Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pelaku Pencaplokan Nama Owasiwasika Bukan Lain Pembunuh Sejarah dan Identitas Wilayah Huwulama
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Jendela Papua > Pariwisata > Pelaku Pencaplokan Nama Owasiwasika Bukan Lain Pembunuh Sejarah dan Identitas Wilayah Huwulama
PariwisataTanah Papua

Pelaku Pencaplokan Nama Owasiwasika Bukan Lain Pembunuh Sejarah dan Identitas Wilayah Huwulama

admin
Last updated: April 14, 2024 23:34
By
admin
Byadmin
Follow:
1.4k Views
2 years ago
Share
Penyebutan Rumput Mei Dalam Festival di Wamena Mendapat Sorotan Negatif - Ist
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Masyarakat dan Pemuda Jayawijaya minta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan kembalikan nama Owasi-owasikan yang disebut juga Rumput Mei ke nama asli setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap orang Hubula yang ada di Huhulama.

Iklan Nirmeke

Yefta Lengka, Pemuda asal Wamena menjelaskan di Wamena Papua Pegunungan ada salah satu jenis rumput yang bunganya selalu mekar di bulan Mei. Beberapa orang pendatang menyebutnya sebagai rumput Mei dalam ketidaktahuannya.

“Sebenarnya Mei bukan nama rumput. Melainkan Mei adalah nama bulan ke Lima dalam setiap tahun. Rumput yang dimaksud adalah Owasiwasika (Bahasa Hubula) atau Obwari-bwaringga (Bahasa Lanny),” menjelaskannya.

Lanjutnya, Bulan Mei tahun 2024 Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berencana melakukan Iven pertandingan bola basket dalam rangka Festival Rumput Mei. Berhubung kegiatan ini, ada beberapa hal Perlu diperhatikan oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Diantaranya pertama nama rumput yang rencana dibuat sebagai Iven harus dikembalikan nama aslinya yaitu Owasiwasika dalam bahasa Hubula. Bukan rumput Mei.

Baca Juga:  Musim Owasi-owasika Sudah Dekat, Siap-siap Ajak Pasanganmu Berkunjung ke Wamena

“Kedua; mendeklarasikan hasil pengembalian nama asli, yaitu Owasiwasika dan Iven tersebut akan dilakukan pada bulan Mei. Dan ketiga; Owasiwasika harus dijadikan sebagai komoditas wisata bagi para pengunjung setiap tahun dan perlu perhatian Pemerintah terhadap warga yang ingin melakukan pemeliharaan dan membudidayakan hal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Soleman Itlay Pemuda Hubula asal kampung Yogonima mengatakan orang yang mereduksi identitas segala yang ada dengan bahasa tempat bukan lain, adalah penjahat terhadap segala satwa yang ada (alam semesta).

“Dia juga merupakan penjahat sekaligus musuh terhadap sejarah, filosofi, dan nilai hidup segala sesuatu yang ada. Lebih baik dia tidak dilahirkan. Lebih baik pula dia tidak disebut terpelajar. Dia tidak lain dari seorang kolonial, penjajah dan pembunuh,” tegas Itlay menanggapi pencaplokan nama Owasiwasika menjadi Rumput Mei dalam iven Festival Rumput Mei di Wemena.

Baca Juga:  Ratusan Warga Maybrat Demo Tolak Penempatan Pasukan TNI di Perkampungan

Menurutnya, orang yang mengagas konsep iven dengan nama Festival Rumput Mei bukan Owasiwasika (harusnya) ini punya mentalitas pencaplokan nama atas nama iven untuk mencari perhatian, dan keuntungan merupakan suatu tindakan tak terpuji.

“Bagaimana orang lain mengakui kita sebagai manusia dan bangsa, sedangkan kita sendiri saja tidak mampu saling mengakui satu sama lain, termasuk dalam perkara-perkara kecil?

Ia berharap Pemprov Papua Pegunungan dan Penyelenggara serta pihak-pihak yang terlibat dalam iven tersebut dapat mempertimbangkan nama kegiatan yang elok, semata-mata demi mengangkat dan menghormati orang Huwula yang mendiami tanah Huwulama. (*)

Related

You Might Also Like

Ini 42 Nama Anggota MRP Provinsi Papua Pegunungan yang Dilantik

Kasus Kriminalitas di Wamena Makin Meningkat, Kinerja Bupati dan Kapolres di Soroti Masyarakat

Uskup Pro Investasi Serta Ancaman Kehadiran Tentara di Lokasi PSN

DPRD Jayawijaya Perdakan Pilkades Serentak

Koalisi HAM Papua Minta Yonif TP 817/Aoba Tidak Intervensi Konflik Tanah Marga Kwipalo

TAGGED:Owasi-owasikaPj Gubernur Papua PegununganWilayah Adat Suku HuwulamaWisata Wamena

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Mahasiswa Ber-Literasi Melalui Demonstrasi
Next Article Pj Gubernur Papua Pegunungan Pastikan Persiwa Wamena Akan Kembali Berlaga di Liga 3
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Serukan Konsolidasi Terbuka, Soroti Situasi Darurat Kemanusiaan di Papua
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
6 days ago
LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend
Lingkungan Nasional Siaran Pers Tanah Papua
6 days ago
Bupati Yunus Wonda Minta Warga Stop Berkebun di Kawasan Cagar Alam Cyclop
Uncategorized
6 days ago
Serangan Drone Bom di Nduga, Tiga Anggota TPNPB Gugur
Polhukam Tanah Papua
6 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Pencurian Sayur oleh TNI Non-Organik Picu Resah Warga Ibele-Jayawijaya

10 months ago
PendidikanTanah Papua

Aksi Lukatok Ketiga Untuk Membangun Gereja Manusia

3 years ago
Tanah Papua

Gereja Baptis Pengembangan Allah Ninom di Buper Resmi Punya Gembala Baru

4 years ago
PolhukamTanah Papua

Mahasiswa Puncak Se-Indonesia Desak Pengusutan Kasus Dugaan Mutilasi di Papua

1 year ago
Tanah Papua

Ini Keputusan MRP Tentang Keberpihakan dan Perlindungan Hak Politik OAP Dalam Pemilu Serentak Tahun 2024 di Provinsi Papua

2 years ago
PolhukamTanah Papua

Ratusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin: Pemerhati HAM Papua Kecam Aksi Sepihak

9 months ago
LingkunganPolhukamSiaran PersTanah Papua

Masyarakat Adat Malind Gugat Izin Proyek Jalan 135 Km di Merauke ke PTUN Jayapura

3 months ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Koalisi HAM Desak Penegakan Hukum Dugaan Pungli BLT oleh Aparat di Puncak Papua

11 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?