Wamena, nirmeke.com — Duel sengit tersaji dalam lanjutan Liga 4 Papua Pegunungan saat Lapago FC menghadapi Persiyali FC di Lapangan Itlay–Ikinia, Wamena, Minggu, (15/2/2026). Meski tampil dominan dan unggul jumlah pemain, Persiyali harus puas bermain imbang tanpa gol, 0-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persiyali langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan bertubi-tubi dilancarkan ke pertahanan Lapago FC melalui kombinasi umpan pendek dan tusukan dari sisi sayap. Namun rapatnya lini belakang Lapago membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol.
Pertandingan memanas di pertengahan babak pertama. Insiden terjadi saat bola sudah berada dalam penguasaan kiper Persiyali. Salah satu pemain Lapago melakukan pelanggaran keras yang berujung kartu merah langsung dari wasit. Dalam benturan tersebut, penjaga gawang Persiyali mengalami cedera di bagian leher dan harus ditandu keluar lapangan untuk mendapatkan perawatan.
Bermain dengan 10 orang, Lapago FC memilih bertahan total dan mengandalkan serangan balik cepat. Sementara itu, Persiyali yang unggul jumlah pemain semakin intens menekan pertahanan lawan.
Memasuki babak kedua, Persiyali terus menggempur. Sejumlah peluang emas tercipta di depan gawang, namun penyelesaian akhir menjadi persoalan utama. Tendangan yang melenceng tipis serta penampilan disiplin barisan pertahanan Lapago membuat papan skor tetap tidak berubah.
Hingga menit-menit akhir pertandingan, Persiyali belum mampu memecah kebuntuan meski mendominasi penguasaan bola dan jumlah peluang. Lapago FC menunjukkan determinasi tinggi dengan bertahan solid hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil imbang 0-0 ini membuat kedua tim harus berbagi satu poin dalam persaingan Liga 4 Papua Pegunungan, sekaligus menjadi catatan evaluasi bagi Persiyali yang gagal memaksimalkan keunggulan pemain sepanjang laga. (red)
