Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia
PolhukamTanah Papua

KNPB Wilayah Nabire Soroti Rentetan Pelanggaran HAM di Papua pada Peringatan Hari HAM Sedunia

admin
Last updated: December 12, 2025 08:03
By
admin
Byadmin
Follow:
23 Views
10 months ago
Share
SHARE

Jayapura, nirmeke.com — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire bersama Front Rakyat Papua (FRP) memperingati Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia pada 10 Desember 2025 dengan menyerukan investigasi internasional atas berbagai kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi di Tanah Papua sejak 1960 hingga 2025.

Iklan Nirmeke

Ketua I KNPB Wilayah Nabire, Shon Adii, dalam siaran pers yang dirilis Kamis (11/12/2025), menegaskan bahwa sejumlah kasus masih gelap dan belum mendapatkan penyelesaian hukum yang adil. Ia menyebut pembunuhan Pendeta Yeremias Zanambani, pembantaian 12 warga sipil di Kampung Soanggama, serta kasus penangkapan dan pembunuhan Alex Sondegau, warga difabel mental di Nabire, sebagai contoh pelanggaran serius yang melibatkan aparat keamanan Indonesia.

Selain itu, KNPB juga menyoroti penangkapan terhadap warga sipil di Deiyai dan Dogiyai, serta berbagai operasi militer yang dituding telah menimbulkan trauma berkepanjangan.

Baca Juga:  Festival Budaya 12 Suku Yahukimo, HIPMI Dorong Pemerintah Perhatikan UMKM Lokal

Shon Adii menyampaikan bahwa konflik bersenjata di Papua telah menyebabkan 103.218 warga terpaksa mengungsi dari kampung halaman. Banyak rumah dan fasilitas umum disebut dialihfungsikan menjadi pos militer.

“Situasi ini diperparah dengan banyaknya warga yang tewas serta banyaknya anak-anak, balita, dan orang dewasa yang mengungsi hingga ke Papua Nugini maupun wilayah lain di Papua,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa PBB memiliki tanggung jawab moral untuk turun tangan atas situasi kemanusiaan ini.

KNPB menuntut Pemerintah Indonesia segera menarik aparat keamanan dari kampung-kampung di Intan Jaya, karena kehadiran aparat dinilai menghambat aktivitas hidup masyarakat, seperti berburu, berkebun, dan beribadah.

Baca Juga:  Asosiasi Pilot Papua Pegunungan Desak Perda dan Dukungan Nyata: “Stop Jadikan Anak Papua Penonton di Tanah Sendiri”

“Kehadiran aparat tidak hanya memicu trauma, tapi juga membatasi ruang hidup orang Papua,” tegas Shon.

Sebagai jalan keluar yang dianggap fundamental, KNPB kembali menegaskan pentingnya hak penentuan nasib sendiri melalui mekanisme referendum yang diawasi PBB secara independen tanpa tekanan militer.

“Ini saatnya masyarakat internasional bertindak memastikan hak-hak asasi manusia dihormati di Tanah Papua,” katanya.

KNPB juga menyerukan agar Pemerintah Indonesia menghentikan kekerasan, mengusut seluruh kasus pelanggaran HAM, dan memastikan para pelaku diadili sesuai hukum internasional.

“Hari HAM Sedunia mengingatkan kita bahwa hak asasi manusia harus dihormati di mana saja, termasuk di Tanah Papua,” tutup Shon Adii. (*)

Pewarta: Yance Wenda

Related

You Might Also Like

Pemkab Yahukimo Gelar Musrenbang RPJMD 2025–2029, Fokus pada Pembangunan Demi Kesejahteraan Masyarakat

TPNPB: Warga Imigran Indonesia dan Orang Papua Diminta Jaga Jarak dengan Aparat Militer di Wilayah Konflik

7 Tahun Tak Nikmati Dana Desa, Warga Wakunyama Desak Bupati Yahukimo Ganti Kepala Kampung

Otonomi Khusus Papua, Mengapa Memiskinkan Papua?

KNPI Yahukimo Pertanyakan Tujuan Kunjungan Wakil Gubernur Papua Pegunungan dan Enam Kementerian

TAGGED:Front Rakyat Papua (FRP)KNPB Wilayah Nabire

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Pemuda Baptis West Papua Gelar Hening Cipta dan Seminar HAM pada Peringatan HUT ke-20
Next Article Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

GAMKI Lanny Jaya Gelar Rakercab dan Mahaperta, Pemuda Diajak Berperan dalam Pembangunan
Papua Pegunungan
1 day ago
Panitia PAB Serahkan 24 Anggota Baru kepada Pengurus IPMPKDPT
Pendidikan
1 day ago
Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
2 days ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
4 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Mahasiswa Papua di Sumatera Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Wamena

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Pernyataan Komandan Operasi TPNPB Yahukimo Tolak Rencana Tambang di Distrik Obio dan Suru-Suru

10 months ago
Papua PegununganTanah Papua

Umat Katolik Stasi Yesus Ninelo Jago Wogi Tegas Tolak Program Cetak Sawah di Silo Sukarnodoga

2 months ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

Dukung Perjuangan Masyarakat Adat Awyu, Ampera PS Sampaikan 10 Pernyataan Sikap

3 years ago
Siaran PersTanah Papua

LBH Papua Merauke: Penangkapan 11 Anggota Suara Kaum Awam Katolik Diduga Melanggar Hak Atas Kebebasan Berekspresi

9 months ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Uskup Timika Tolak PSN Sawit: “Masyarakat Butuh Hutan, Bukan Kebun Kelapa Sawit”

9 months ago
Tanah Papua

Raih WTP ke-12, Yunus Wonda: Rakyat Butuh Perubahan, Bukan Sekadar Penghargaan

4 months ago
Tanah Papua

KNPB Wilayah Baliem–Wamena Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Yakobus Hiluka

11 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?