Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Koalisi HAM Papua Minta Yonif TP 817/Aoba Tidak Intervensi Konflik Tanah Marga Kwipalo
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Koalisi HAM Papua Minta Yonif TP 817/Aoba Tidak Intervensi Konflik Tanah Marga Kwipalo
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Koalisi HAM Papua Minta Yonif TP 817/Aoba Tidak Intervensi Konflik Tanah Marga Kwipalo

admin
Last updated: January 27, 2026 13:54
By
admin
Byadmin
Follow:
30 Views
6 months ago
Share
Koalisi HAM Papua Minta TNI Tak Intervensi Konflik Tanah Adat Marga Kwipalo di Merauke - (foto/Istimewa)
SHARE

Iklan Nirmeke

Jayapura, nirmeke.om — Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia Papua (KPHHP) meminta Danyonif TP 817/Aoba tidak melakukan intervensi dalam konflik pertanahan antara Marga Kwipalo dan PT Murni Nusantara Mandiri yang saat ini sedang ditangani oleh Bareskrim Polri.

Permintaan tersebut disampaikan dalam siaran pers bernomor 001/SP-KPHHP/I/2026, menyusul kedatangan Danton Yonif TP 817/Aoba ke kediaman Vincent Kwipalo di Distrik Jagebob, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, pada 22 Januari 2026. Kedatangan tersebut disebut bertujuan mempertanyakan status kepemilikan tanah adat Marga Kwipalo.

KPHHP menilai tindakan tersebut berpotensi menyeret aparat TNI ke dalam konflik pertanahan yang sedang dalam proses hukum. Sengketa lahan antara PT Murni Nusantara Mandiri dan Marga Kwipalo telah dilaporkan ke Mabes Polri sejak 4 November 2025 dan tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/544/XI/2025/SPKT.DITTIPITER/BARESKRIM POLRI, terkait dugaan tindak pidana perkebunan.

Baca Juga:  Kunjungan Paus Fransiskus Sangat Bersejarah Bagi Orang Papua

Konflik bermula dari rencana pembangunan Markas Komando Yonif TP 817/Aoba di Distrik Jagebob, yang menurut KPHHP berada di atas tanah adat Marga Kwipalo. Pembangunan tersebut diduga dilakukan tanpa persetujuan pemilik hak ulayat dan disertai penebangan pohon karet serta jati milik Vincent Kwipalo.

Koalisi menegaskan bahwa hak atas tanah adat Marga Kwipalo dijamin oleh berbagai regulasi, termasuk Pasal 18B ayat (2) UUD 1945, Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua, serta Peraturan Daerah Provinsi Papua Nomor 5 Tahun 2022 tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat.

Dalam pernyataannya, KPHHP mendesak Panglima TNI untuk memerintahkan Pangdam XXIV/Mandala Trikora memastikan jajaran TNI menghormati dan melindungi hak-hak adat Marga Kwipalo. Koalisi juga meminta Kapolri mempercepat pemeriksaan terhadap manajemen PT Murni Nusantara Mandiri dalam perkara yang sedang diselidiki Bareskrim.

Baca Juga:  Mama-Mama Papua Desak DPR Papua Selatan Setujui Anggaran Pembangunan Pasar Khusus

Selain itu, KPHHP meminta Komnas HAM RI dan Komnas HAM Perwakilan Papua untuk memantau dugaan tindakan intimidatif terhadap pemilik tanah adat, serta meminta Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Selatan turut melakukan pengawasan.

Koalisi menegaskan bahwa keterlibatan aparat keamanan dalam konflik agraria yang sedang diproses secara hukum berpotensi melanggar prinsip netralitas negara serta mengancam perlindungan hak-hak masyarakat adat Papua.

Siaran pers ini ditandatangani oleh sejumlah organisasi yang tergabung dalam KPHHP, di antaranya LBH Papua, Kontras Papua, Elsham Papua, LBH Papua Merauke, LBH Papua Pos Sorong, JPIC OFM Papua, dan sejumlah lembaga masyarakat sipil lainnya.(*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Diduga Kepala Kampung Noagalo Tahan Dana Kampung, Terjadi Perdebatan dengan Warga

Langgar PP 106/2021, Seleksi DPRK Yalimo Dinyatakan Cacat Hukum

Mahasiswa Dibekali Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Demi Memperkokoh Jatih Diri Bangsa di Nabire

Assa Asso Terpilih sebagai Ketua Papuan Voices Nasional Periode 2025–2028

Sinergi Warga dan Pemerintah: Wamena Bergerak Wujudkan Kota DANI yang Bersih dan Indah

TAGGED:Danyonif TP 817/AobaKoalisi HAM PapuaTNI Intervensi Konflik Tanah Marga Kwipalo

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Plt Sekretaris Baru MRP Papua Pegunungan Resmi Disambut Pimpinan dan Anggota
Next Article PSSI Jayawijaya Dukung Liga 4 Indonesia Zona Papua Pegunungan, Siapkan Tiga Klub Tuan Rumah
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Lis Tabuni Membumikan Empat Pilar di Kalangan Mahasiswa Lanny Jaya
Nasional Siaran Pers
1 hour ago
MRPP Apresiasi Inisiatif Warga Welesi Bangun Ekonomi Mandiri Lewat Koperasi Desa Merah Putih
Ekonomi & Bisnis MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan
11 hours ago
Koperasi Papua Pegunungan Mulai Bergerak, Alpius Yigibalom: Dana Otsus Harus Menyentuh Langsung Masyarakat
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
1 day ago
Dua Anggota TPNPB dan Seorang Warga Sipil Tewas dalam Operasi Militer di Yahukimo
Tanah Papua
1 day ago
Baca juga
HeadlineTanah Papua

Benny Wenda: Rakyat West Papua Harus Menyambut Baik Hasil KTT ULMWP

3 years ago
Tanah Papua

Bupati Jayawijaya Serahkan Bantuan untuk Anak-Anak di Rumah Singgah Generasi Anak Panah

1 year ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Uskup Timika Tolak PSN Sawit: “Masyarakat Butuh Hutan, Bukan Kebun Kelapa Sawit”

6 months ago
Tanah Papua

Papua, Pulau dengan Cadangan Bijih Emas Terbesar di Indonesia

3 years ago
Siaran PersTanah Papua

LBH Papua Merauke: Presiden Prabowo Wajib Terima Hasil Sidang MPL PGI sebagai Bentuk Pemenuhan HAM

6 months ago
Tanah Papua

Diduga Lakukan Mutasi Pegawai Sepihak, PJ Bupati Lanny Jaya Didemo Keluarga

2 years ago
PendidikanTanah Papua

Mahasiswa STT Walter Post Jayapura Angkat Isu Rasisme Papua dalam Skripsi, Serukan Suara Keras Gereja dan Teolog

8 months ago
Tanah Papua

KNPB Balim-Wamena Sampaikan Sikap Terkait Bencana Banjir dan Peringatan 1 Mei

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?