Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: DPD RI Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Desak Pemerintah Buka Peta Jalan Penyelesaian Konflik
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > DPD RI Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Desak Pemerintah Buka Peta Jalan Penyelesaian Konflik
NasionalPolhukamSiaran PersTanah Papua

DPD RI Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Desak Pemerintah Buka Peta Jalan Penyelesaian Konflik

admin
Last updated: April 23, 2026 00:43
By
admin
Byadmin
Follow:
226 Views
3 weeks ago
Share
Konferensi pers dipimpin oleh Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai, dan dihadiri sejumlah anggota DPD RI dari berbagai provinsi di Tanah Papua, antara lain Filep Wamafma, Arianto Kogoya, Lis Tabuni, serta R. Graal Taliawo. - Istimewa
SHARE
Jakarta, nirmeke.com — Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari daerah pemilihan se-Tanah Papua menyoroti meningkatnya eskalasi kekerasan di Papua sepanjang 2025 hingga 2026, serta mendesak pemerintah segera membuka peta jalan penyelesaian konflik secara transparan dan komprehensif.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Konferensi pers dipimpin oleh Yorrys Raweyai dan menghadirkan sejumlah anggota DPD RI dari wilayah Papua, di antaranya Filep Wamafma, Arianto Kogoya, Lis Tabuni, serta R. Graal Taliawo.

Dalam keterangannya, Yorrys Raweyai menegaskan bahwa konflik bersenjata yang melibatkan aparat keamanan dan kelompok bersenjata telah menimbulkan ratusan korban jiwa dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sipil.

“Situasi ini tidak bisa terus dibiarkan. Negara harus hadir dengan pendekatan yang menyeluruh, bukan hanya keamanan, tetapi juga kemanusiaan dan keadilan,” ujarnya.

Peristiwa terbaru di Kabupaten Puncak pada 14 April 2026 kembali menunjukkan dampak serius konflik, dengan laporan sembilan orang meninggal dunia, termasuk seorang anak, serta sejumlah korban luka dan ratusan warga mengungsi.

Baca Juga:  Festival Budaya 12 Suku Yahukimo, HIPMI Dorong Pemerintah Perhatikan UMKM Lokal

Sementara itu, Filep Wamafma menilai kondisi tersebut merupakan akumulasi dari persoalan struktural yang belum terselesaikan, mulai dari konflik keamanan, kemiskinan, hingga ketimpangan pembangunan di Tanah Papua.

“Ribuan warga kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, akses pendidikan, dan layanan kesehatan. Sebagian besar pengungsi belum mendapatkan perhatian optimal,” katanya.

DPD RI juga menyoroti belum tuntasnya berbagai kasus pelanggaran HAM yang dinilai memperdalam ketidakpercayaan masyarakat terhadap negara.

Dalam konteks pembangunan, DPD mengakui adanya komitmen pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Namun, pendekatan tersebut dinilai perlu diimbangi dengan strategi dialogis yang berorientasi pada keadilan sosial.

DPD menilai hingga saat ini belum terlihat adanya “grand design” atau peta jalan yang komprehensif dan terbuka kepada publik terkait penyelesaian konflik Papua. Minimnya ruang dialog yang inklusif dan partisipatif disebut menjadi salah satu faktor yang memperpanjang konflik.

Dalam pernyataan sikapnya, DPD RI menyampaikan tujuh poin utama, yakni menghentikan kekerasan secara menyeluruh, menjamin keamanan dan kehidupan layak bagi masyarakat, membuka peta jalan penyelesaian konflik secara transparan, mendorong dialog inklusif, menuntaskan pelanggaran HAM, mengatasi kemiskinan dan ketimpangan pembangunan, serta memperkuat kolaborasi lintas lembaga.

Baca Juga:  Saatnya Kaum Sarjana Berdiri Bersama Rakyat

DPD menegaskan bahwa penyelesaian konflik Papua tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat adat, tokoh agama, maupun elemen sipil.

“Tanah Damai bukan sekadar harapan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja bersama dan tanggung jawab semua pihak,” tutup Yorrys Raweyai.

Dalam pernyataan sikapnya, DPD RI menyampaikan tujuh poin utama, di antaranya:

  • Menghentikan kekerasan secara menyeluruh;
  • Menjamin keamanan dan kehidupan layak bagi masyarakat;
  • Mendesak pemerintah membuka peta jalan penyelesaian konflik secara transparan;
  • Mendorong dialog inklusif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat;
  • Menuntaskan pelanggaran HAM secara adil dan terbuka;
  • Mengatasi kemiskinan dan ketimpangan pembangunan secara struktural;
  • Memperkuat kolaborasi lintas lembaga dan elemen masyarakat.

DPD menegaskan bahwa penyelesaian konflik Papua tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi semua pihak, baik pemerintah, masyarakat adat, tokoh agama, maupun elemen sipil.

“Tanah Damai bukan sekadar harapan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja bersama dan tanggung jawab semua pihak,” demikian pernyataan tersebut.(Red)*

Related

You Might Also Like

Gelombang Aksi Serentak di Papua: Jayapura–Wamena Memanas, Isu Militerisme dan Krisis Kemanusiaan Menguat

West Papua Darurat HAM dan Demokrasi, Sekjen PBB Kapan Kunjungi Papua?

Semangat Mama-Mama Papua Warnai Konferensi Baptis, Bupati Lanny Jaya Serahkan Rp1 Miliar

Wabup Yahukimo Serukan Damai di Perayaan Natal RK-ANPROPAKOS 2025

Sidang Kasus Pembunuhan Thobias Silak di PN Wamena Ditunda, Pengacara Desak Saksi Hadir Langsung

TAGGED:DPD RIDPD RI Soroti Eskalasi Kekerasan di PapuaKonflik Bersenjata di PapuaPenyelesaian konflik Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article HMPJ Soroti Rencana Kantor Vertikal di Wamena, Dinilai Ancam Hak Ulayat dan Picu Konflik Agraria
Next Article Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Pembangunan Kantor Jemaat Gereja Baptis Kondena
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
3 days ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
2 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
2 weeks ago
Pegiat Literasi Salurkan Buku Bacaan untuk Pemuda Gereja Baptis Onggeme, Dorong Generasi Muda Cintai Pendidikan
Pendidikan Sastra
2 weeks ago
Baca juga
Tanah Papua

Evaluasi Dana Desa Tahap I, Pemkab Jayawijaya Dorong Akuntabilitas dan LPJ Tepat Waktu

6 months ago
PolhukamTanah Papua

Sidang Ke-8 Kasus Penembakan Thobias Silak Digelar di PN Wamena, Empat Anggota Brimob Diperiksa sebagai Saksi

9 months ago
Tanah Papua

AMPPTAP Desak Penarikan Militer dan Hentikan Perampasan Tanah Adat di Tanah Papua

7 months ago
Tanah Papua

Ketua DPRK Tolikara Ajak Warga Tanam Pohon dan Aktif Berkebun

11 months ago
InfrastrukturTanah Papua

Warga Wouma Tantang Gubernur Usut Skandal Pembayaran Lahan Kantor Papua Pegunungan

1 year ago
KesehatanTanah Papua

Pengaktifan Kembali Aloisius Giyai Sebagai Direktur RSUD Jayapura Sudah Sesuai Aturan

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

PMKRI, Uskup Mandagi, dan PSN

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Krisis Pangan Akibat Banjir Wamena: WALHI Papua Soroti Dampak pada Kelompok Rentan

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?