Tolikara, nirmeke.com — Dua lokasi kebun milik warga di Desa Gubura, Distrik Lianogoma, Kabupaten Tolikara, mengalami longsor pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 14.00–15.00 WIT. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah tanaman rusak, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Longsor terjadi setelah tanah di area kebun retak dan perlahan bergeser sebelum akhirnya runtuh. Saat kejadian, beberapa ibu yang sedang beraktivitas di kebun panik dan segera menyelamatkan diri. Sejumlah barang pribadi dan pakaian dilaporkan tertinggal di lokasi karena situasi darurat.
Salah satu warga, Wailes Walengge, mengatakan bahwa tanaman jangka panjang maupun jangka pendek terdampak dalam peristiwa tersebut.
“Tanaman seperti buah merah, pisang, ubi, dan berbagai sayuran rusak akibat longsor. Ini sumber pangan kami sehari-hari,” ujarnya.
Warga berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait dapat turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan dan memberikan bantuan, mengingat kebun merupakan sumber utama kebutuhan pangan dan ekonomi keluarga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait taksiran kerugian maupun langkah penanganan lanjutan dari pemerintah setempat.(*)
Laporan Warga
