional, WALHI Papua Bagikan 150 Bibit Pohon Gratis di Wamena
Lingkungan
1 day ago
Baca juga
LingkunganTanah Papua

Suku Wio Tolak Kehadiran Kantor Gubernur di Lahan Ekonomi Produktif 

3 years ago
Papua Pegunungan

Bimtek SIAK Plus dan IKD, Dukcapil Papua Pegunungan Dorong Percepatan Pendataan OAP

1 week ago
Ekonomi & BisnisPapua PegununganPariwisata

Apa Itu “Wim Luka Tok”? Atraksi Langka Ini Akan Tampil di Pra-FBLB Pasir Putih

2 months ago
Tanah Papua

Ratusan Orang Hadiri Dideklarasi International Sion Kids Movement di Kota Jayapura

3 years ago
HeadlineTanah Papua

Belum ada Titik Terang, Pencarian Pilot Susi Air Diperluas ke Yahukimo dan Puncak

3 years ago
LingkunganNasionalTanah Papua

Interupsi Senator Papua Barat Daya di Paripurna DPD RI, Tolak Sawit dan Penambahan Markas TNI di Papua

8 months ago
Tanah Papua

BEM Uncen: Plt Bupati Mimika Tidak Ditangkap Bukti Hukum Diskriminatif Terhadap OAP

4 years ago
ArtikelPena PapuaTanah Papua

Ko dan Sa Pu Tanah Papua, Tidak Sedang Dibangun, Ia Sedang Dijajah dan Kuasai Ulang

5 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?