Jayapura, nirmeke.com — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Cenderawasih (FISIP Uncen) menggelar Sidang Pleno I di Aula Gedung Utama A, Kampus Baru Prunmas III Waena, Jayapura, Rabu (27/8/2025).
Sidang yang dihadiri ratusan mahasiswa lintas jurusan ini berlangsung tertib dan meriah. Hadir pimpinan organisasi internal, perwakilan fakultas lain, serta pengarah dan peninjau pleno yang memberikan legitimasi penuh terhadap jalannya forum tersebut.
Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPM FISIP Uncen, Aldo W. Soo, didampingi Sekretaris Riki Weya dan anggota Amiler Magai. Hadir pula Ketua BEM FISIP Uncen, Yunus Yohame, sejumlah tokoh mahasiswa, serta para undangan lainnya.
Dengan mengusung tema “Melalui Program Kerja, Mahasiswa Dapat Adaptif dan Berkualitas untuk Membangun Organisasi yang Berintegritas,” forum ini dimaksudkan sebagai ruang strategis untuk melahirkan gagasan-gagasan baru bagi pergerakan mahasiswa FISIP Uncen.
Ketua Panitia Riki Weya menjelaskan persiapan kegiatan sudah dimulai sejak Juli, namun sempat tertunda karena padatnya agenda kampus, termasuk PKKMB.
“Ada banyak kendala, terutama soal pendanaan. Tapi dengan konsistensi panitia dan dukungan dari lembaga, akhirnya kegiatan bisa berjalan lancar,” ujar Riki kepada wartawan.
Sementara itu, Ketua DPM FISIP Uncen Aldo W. Soo menegaskan Sidang Pleno I bukan sekadar seremonial, melainkan forum penting untuk memperkuat peran mahasiswa.
“Hasil pleno akan menjadi landasan resmi bagi BEM FISIP dalam menjalankan program kerja 2025, sehingga setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan mahasiswa dan tantangan zaman,” tegasnya.
Keputusan sidang kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan DPM FISIP Uncen Nomor: 04/SK/SP I/DPM/FISIP-UC/JP-R/VIII/2025, yang memberi mandat resmi kepada BEM FISIP untuk melaksanakan program kerja 2025.
Selain penetapan program kerja, forum juga membahas laporan pertanggungjawaban, evaluasi kegiatan, serta rekomendasi strategis untuk memperkuat peran mahasiswa di bidang akademik maupun sosial kemasyarakatan.
Sidang pleno berlangsung dengan nuansa intelektual dan demokratis. Prosesi ditutup dengan ketukan palu sebagai simbol pengesahan seluruh keputusan.
“Dengan pleno ini, kami berharap mahasiswa FISIP Uncen semakin adaptif dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat Papua,” pungkas Aldo. (*)
Pewarta: Agus Wilil
