Wamena, nirmeke.com – Panitia Liga 4 PSSI Provinsi Papua Pegunungan menggelar Match Coordination Meeting (MCM) pertama sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan kompetisi musim 2026.
Ketua Panitia Liga 4 Papua Pegunungan sekaligus Sekretaris Umum PSSI Provinsi Papua Pegunungan, Hesri Yohanes Purun, menyampaikan bahwa MCM perdana tersebut membahas sejumlah agenda penting, termasuk kesiapan panitia pelaksana (Panpel), workshop Laws of the Game, serta hasil screening pemain dari seluruh klub peserta.
“Terima kasih kepada rekan-rekan media yang selalu bersama kami. Pada Match Coordination Meeting pertama ini, kami membahas beberapa agenda penting, mulai dari workshop terkait Laws of the Game, kesiapan panitia, hingga laporan hasil screening pemain,” ujar Hesri.
Ia menjelaskan, sebanyak 12 klub telah resmi mendaftar dan memenuhi persyaratan administrasi maupun pemeriksaan fisik pemain.
“Sebanyak 12 klub telah resmi mendaftar secara administrasi maupun fisik, dan semuanya dinyatakan lolos screening pemain. Jadi secara resmi, 12 klub akan berpartisipasi pada Liga 4 Papua Pegunungan tahun ini,” jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut, panitia juga telah melakukan pembagian grup (pool) bagi klub-klub peserta. Hasil pembagian grup akan disampaikan kepada masing-masing tim dan media.
Sementara itu, MCM kedua dijadwalkan berlangsung pada 12 Februari 2026. Pertemuan lanjutan itu akan membahas lebih detail mengenai teknis pertandingan, termasuk penerapan Laws of the Game, warna jersey, pembagian jadwal pertandingan, hingga persiapan acara pembukaan kompetisi.
Liga 4 Papua Pegunungan 2026 diharapkan menjadi momentum pembinaan dan pengembangan talenta sepak bola di wilayah pegunungan tengah Papua. (*)
Pewarta: Aguz Pabika
