Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Gereja Katolik Perlu Selidiki Ancaman Ekologis di Keuskupan Agung Merauke
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Gereja Katolik Perlu Selidiki Ancaman Ekologis di Keuskupan Agung Merauke
LingkunganSiaran Pers

Gereja Katolik Perlu Selidiki Ancaman Ekologis di Keuskupan Agung Merauke

admin
Last updated: November 29, 2024 13:54
By
admin
Byadmin
Follow:
1k Views
2 years ago
Share
Umat Katolik Pribumi Papua saat melakukan Protes di halaman Gereja Waena terkait pernyataan Uskup Mandagi - Dok
SHARE

Oleh: Suara Kaum Awam Katolik Papua

Iklan Nirmeke

Paus Fransiskus perlu melakukan penyelidikan khusus terhadap ancaman ekologis di tanah Papua, khususnya wilayah Keuskupan Agung Merauke. Karena sebanyak 2 juta hektar tanah dan hutan adat milik masyarakat lokal diambil alih oleh penguasa dan perusahaan di Indonesia.

Uskup Agung Merauke, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC saat ini berdiri bersama penguasa yang dikendalikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Mandagi juga mendukung perusahaan asing dan nasional yang memiliki ambisi besar guna merusak keutuhan alam di wilayah ini.

Mandagi tidak bisa mempertimbangkan suara umat yang melakukan protesnya. Ia juga terkesan tidak dapat mengindahkan Ensiklik Laudato Si, yang Paus Fransiskus sendiri mengajak setiap orang, termasuk para Uskup agar merawat dan melindungi tanah dan hutan adat sebagai rumah bersama.

Mandagi lebih banyak memberikan perhatian kepada perusahaan untuk mengambil alih dan menghilangkan sumber-sumber mata pencaharian hidup bagi penduduk lokal. Pendekatan pastoral yang dibangun Mandagi pada 4/5 tahun belakangan ini sangat bertentangan dengan penduduk lokal dan tidak mengikuti ajakan Paus untuk merawat bumi.

Suara Kaum Awam Katolik Papua mendukung penuh Ajaran Sosial Gereja (ASJ), terutama dalam Ensiklik Gaudium Et Spes yang dikeluarkan oleh Paus Paulus VI pada 7 Desember 1965. Kami mendukung penuh Ensiklik tersebut karena mengajarkan tentang bagaimana menjadikan kegelisahan dan harapan umat hendaknya menjadi kegelisahan dan harapan gereja yang dikepala kristus.

Kami mendukung Paus Paulus VI yang berani menjadikan suka duka umat menjadi suka duka gereja. Dukungan yang sama kami berikan kepada Paus Fransiskus yang mengajak gereja universal guna menjadikan bumi sebagai ruumah bersama dari ancaman pemanasan global.

Baca Juga:  Dampak Legitimasi Uskup Mandagi Dan Wajah Baru Gereja Katolik Papua

Namun kami menolak dengan tegas bila Uskup Mandagi menjadikan suka cita penguasa dan perusahan menjadi suka cita gereja Katolik di Keuskupan Agung Merauke, apalagi itu berkaitan dengan kepentingan dirinya. Kami juga menolak pernyataan Uskup yang mendukung penguasa dan perusahan di Merauke untuk menjadikan rumah bagi perusahan, kantor, perumahan dan lainnya yang merusak hutan dan segala satwanya.

Sebagai bentuk protes terhadap Mandagi, kami terus melakukan aksi mingguan di Jayapura. Sekarang aksi mingguan telah memasuki ke-8. Aksi kali ini dilakukan di Gereja Katolik, Paroki “Gembala Baik” Abepura, Kota Jayapura, Papua pada Minggu, 24 November 2024 dari pukul 08:30-10:30 WIT. Sebanyak 15 orang, termasuk pengurus mahasiswa Papua Selatan ikut melakukaan aksi.

Sebelumnya hanya membentangkan beberapa spanduk dan pamflet. Tetapi aksi kali ini menurunkan sejumlah spanduk yang lebih besar dan banyak lagi. Ribuan umat yang mengikuti misa pertama dan kedua, setelah keluar dari gereja langsung menyaksikan dan membaca tulisan di samping gapura. Ada pula yang bertanya-tanya dan mengungkapkan keprihatinan atas langkah Mandagi saat ini.

Pada kesempatan ini, kami menanggapi langkah Uskup Mandagi yang hingga saat ini belum memiliki niat untuk melakukan klarifikasi, bahkan bertentangan dengan gerak langkah dari Paus Fransiskus sebagai pemimpin tertigginya. Paus prihatin nasib orang di Gaza, Palestina, harapan kami hal yang sama bisa ditunjukkan oleh Mandagi di Merauke. Tapi ini tidak nampak sama sekali.

Baca Juga:  Ini Hasil Rapim KNPB VI di Port Numbay Tahun 2024

Karena itu pada kesempatan ini, kami menyampaikan:

Terimakasih kepada Paus Fransiskus atas bukunya Genosida di Gaza yang mana Paus menyerukan agar segera melakukan Penyelidikan Genosida di Gaza.

Meminta kepada Paus Fransiskus untuk menyerukan hal yang sama terhadap Kasus Ekosida (ekologis) di West Papua, terutama atas keterlibatan Uskup Agung Keuskupan Agung Merauke di Tanah Anim – Haa.

Duta Besar Vatikan di Indonesia, KWI di Jakarta dan Para Uskup Regio Papua untuk segera menyelidiki keterlibatan Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Kanisius Mandagi, MSC terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Merauke, Tanah Adat Anim – Haa.

KWI segera mengirim tim ke Tanah Papua untuk melihat persoalan Papua, khususnya masalah lingkungan hidup, hak-hak umat, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan lainnya. Hal ini penting agar tidak melihat masalah Papua dari jauh—perspektif Jakarta dan negara yang selalu mencurigakan orang Papua dengan isu “M.”

Meminta Solidaritas Seluruh Umat Katolik di Indonesia, Melanesia, Pasifik dan seluruh Dunia untuk menyuarakan Ancaman Ekosida di West Papua serta menyerukan kepada setiap pimpinan Gereja Katholik di Dunia (Vatikan) agar melakukan investigasi Proyek Strategis Nasional (PSN) di Keuskupan Agung Merauke, Tanah Adat Anim – Haa.

)* Stenly Dambujai, Kasimirus Chambu, Amoye Dogopia

Related

You Might Also Like

Pemda Sorong Terbitkan SK Pengakuan Perlindungan dan Penghormatan Hak Masyarakat Hukum Adat dan Wilayah Adat

Maikel Primus Peuki Kembali Terpilih Pimpin WALHI Papua Periode 2026–2030

LBH Papua Merauke: Presiden Prabowo Wajib Terima Hasil Sidang MPL PGI sebagai Bentuk Pemenuhan HAM

Dukung Keanggotaan Penuh ULMWP di MSG, Aksi Dukungan Digelar Secara Nasional di Seluruh West Papua (Sorong – Merauke)

Kawasan Hutan Mangrove Teluk Youtefa Jayapura Dirusak, Walhi Papua: Kini Terancam Hilang

TAGGED:Dampak Legitimasi Uskup MandagiGereja Katolik di PapuaPerampasan Hutan di MeraukeUmat Katolik Pribumi Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article FPMN Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Demokrasi 2024 di Papua Pegunungan Tanpa Miras dan Napza
Next Article Ancaman Manipulasi Suara di Jayawijaya. Benny Mawel Ajak Rakyat Kawal Suara Hingga Ke KPU
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
3 hours ago
Operasi Militer Meluas di Tolikara, Warga Sekitar Gereja Moria Diduga Ditangkap
Polhukam Tanah Papua
4 hours ago
KONI Lanny Jaya Dukung Pemuda Baptis Cup 2026, Serahkan Kostum dan Bola
Olaraga Papua Pegunungan Papua Tengah
8 hours ago
DPRK Otsus Belum Dilantik, Yos Elopere: Jangan Tuding DPR, SK dan Anggaran Belum Ada
Papua Pegunungan
11 hours ago
Baca juga
LingkunganNasionalSiaran PersTanah Papua

LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend

4 months ago
LingkunganTanah Papua

Empat Kali Demo, Masyarakat Adat Yapsi dan Kaureh Tuntut CEO PT Sinarmas Hadir Langsung

11 months ago
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Masyarakat Adat dan Korban PSN di Papua hingga Nusantara Gugat UU Cipta Kerja ke MK

1 year ago
PolhukamSiaran Pers

Rife Kerebea Ditahan Tanpa Dasar Hukum, Tim Hukum: PN Wamena dan Lapas Dituding Langgar HAM

1 year ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

GPMR-I Tuntut Bupati Intan Jaya Temui Massa Aksi, Soroti Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer

9 months ago
PendidikanSiaran PersTanah Papua

HIPMA-Lani Se-Jawa dan Bali Kabupaten Lanny Jaya Serukan Aksi di Kementerian Dalam Negeri

2 months ago
LingkunganTanah Papua

MAI-P Agamua Serukan Pengakuan Hak Penentuan Nasib Sendiri dan Hentikan Ekspansi Industri Ekstraktif di Papua

10 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?