Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Ratusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin: Pemerhati HAM Papua Kecam Aksi Sepihak
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Ratusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin: Pemerhati HAM Papua Kecam Aksi Sepihak
PolhukamTanah Papua

Ratusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin: Pemerhati HAM Papua Kecam Aksi Sepihak

admin
Last updated: August 28, 2025 17:43
By
admin
Byadmin
Follow:
610 Views
10 months ago
Share
Ratusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin - Dok
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Tokoh pemuda Papua Pegunungan sekaligus pemerhati HAM Papua, Zhelsius Henius Asso, mengecam keras penempatan ratusan prajurit TNI non-organik di Kampung Ugem, Distrik Mugi, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, yang dilakukan tanpa koordinasi dengan pemerintah adat maupun pemerintah lokal.

Iklan Nirmeke

Menurut Zhelsius, sekitar 150 personel TNI tiba di Kampung Ugem pada Senin (25/8/2025) sekitar pukul 10.00 WIT menggunakan sembilan truk dari Wamena. Sebelumnya, pada Sabtu (23/8/2025), warga sempat melihat aktivitas survei udara menggunakan drone di perbatasan Kampung Ugem dan Ikinem.

“Penempatan pasukan ini sama sekali tidak melalui mekanisme adat maupun pemberitahuan resmi dari pemerintah. Tindakan sepihak seperti ini berpotensi memicu ketegangan sosial dan meninggalkan trauma mendalam bagi masyarakat,” tegas Zhelsius di Wamena, Rabu (27/8/2025).

Baca Juga:  Mei Mendatang, Para Uskup Regio Papua Akan Umumkan Hari Misi Katolik di Tanah Papua

Zhelsius menegaskan bahwa Kampung Ugem selama ini dikenal sebagai wilayah yang aman tanpa gangguan keamanan. Kehadiran pasukan bersenjata secara tiba-tiba membuat masyarakat resah karena mengingatkan mereka pada konflik bersenjata yang pernah terjadi di wilayah lain di Papua.

“Tidak ada alasan keamanan yang mendesak untuk menempatkan pasukan dalam jumlah besar di Ugem. Wilayah ini damai dan tidak pernah ada insiden kekerasan,” jelasnya.

Sebagai pemerhati HAM, Zhelsius mendesak pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan TNI untuk segera mengevaluasi dan menarik pasukan non-organik dari Kampung Ugem. Ia menekankan bahwa setiap operasi militer di wilayah adat harus melalui mekanisme adat serta menghormati pemerintahan sipil yang sah.

Baca Juga:  UNICEF dan Pemkab Yahukimo Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini

“Langkah sepihak seperti ini mencederai kepercayaan masyarakat kepada negara. Operasi militer tidak boleh mengorbankan hak-hak dasar penduduk asli,” ujarnya.

Zhelsius juga meminta pemerintah pusat dan daerah menjamin rasa aman masyarakat tanpa menggunakan pendekatan militer berlebihan. Menurutnya, pendekatan keamanan yang mengabaikan hak asasi manusia hanya akan memperburuk hubungan antara masyarakat adat dan aparat keamanan.

“Kami minta pemerintah menjamin keamanan warga dengan cara yang manusiawi, bukan dengan cara yang menakutkan,” tegasnya. (*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Cek Keaktifan ASN, BKD Lanny Jaya Minta OPD Lapor Data Pemutasian ASN

Masyarakat dan Pemda Lanny Jaya Sambut Bupati Aletinus dan Wakil Fredi Dengan Sukacita

Perkuat Basis Gerakan Perlawanan, Sekretariat KNPB Wilayah Yalimo Diresmikan

Senator Lis Tabuni: Pengiriman Transmigrasi ke Tanah Papua Bukan Solusi

Menelusuri Sejarah Perkembangan Misi Katolik di Hugulama

TAGGED:Distrik MugiKabupaten YahukimoPemerhati HAM PapuaRatusan TNI Non-Organik Masuk Ugem Tanpa Izin

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article BEM dan DPM FISIP Uncen Gelar Sidang Pleno I, Tetapkan Program Kerja 2025
Next Article Forkopimda, MA dan Kejari Sorong Didesak Bertanggung Jawab atas Konflik Pemindahan Tahanan Politik Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

PKK Yahukimo Gelar Pelatihan Awana, Perkuat Kapasitas Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu
Papua Pegunungan Perempuan & Anak
4 days ago
KNPI Yahukimo Gelar Diskusi Panel, Dorong Peran Pemuda Jaga Stabilitas Daerah
Papua Pegunungan
4 days ago
Wakil Bupati Esau Miram Paparkan Kinerja APBD Yahukimo 2025
Papua Pegunungan
6 days ago
Dukung Generasi Penerus, Anggota DPRP Onias Wenda Bantu Mahasiswa Lanny Jaya di Jayapura
Papua Pegunungan Pendidikan
6 days ago
Baca juga
OlaragaPapua Pegunungan

Perkuat Tata Kelola, PSSI Papua Pegunungan Gelar Kongres Biasa di Jayapura

6 months ago
Tanah Papua

KNPB Sektor Ninmin Peringati 25 Tahun Tragedi Abepura Berdarah, Desak Negara Tuntaskan Pelanggaran HAM

7 months ago
PolhukamTanah Papua

Ujaran Rasis Picu Kerusuhan di Yalimo, Satu Orang Tewas dan Dua Luka Akibat Tembakan Aparat

10 months ago
HeadlineTanah Papua

Soal Upaya Pembebasan Pilot Susi Air, TPNPB – OPM: Harus Bertemu di Meja Perundingan, Bukan di Lapangan

3 years ago
HeadlineTanah Papua

Uskup Jayapura Larang Pemerintah Bangun Kantor Gubernur di Kebun Masyarakat Adat Wouma dan Welesi

2 years ago
PendidikanTanah Papua

KNPB Konsulat Makassar Gelar Pendidikan Politik Terbuka di Asrama Cenderawasih

8 months ago
Polhukam

Rentetan Peristiwa Pemukulan dan Penangkapan Masa Aksi FRPHAMP di Nabire oleh Polisi

2 years ago
Tanah Papua

Bintang Kejora Berkibar Saat Upacara 17 Agustus di Merauke Hari ini

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?