Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: ULMWP: Selamat Jalan Tuan Lukas Enembe: Pemimpin dan Tokoh Peradaban Bangsa Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > ULMWP: Selamat Jalan Tuan Lukas Enembe: Pemimpin dan Tokoh Peradaban Bangsa Papua
Tanah Papua

ULMWP: Selamat Jalan Tuan Lukas Enembe: Pemimpin dan Tokoh Peradaban Bangsa Papua

admin
Last updated: December 27, 2023 13:47
By
admin
Byadmin
Follow:
2 years ago
Share
7 Min Read
SHARE

Pernyataan terbuka ULMWP:

Iklan Nirmeke

Seruan Dua Minggu Berkabung Papua

Hari ini, Selasa 26 Desember 2023, pukul 11.00 Waktu Jakarta, Tuan Lukas Enembe, Pemimpin Papua, tokoh dan pejuang paradaban bangsa Papua telah meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Darat Gatot Subroto. Kematian Lukas Enembe patut diduga sebagai bagian dari proses pembunuhan terencana dan sistematis yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia melalui penegak Hukum dan Intelijen Negara.

Lukas Enembe, Pemimpin Yang Berani

Rakyat Bangsa Papua mengenal Lukas Enembe sebagai pemimpin yang gagah berani. Ia tahu posisi dan kapasitasnya sebagai pemimpin bangsa Papua, bukan sekedar seorang gubernur. Sebagai pemimpin Lukas buktikan bukan dengan kata kata. Ia merupakan satu-satunya gubernur di Indonesia yang secara terbuka menyampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, tentang apa yang seharusnya dilakukan dalam penanganan peristiwa aksi protes perlawanan rasisme bangsa Papua di Papua dan Indonesia pada Agustus-Oktober 2019. Ia berdiri bersama rakyat Papua memperjuangkan keadilan, perdamaian dan keselamatan untuk masa depannya. Karenanya Lukas Enembe tidak saja dikenang karena membangun mega proyek pembangunan di Papua melainkan juga karena dukungannya kepada para pejuang harga diri dan eksistensi bangsa Papua diatas tanahnya. Dukungannya tersebut bertolak dari kenyataan didepan matanya bahwa Bangsa Papua sedang menuju kepunahan sebagaimana ia sampaikan dalam pernyataan terbuka kepada publik.

Dalam menghadapi perilaku kolonialisme Indonesia, Lukas Enembe pun mengungkapkan secara terbuka ancaman demi ancaman yang dia hadapi dengan tenang. Selama menjadi Gubernur Papua telah banyak kali ia mengalami ancaman kriminaisasi, ancaman nyawa hingga pencopotan jabatannya sebagai Gubernur Papua. Ancaman itu dimulai sejak Februari 2017 oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Ancaman Kriminaliasi oleh Polda Papua pada Juli 2017, Mabes Polri pada Agustus 2017, BIN (Badan Intelijen Negara) pada September 2017, Konflik Nduga dan ancaman pemberhentian jabatan oleh Kementrian Dalam Negeri pada Desember 2018, Ancaman Operasi Tangkap Tangan pada Februari 2019 di hotel Borobudur Jakarta, Penggembosan Ban Mobil Dinas Gubernur Papua di Jayapura pada October 2019.

Baca Juga:  Eskalasi Kekerasan di Papua Terus Meningkat, Mahasiswa Jayawijaya Kritik Kinerja Ketua DPR Papua

Pengumuman tersangka secara sepihak oleh KPK pada September 2022 dan penangkapan paksa pada Januari 2023 di Jayapura West Papua. Tuan Lukas Enembe juga mengalami banyak ancaman non fisik dengan penggiringan opini publik untuk membunuh harga diri dan integritasnya sebagai Gubernur dan tokoh Papua.

Proses Hukum Tidak Manusiawi

Pada Januari 2023, Lukas Enembe ditangkap oleh KPK tanpa mempertimbangkan aspek kesehatannya. Selama 11 bulan (Januari-Desember 2023) Lukas Enembe ditahan di rutan tahanan KPK. Berkali-kali ia meminta akses pengobatan dengan dokter specialis dari Singapura yang mengetahui penyakitnya tetapi ditolak oleh pihak Jaksa KPK.

Ketika proses sidang dimulai, tanpa menunggu dalam kesempatan pertama Lukas Enembe menegaskan kepada Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat bahwa ia masih sakit karena itu perlu pengobatan medis tetapi ia tidak dihiraukan untuk memperoleh akses pengobatan dan layanan kesehatan. Selama proses persidangan, petugas KPK terang-terangan memperlakukan tindakan pemaksaan kepada Lukas Enembe untuk mengikuti proses persidangan dan perlakuan tindakan kurang manusiawi lainnya.

Tanpa pertimbangkan kondisi kesehatan Lukas Enembe, pada October 2023, Majelis Hakim telah memvonis 8 tahun penjara. Jaksa KPK naik Banding atas vonis hakim tadi kemudian Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Jakarta pada 7 Desember 2023 memvonis Lukas Enembe 10 tahun penjara.

Hari ini Lukas Enembe dan Besok Siapa Lagi?

Alm. Lukas Enembe menghabiskan 10 tahun pengabdian tanpa cacat sebagai Wakil Bupati dan Bupati (2003-2013) untuk menegakkan dan menjaga wibawa NKRI di Puncak Jaya; ditambah 10 tahun (2013-2023) lagi sebagai gubernur Papua yang merupakan perpanjangan tangan Jakarta di Papua, provinsi kaya raya penyumbang devisa terbesar bagi negara ini.

Semua prestasi yang sudah ditoreh Lukas Enembe rupanya tidak cukup berbobot sebagai alasan untuk sekedar mendapat layanan kesehatan di saat dia tidak lagi berdaya sebagai manusia biasa. Ini situasi biadab yang bahkan belum pernah diperlakukan oleh pemerintah Kekaisaran Jepang atau Pemerintah Kerajaan Belanda kepada Para Pemimpin Papua di masa lalu ketika mereka menjajah Tanah Papua.

Baca Juga:  Pj Sekda Puncak Jaya Yubelina Enumbi Ajak ASN Mulai Aktif di Tempat Tugas

Rupanya Lukas Enembe di titik terendah kehidupan sebgai manusia, harus tetap merasakan tajamnya tusukan “Keris Sakti” raja-raja Indonesia yang penuh dendam kesumat dan masih menuntut tumbal dalam kemasan negara kesatuan Indonesia di jaman modern ini.

Semua tahapan pembunuhan ini dilakukan terang-terangan, tanpa rasa malu, di depan mata bangsa Papua dan komunitas internasional.

Proses pembunuhan Lukas Enembe secara sistematis ini tidak bisa dibiarkan lagi terulang pada orang Papua. Oleh karena itu, pembunuhan Lukas Enembe harus jadi yang terakhir dan cukup. Siapapun anda dan kita semua tanpa terkecuali tidak bisa membiarkannya terus terjadi pada pemimpin bangsa Papua di masa yang akan datang.

Menghadapi semua ini, Lukas Enembe sebagai pemimpin menggantungkan harapannya kepada para pejuang Papua Merdeka, kepada ULMWP, kepada Anda dan kita semua karena dengan Indonesia bangsa Papua tidak punya massa depan. Lukas Enembe sadar benar bahwa dimasa lalu banyak tokoh Papua menjadi korban, hari ini dirinya dan besok Anda dan kita semua akan menjadi korban.

Dua Minggu Perkabungan Nasional Papua

Presiden Eksekutif ULMWP, Menase Tabuni menyampaikan, “seluruh keluarga besar ULMWP dimanapun berada bersama rakyat Bangsa Papua menyatakan duka cita yang mendalam dan sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan Tuan Lukas Enembe bagi tanah dan manusia Papua, kami menyerukan kepada rakyat bangsa Papua di manapuan berada untuk bergabung, dalam duka nasional Bangsa Papua selama dua Minggu.”

Mengenang seluruh pengorbanan dan perjuangan patriotikmu, kami menyampaikan Selamat jalan pemimpin bangsa Papua yang gagah berani. Tuhan Yesus menyambutmu di Surga, karena engkaupun mati guna selamatkan bangsamu Papua.

Jayapura, West Papua, 26 Desember 2023

Markus Haluk
Sekretaris Eksekutif

Related

You Might Also Like

Aliansi Wio–Woma Klarifikasi Sikap soal Lokasi Kantor Pemerintahan Papua Pegunungan

42 Anggota MRP Papua Pegunungan Terima Materi Bimtek Dari Ditjen Otda Kemendagri

DPRD dan Dinkes Jayawijaya Bahas Keterlambatan Penyaluran Beasiswa Mahasiswa Kedokteran

Kuasa Hukum Nilai Tuntutan 12 Tahun untuk Penembak Thobias Silak Tidak Adil

Aksi Mahasiswa di Jayapura Kecam Kekerasan Aparat dan Penahanan 4 Pimpinan NRFB di Sorong

TAGGED:Duka Nasional Kepergian Lukas EnembeLukas Enembe Meninggal DuniaRakyat Papua BerdukaULMWP

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Kepergian Lukas Enembe Kado Natal Spesial Bagi Rakyat Papua
Next Article Umat Katolik Pumo Musalfak Akhirnya Memiliki Gereja Baru
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

12 Klub Resmi Lolos Screening, Liga 4 Papua Pegunungan Siap Bergulir
Olaraga
1 day ago
HMPJ Gelar Raker dan POF 2026–2027, Dorong Kualitas Mahasiswa di Era Globalisasi dan Digitalisasi
Pendidikan
2 days ago
Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda
Papua Pegunungan Pendidikan Seni & Budaya
2 days ago
Sidang Pleno II Musda I HIPMI Papua Pegunungan Tetapkan Antonius Wetipo sebagai Ketua Umum
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
3 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Ini Tuntutan Umat Katolik Dekenat Pegunungan Tengah Terhadap Pelaku Pelecehan Uskup Jayapura

2 years ago
KesehatanTanah Papua

Forum Pemberantasan Miras dan Narkoba Ajak Pemuda Baptis West Papua Sadar Akan Ancaman Kepunahan

9 months ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Nyalakan Tungku Adat di DPRK Biak, Kepala Suku Tegas Tolak Militerisme dan PSN: Tanah Adat Bukan Objek Negara

3 days ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

CSI Soroti Ancaman Tanah Masyarakat Adat Papua Dalam Sidang Dewan HAM PBB

10 months ago
Tanah Papua

Ratusan Orang Hadiri Dideklarasi International Sion Kids Movement di Kota Jayapura

3 years ago
Tanah Papua

Ribuan Masyarakat Lapago Sambut Gubernur dan Wakil Gubernur Pertama Papua Pegunungan

12 months ago
PendidikanSastraTanah Papua

Sekolah Adat “Santo Yohanes Pembaptis II” Resmi Dibuka di Sumunikama, Papua Pegunungan

10 months ago
Tanah Papua

Diduga Ada Keterlibatan Pengurus Gereja, OMK Palang Kapela Yesus Elalin Wouma

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?