Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Militer Kuasai Kantor Distrik Ibele Tanpa Izin, Warga Tuntut Penarikan Pasukan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Militer Kuasai Kantor Distrik Ibele Tanpa Izin, Warga Tuntut Penarikan Pasukan
PolhukamTanah Papua

Militer Kuasai Kantor Distrik Ibele Tanpa Izin, Warga Tuntut Penarikan Pasukan

admin
Last updated: June 30, 2025 14:23
By
admin
Byadmin
Follow:
587 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Masyarakat Distrik Ibele, Kabupaten Jayawijaya, menyatakan penolakan terhadap kehadiran lebih dari 200 personel militer organik yang menempati kantor distrik tanpa koordinasi resmi dengan pemerintah setempat.

Iklan Nirmeke

Penolakan ini disampaikan dalam forum terbuka yang melibatkan unsur masyarakat, tokoh adat, dan perwakilan TNI, pada Sabtu (28/6/2025).

Sekretaris GMNI Jayawijaya, Hengky Hilapok, dalam forum tersebut menyampaikan bahwa keberadaan aparat TNI dalam jumlah besar telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Kehadiran militer secara besar-besaran tanpa pemberitahuan resmi telah menciptakan rasa tidak nyaman bagi masyarakat. Rakyat Ibele bukan teroris. Kami ingin kehidupan sipil yang damai,” tegasnya.

Menurut Hengky, aparat masuk ke wilayah Ibele tanpa menunjukkan surat perintah dari Presiden maupun Bupati Jayawijaya. Bahkan, sejumlah anggota militer dilaporkan telah menyebar ke kampung-kampung di sekitar distrik, yang dianggap mengganggu ketenangan masyarakat sipil.

Baca Juga:  Pusat Pasar Youtefa Tiba-Tiba Bersih Jelang Kedatangan Jokowi

Motif Kehadiran Militer Dipertanyakan

Dalam pertemuan terbuka itu, pihak militer menyebut kehadiran mereka untuk mendukung pembangunan jalan dan pelayanan kesehatan. Namun, masyarakat menilai alasan tersebut tidak berdasar karena tidak ada program pembangunan infrastruktur pemerintah yang tercatat untuk wilayah Ibele tahun ini.

“Motif mereka tidak jelas dan tanpa dasar hukum yang sah. Ini menunjukkan bentuk pelanggaran terhadap konstitusi dan semangat demokrasi,” ujar Hengky.

Penolakan terhadap keberadaan militer juga disampaikan oleh Kepala Distrik, sepuluh kepala kampung, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA), serta tokoh-tokoh lokal yang hadir dalam forum tersebut. Mereka menilai bahwa penyelesaian masalah Papua seharusnya dilakukan melalui pendekatan dialog dan kesejahteraan, bukan kekuatan bersenjata.

Baca Juga:  Menindaklanjuti Aspirasi Demo ASN OAP, MRP Provinsi Papua Bentuk Timker

Bupati Dukung Sikap Warga

Dalam forum audiensi yang sama, Bupati Jayawijaya dikabarkan menyatakan dukungannya terhadap aspirasi masyarakat. Ia berjanji akan menyampaikan permintaan warga agar pasukan militer organik segera ditarik dari wilayah Ibele.

Masyarakat Ibele juga meminta pemerintah pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia, untuk segera mengambil langkah konkret menghentikan pendekatan militeristik di wilayah sipil Papua.

“Kami minta Presiden dan Bupati segera tarik pasukan dari tanah adat kami,” pungkas Hengky.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak TNI terkait status keberadaan pasukan di Ibele. Warga berharap agar keberadaan aparat keamanan di wilayah mereka tidak berlangsung lama dan tidak menjadi ancaman bagi ketentraman sipil.(*)

Laporan Jurnalis Warga

Related

You Might Also Like

AMPTPI: Kehadiran Wapres Ma’ruf Amin di Wamena Jangan Sampai Jadi Aktor Konflik

Pengacara HAM Papua: Kasus Tobias Silak Uji Komitmen Negara Tegakkan Keadilan

LEBIH BAIK MRP DI BUBARKAN

Mama-Mama Papua Desak DPR Papua Selatan Setujui Anggaran Pembangunan Pasar Khusus

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tahap Ketiga untuk Korban Kebakaran di Tolikara

TAGGED:Hengky HilapokKabupaten JayawijayaMasyarakat Distrik IbeleMiliter Kuasai Kantor Distrik Ibele Tanpa IzinSekretaris GMNI Jayawijaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Front Justice Desak Penuntasan Kasus Penembakan Tobias Silak, Nilai Proses Hukum Lambat dan Tidak Transparan
Next Article Ketua DPRK Tolikara Ajak Warga Tanam Pohon dan Aktif Berkebun
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

GAMKI Lanny Jaya Gelar Rakercab dan Mahaperta, Pemuda Diajak Berperan dalam Pembangunan
Papua Pegunungan
2 weeks ago
Panitia PAB Serahkan 24 Anggota Baru kepada Pengurus IPMPKDPT
Pendidikan
2 weeks ago
Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
2 weeks ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
2 weeks ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Tak Terbukti Bersalah, Hakim Bebaskan Terdakwa Kasus Nakes Anggruk 2025

6 months ago
Tanah Papua

Dinas Sosial Jayawijaya Salurkan Bantuan Alat Tidur untuk Lansia di Wamena dan Kurulu

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional

1 year ago
PendidikanTanah Papua

Festival Sekolah Adat Hugulama Angkat Tema “Membangun Pagar Kehidupan Orang Hugula”

11 months ago
InfrastrukturPendidikanTanah Papua

Ini Alasan Mahasiswa Jayawijaya Tolak Kehadiran IPLT di Walelagama

1 year ago
HeadlineLingkunganTanah Papua

Perang Tanah Merauke! Masyarakat Adat Deklarasikan Perlawanan Total Terhadap PSN

2 years ago
PolhukamTanah Papua

Aliansi Pelajar Se-Yahukimo Gelar Diskusi Peringati 7 Tahun Peristiwa Rasisme 2019

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Sidang Kasus Penembakan Thobias Silak: Dua Saksi Anak Ungkap Kronologi di Depan Majelis Hakim

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?