Wamena, nirmeke.com — Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Pegunungan, Yelela Y Witipo, memaparkan refleksi 100 hari kerja sejak menjabat, dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola kelembagaan dan peningkatan pelayanan.
Dalam keterangannya, Witipo menyebutkan bahwa 100 hari pertama merupakan fase penting dalam membangun fondasi kerja yang kuat, terarah, dan berintegritas di lingkungan Sekretariat MRP Papua Pegunungan.
“Periode ini bukan hanya untuk adaptasi, tetapi juga menjadi momentum dalam membenahi sistem kerja agar lebih efektif dan responsif,” ujarnya di Wamena.
Selama kurun waktu tersebut, sejumlah langkah strategis telah dilakukan. Di antaranya adalah penguatan tata kelola administrasi, penataan sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan koordinasi internal dan eksternal.
Ia menjelaskan, pembenahan administrasi dilakukan untuk memastikan proses surat-menyurat, pengarsipan, hingga pelayanan internal berjalan secara tertib, transparan, dan akuntabel.
Selain itu, penyesuaian tugas dan fungsi staf juga dilakukan guna meningkatkan efektivitas kinerja organisasi. “Penataan SDM penting agar setiap pegawai bekerja sesuai kebutuhan lembaga dan target yang terukur,” katanya.

Dalam upaya memperkuat sinergi, Sekretariat MRP Papua Pegunungan juga membangun komunikasi intensif dengan pimpinan Majelis, anggota, serta instansi terkait.
Tak hanya itu, peningkatan pelayanan kelembagaan menjadi perhatian utama, khususnya dalam memberikan dukungan kepada anggota Majelis serta pelayanan kepada masyarakat adat sebagai bagian dari fungsi representasi dan perlindungan hak-hak orang asli Papua.
Di bidang keuangan, pihaknya juga melakukan penataan sistem pengelolaan anggaran agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Meski demikian, Witipo mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan tugas, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, kebutuhan peningkatan kapasitas SDM, serta keterbatasan anggaran.
“Kami menyadari berbagai keterbatasan yang ada, namun hal ini menjadi motivasi untuk terus berbenah dan meningkatkan kinerja ke depan,” ujarnya.
Ke depan, Sekretariat MRP Papua Pegunungan diharapkan dapat menjadi lembaga pendukung yang profesional, modern, dan berintegritas tinggi dalam menjalankan tugas-tugas Majelis.

Witipo menegaskan komitmennya untuk terus bekerja dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian demi peningkatan pelayanan kepada masyarakat Papua Pegunungan.
Refleksi 100 hari kerja ini, lanjutnya, menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk melangkah lebih baik ke depan.(Red)*
