Jayapura, nirmeke.com — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cenderawasih menggelar Seminar Nasional di Aula Auditorium Uncen, Abepura, Kota Jayapura, pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini dihadiri ratusan mahasiswa serta organisasi kepemudaan Cipayung se-Kota Jayapura.
Salah satu narasumber utama adalah Arianto Kogoya, Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Papua Pegunungan. Kehadirannya mendapat antusias tinggi dari peserta seminar.
Dalam pemaparannya, Arianto Kogoya menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan faktor penentu kemajuan Papua, terutama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah pegunungan.
“Pendidikan adalah sektor paling utama. Jika pendidikan kita kuat, maka angka usia produktif dan IPM juga akan meningkat,” ujar Arianto.
Ia menyoroti minimnya akses dan kualitas pendidikan di wilayah-wilayah pedalaman, yang berdampak langsung pada rendahnya produktivitas masyarakat.
“Kita perlu mendorong perbaikan sektor pendidikan secara serius. Momentum seperti seminar ini harus melibatkan para kepala wilayah dari berbagai daerah untuk digagas bersama,” jelasnya.
Arianto juga menekankan pentingnya pendidikan inklusif yang dapat menjangkau seluruh anak Papua tanpa terkecuali. Ia mendorong penguatan model pendidikan berbasis asrama, sekolah adat, serta sinergi lintas sektor dalam era transformasi pendidikan.
“Pendidikan berbasis asrama dan sekolah adat perlu diperkuat. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama agar anak-anak Papua dididik secara baik dan sistematis,” katanya.
Di akhir pemaparannya, Arianto menyampaikan apresiasi kepada panitia dan BEM Universitas Cenderawasih yang telah menyelenggarakan seminar nasional ini.
“Selamat untuk panitia dan BEM Uncen. Kegiatan seperti ini harus terus dibuka dan dikembangkan agar ruang diskusi semakin luas ke depan,” tutupnya.(*)
Pewarta: Agus Wilil
