Kobagma, nirmeke.com — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Kabupaten Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, menggelar aksi demonstrasi damai pada Senin (3/8/2026). Aksi tersebut menjadi bagian dari penyampaian aspirasi yang berlangsung di sejumlah wilayah Papua.
Dalam aksi itu, massa menyuarakan penolakan terhadap militerisme yang mereka nilai berdampak terhadap kehidupan masyarakat sipil. Massa juga menyoroti persoalan kemanusiaan dan dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di sejumlah wilayah Papua.
Aksi diawali dengan long march dari beberapa titik menuju lokasi kegiatan. Massa kemudian menyampaikan orasi dan membacakan sejumlah tuntutan dengan membawa spanduk, poster, serta berbagai atribut yang berisi pesan solidaritas, keadilan, dan perdamaian.
Koordinator lapangan menyampaikan bahwa aksi digelar secara damai sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah. Mereka meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi masyarakat sipil dan mengedepankan pendekatan dialog dalam penyelesaian berbagai persoalan di Papua.
“Aksi ini adalah suara masyarakat yang menginginkan kedamaian, keadilan, dan perlindungan hak-hak dasar,” ujar salah satu orator.
Massa juga menyerukan agar pemerintah mengevaluasi pendekatan keamanan yang dinilai belum mampu menyelesaikan persoalan secara menyeluruh. Menurut mereka, penyelesaian konflik membutuhkan ruang dialog dan keterlibatan masyarakat dalam mencari solusi.
Selama aksi berlangsung, peserta menjaga ketertiban. Aparat keamanan turut melakukan pengamanan untuk memastikan kegiatan berjalan kondusif.
Melalui aksi tersebut, KNPB Mamberamo Tengah berharap pemerintah pusat dan daerah merespons tuntutan masyarakat serta mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan kemanusiaan, perlindungan HAM, dan konflik berkepanjangan di Papua.(Red)*
