Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan

admin
Last updated: May 31, 2026 21:22
By
admin
Byadmin
Follow:
56 Views
3 months ago
Share
SHARE

Dekai, nirmeke.com – Aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Yahukimo, Ruben “Kone” Kobak, akhirnya dibebaskan dari tahanan Polres Yahukimo pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIT, setelah Badan Pengurus Wilayah (BPW) KNPB Yahukimo bersama sejumlah warga melakukan audiensi dan mendesak pihak kepolisian membebaskannya.

Iklan Nirmeke

Ketua BPW KNPB Yahukimo, Jhon Suhun, menilai penangkapan terhadap Kone Kobak merupakan tindakan yang mencederai hukum dan bentuk intimidasi terhadap aktivis sipil serta pegiat kemanusiaan di wilayah konflik.

“Penangkapan aktivis kemanusiaan tanpa dasar yang jelas adalah tindakan yang mencederai hukum dan hak-hak sipil masyarakat,” ujar Jhon Suhun dalam keterangannya.

Menurut KNPB, Kone ditangkap aparat gabungan TNI-Polri saat berada di rumah bersama adiknya pada Selasa (19/5/2026). Ia kemudian ditahan selama sekitar satu hari di Polres Yahukimo.

Baca Juga:  Pemerintah Dinilai Abai, Mahasiswa Nduga Tuntut Penanganan Segera Banjir Bandang Meborok

Kasat Reskrim Polres Yahukimo disebut menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan setelah aparat menggeledah rumah yang dicurigai sebagai tempat tinggal anggota TPNPB. Dalam penggeledahan itu, aparat mengaku menemukan pisau dapur dan kapak yang dianggap sebagai barang bukti.

Namun Kone Kobak membantah tuduhan tersebut. Ia mengatakan rumah itu merupakan rumah warga sipil biasa dan bukan markas kelompok bersenjata.

“Saya ditangkap saat sedang main HP di dalam rumah. Aparat masuk, suruh angkat tangan lalu saya langsung dibawa tanpa dijelaskan alasan penangkapan,” kata Kone.

Ia juga mengaku mengalami tekanan saat diperiksa di ruang penyidik, termasuk dipukul dan dipaksa menandatangani pernyataan agar tidak terlibat dalam aktivitas perjuangan Papua Merdeka maupun organisasi KNPB.

Baca Juga:  KNPB Desak Pembebasan 4 Aktivis dan Hentikan Penangkapan Liar di Yahukimo

KNPB Yahukimo menilai alasan penangkapan tidak masuk akal karena alat seperti kapak, parang, dan pisau dapur merupakan perlengkapan sehari-hari masyarakat Papua yang hidup dari berkebun dan berburu.

“Kapak dan parang adalah alat kerja masyarakat untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Tidak logis jika itu dijadikan dasar kriminalisasi,” tegas Jhon Suhun.

KNPB juga menuding pola penangkapan warga sipil yang terjadi di Yahukimo selama ini sebagai bentuk teror dan intimidasi agar masyarakat hidup dalam ketakutan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Yahukimo maupun TNI terkait tudingan intimidasi dan dugaan kekerasan saat proses pemeriksaan terhadap Kone Kobak.(*)

Related

You Might Also Like

Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM

Ada 42 Kursi Calon Anggota Majelis Rakyat Papua Pegunungan

Sidang Keempat Kasus Alm. Thobias Silak Digelar di PN Wamena, Hanya Satu Saksi Hadir

Aktivis Soroti Lemahnya Pengawasan Dana Otsus di Papua Pegunungan

Komitmen Deklarasi Kota DANI Harus Menjadi Nyata di Wamena

TAGGED:Aktivis PapuaKNPB YahukimoPenangkapan Aktivis Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Next Article Bupati Yunus Wonda: Konflik Papua Pegunungan Jangan Dibawa ke Kabupaten Jayapura
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Komisi V DPR Papua Pegunungan Soroti Pelayanan Kesehatan Dasar, Usulkan Kartu Papua Sehat untuk OAP
Kesehatan Papua Pegunungan
4 days ago
KP3 Resmi Berbadan Hukum, Simson Asso Ajak Pemuda Papua Pegunungan Masuk Dunia Usaha
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
5 days ago
Gubernur Papua Pegunungan Dukung KP3, Beri Bantuan Modal dan Fasilitasi Distribusi Pangan Antarwilayah
Papua Pegunungan Tanah Papua
6 days ago
MRP Papua Pegunungan Keluhkan Anggaran: Delapan Bulan Hanya Terima Gaji, Kunjungan Kerja dan Reses Terhenti
MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan
6 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Rakyat West Papua Wilayah Saireri Konsisten Mendukung Agenda Keanggotaan Penuh ULMWP di MSG

3 years ago
Siaran PersTanah Papua

Ini Sikap KNPB Terkait Sabotase Kepemimpinan Baru ULMWP Manase Tabuni

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Pesta Demokrasi 2024 di 3 DOB Dinodai Elit Politik Lokal Papua

3 years ago
Tanah Papua

Masyarakat Adat Alua-Marian dan Siep-Elosak Tegas Tolak Pembangunan 52 Kantor OPD di Wasalma

11 months ago
Tanah Papua

MRP Keluarkan 6 Maklumat Dalam Rangka Perlindungan Hak-hak Orang Asli Papua

4 years ago
PolhukamTanah Papua

Aliansi Mahasiswa Papua Peringati 64 Tahun Deklarasi 1 Desember, Kritik Kebijakan Negara dan Soroti Akar Konflik di Papua

8 months ago
Tanah Papua

Wujud Kebersamaan Iman, Bupati Didimus Yahuli dan Wakil Bupati Yahukimo Resmikan Gereja GIDI Jemaat Motulen

9 months ago
Tanah Papua

42 Anggota MRP Papua Pegunungan Terima Materi Bimtek Dari Ditjen Otda Kemendagri

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?