Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: PSN Picu Konflik Adat Kamuyen di Merauke, Solidaritas Merauke Minta Intervensi Gubernur
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > PSN Picu Konflik Adat Kamuyen di Merauke, Solidaritas Merauke Minta Intervensi Gubernur
LingkunganSiaran PersTanah Papua

PSN Picu Konflik Adat Kamuyen di Merauke, Solidaritas Merauke Minta Intervensi Gubernur

admin
Last updated: February 16, 2026 20:53
By
admin
Byadmin
Follow:
89 Views
6 months ago
Share
Solidaritas Merauke Gubernur, MRP, dan DPR Papua Selatan Harus Cegah Konflik Sosial akibat PSN di Wilayah Masyarakat Adat Kamuyen - dok LBH Merauke for Nirmeke
SHARE

Merauke, nirmeke.com — Solidaritas Merauke mendesak Gubernur, DPR Papua Selatan, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan segera mengambil langkah konkret untuk mencegah dan menangani konflik sosial yang terjadi di wilayah adat marga Kamuyen, Distrik Ngguti, Kabupaten Merauke.

Iklan Nirmeke

Desakan tersebut disampaikan menyusul dugaan serangkaian penyerangan terhadap keluarga Esau Kamuyen, ketua marga Kamuyen, pada 23–24 Januari 2026 di Kampung Nakias.

Menurut Solidaritas Merauke, konflik dipicu sengketa kepemilikan wilayah adat yang terdampak proyek strategis nasional (PSN), termasuk pembangunan jalan sepanjang 135 kilometer dari Kampung Wanam, Distrik Ilwayab hingga Kampung Selauw, Distrik Muting. Di Distrik Ilwayab, pemerintah tengah menjalankan PSN cetak sawah.

Berdasarkan identifikasi dari LBH Papua Merauke, pelaku penyerangan diduga berasal dari empat kampung yang memiliki perbedaan sikap dengan marga Kamuyen terkait pelepasan tanah adat. Marga Kamuyen diketahui menolak pelepasan lahan dan mempertahankan hak ulayatnya.

Solidaritas Merauke juga menyoroti dugaan tindak pidana penyerobotan tanah adat, menyusul informasi bahwa hutan dan lahan milik marga Kamuyen telah digusur oleh kontraktor. Pada 8 Oktober 2025, marga Kamuyen disebut telah memalang wilayah adatnya dengan memasang tanda simbolik sebagai bentuk penolakan.

Baca Juga:  PT MNM Serobot Tanah Ulayat Yei, Warga Jagebob Lawan PSN Merauke

Rentetan kekerasan dilaporkan terjadi sejak 23 Januari, ketika bevak (rumah singgah) milik Esau Kamuyen diduga dibakar. Anak laki-lakinya, Norton Kamuyen, juga dilaporkan mengalami pemukulan dan ancaman. Sehari kemudian, sekelompok orang yang diduga berasal dari Kampung Yodom dan Kampung Nakias menyerang rumah Esau dengan membawa senjata tajam dan senapan angin.

Akibat kejadian tersebut, Esau dan keluarganya memilih mengungsi demi keselamatan. Solidaritas Merauke menyebut terdapat dugaan perusakan rumah, pengambilan barang, hingga hilangnya sepeda motor milik keluarga.

Pasca-kejadian, muncul pula dugaan ancaman lanjutan melalui pesan elektronik serta deklarasi dari sejumlah pimpinan adat yang berisi ultimatum terhadap pejabat Papua Selatan.

Melihat perkembangan situasi, Solidaritas Merauke menyatakan kekhawatiran atas potensi meluasnya konflik sosial di wilayah tersebut. Mereka merujuk pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial yang mewajibkan pemerintah daerah dan lembaga representatif daerah untuk melakukan pencegahan dan penanganan konflik.

Baca Juga:  Gereja Katolik Perlu Selidiki Ancaman Ekologis di Keuskupan Agung Merauke

Dalam pernyataannya, Solidaritas Merauke mendesak:

  1. Gubernur Papua Selatan, MRP Papua Selatan, dan DPRP Papua Selatan segera memastikan langkah pencegahan konflik sosial di Distrik Ngguti terkait sengketa wilayah adat marga Kamuyen.
  2. Pemerintah daerah segera berkoordinasi dengan Kepolisian, khususnya Polres Merauke, untuk mencegah serangan lanjutan dan menjamin keamanan marga Kamuyen.
  3. Pemerintah memastikan pemulihan hak-hak marga Kamuyen, termasuk penggantian aset yang rusak atau hilang.
  4. Pemerintah daerah memantau proses hukum yang sedang ditempuh oleh marga Kamuyen di Polres Merauke.

Solidaritas Merauke menegaskan pentingnya langkah cepat dan terukur agar konflik tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian lebih besar bagi masyarakat adat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Papua Selatan maupun aparat keamanan terkait tuntutan tersebut.

Narahubung Solidaritas Merauke, Teddy Wakum, dari LBH Papua Merauke, menyatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di lapangan.(*)

Related

You Might Also Like

Breaking News: Dijaga Ketat Aparat, Pemerintah Bawa Alat Berat Bongkar Lahan di Welesi

Kepala Distrik Bugukgona Salurkan Bibit Kelinci dan Ikan, Dorong Kemandirian Ekonomi Kampung

Militer Terus Dikerahkan ke Papua, Bukti Adanya Operasi Militer di Tanah Papua

Senator Sopater Sam Pertanyakan Urgensi Pembentukan Komite Eksekutif Otsus Papua

Ramses Limbong: Bupati Baru Kabupaten Jayapura Harus Sentuh Langsung Masyarakat

TAGGED:DPR Papua SelatanLBH Papua MeraukeMRP Papua SelatanPSN di Wilayah Adat KamuyenSolidaritas MeraukeTeddy Wakum

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Persiyali Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Ditahan Lapago 0-0 di Liga 4 Papeg
Next Article Gagal Eksekusi Penalti, Persigubin dan Persilanny Berbagi Angka di Liga 4
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Komisi V DPR Papua Pegunungan Soroti Pelayanan Kesehatan Dasar, Usulkan Kartu Papua Sehat untuk OAP
Kesehatan Papua Pegunungan
3 days ago
KP3 Resmi Berbadan Hukum, Simson Asso Ajak Pemuda Papua Pegunungan Masuk Dunia Usaha
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
4 days ago
Gubernur Papua Pegunungan Dukung KP3, Beri Bantuan Modal dan Fasilitasi Distribusi Pangan Antarwilayah
Papua Pegunungan Tanah Papua
5 days ago
MRP Papua Pegunungan Keluhkan Anggaran: Delapan Bulan Hanya Terima Gaji, Kunjungan Kerja dan Reses Terhenti
MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan
5 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

83 Warga Yahukimo Mengungsi Usai Himbauan Operasi Militer di Dekai

9 months ago
Tanah Papua

Kaum Awam Katolik Papua Meluncurkan Petisi Sebagai Bentuk Protes Terhadap Uskup Agung Merauke

1 year ago
Tanah Papua

15 Jemaat Rayakan HUT ke-63 GIDI, Momentum Refleksi dan Penguatan Misi Penginjilan di Yahukimo

6 months ago
InfrastrukturTanah Papua

Tiga Tahun Menolak, Warga Wouma Tegaskan Lahan Kantor Gubernur Masih Bermasalah

1 year ago
Tanah Papua

Ribuan Masyarakat Jayawijaya Hadiri Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya

1 year ago
Tanah Papua

PMKRI Jayapura: Uskup Agung Merauke Merusak Wibawa Gereja Katolik di Tanah Papua

2 years ago
Tanah Papua

Panitia Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua Resmi Terbentuk

10 months ago
Papua PegununganPendidikan

Rekrutmen Honorer K2 Dinilai Sarat Kepentingan, Guru Lama Dikorbankan hingga Palang SD Inpres Muliama

6 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?