Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Masyarakat Adat Tehit Tolak Perkebunan Sawit PT Anugerah Sakti Internusa di Sorong Selatan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Masyarakat Adat Tehit Tolak Perkebunan Sawit PT Anugerah Sakti Internusa di Sorong Selatan
LingkunganSiaran Pers

Masyarakat Adat Tehit Tolak Perkebunan Sawit PT Anugerah Sakti Internusa di Sorong Selatan

admin
Last updated: October 31, 2025 02:44
By
admin
Byadmin
Follow:
7 Views
7 months ago
Share
Masyarakat Adat Tehit Tolak Perkebunan Sawit PT Anugerah Sakti Internusa di Sorong Selatan - Dok
SHARE

Teminabuan, nirmeke.com — Masyarakat adat suku besar Tehit, bersama sub-suku Mlaqya, Gemna, Afsya, Nakna, dan Yaben yang mendiami Distrik Konda dan Distrik Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan, menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan perkebunan kelapa sawit oleh PT Anugerah Sakti Internusa.

Iklan Nirmeke

Dalam pernyataan sikap yang disampaikan kepada publik, masyarakat adat menegaskan bahwa mereka tidak pernah memberikan persetujuan kepada pemerintah maupun perusahaan untuk menguasai atau mengelola tanah dan hutan adat mereka.

“Kami tidak pernah menyerahkan sejengkal pun tanah adat kepada perusahaan atau pemodal. Tanah adat adalah sumber kehidupan kami, diwariskan turun-temurun,” tegas Holland Abago, perwakilan masyarakat adat Tehit.

Baca Juga:  KTT MSG Ditunda, Dukungan Rakyat West Papua Untuk Keanggotaan Penuh ULMWP Tetap Berlanjut!

Masyarakat menilai, perizinan dan rencana operasi perusahaan dilakukan tanpa keterlibatan masyarakat adat dan berpotensi menghilangkan sumber penghidupan tradisional mereka. Selain itu, proyek ini dianggap bertentangan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang dalam Sidang Umum PBB ke-80 (23 September 2025) menegaskan komitmen Indonesia terhadap Perjanjian Paris dan upaya pengurangan kerusakan hutan.

“Rencana investasi sawit di wilayah adat kami bertentangan dengan konstitusi dan prinsip pembangunan berkelanjutan. Pemerintah wajib menghormati hak-hak masyarakat adat,” lanjut Abago.

Dalam pernyataannya, masyarakat adat Tehit menyampaikan empat tuntutan utama:

  1. Meminta Bupati Sorong Selatan menolak dan tidak mengeluarkan izin usaha perkebunan di atas tanah adat.
  2. Meminta Kantor Pertanahan Sorong Selatan tidak memproses penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) untuk PT Anugerah Sakti Internusa.
  3. Menegaskan bahwa tanah dan hutan adat hanya diwariskan untuk kesejahteraan generasi penerus.
  4. Menyatakan siap melakukan aksi besar-besaran jika tuntutan tersebut diabaikan.
Baca Juga:  KemenHAM Didorong Bertindak: Rekomendasi KOMNAS HAM dan Jeritan Masyarakat Adat Papua atas PSN

“Pengetahuan dan komitmen kami menjaga hutan adat telah menjadi kontribusi nyata bagi keselamatan bumi. Karena itu, kami akan terus mempertahankan tanah adat kami demi keberlanjutan hidup generasi mendatang,” tutup Abago.(*)

Related

You Might Also Like

Penangkapan yang Berujung Kematian: Catatan Gelap Kekerasan Aparat di Yahukimo

Longsor Terjang Distrik Pronggoli Yahukimo, 91 Bangunan Terdampak

Sidang Pembuktian Perdana Pimpinan Marga Woro Mengugat Pemerintah Provinsi Papua di PTUN Jayapura

Walhi Papua Khawatir Rencana Eksplorasi Blok Warim di Puncak Papua Akan Rusak ‘Salju Abadi’

Sikap Gerakan Pemuda WIO Terkait Pro Kontra Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur

TAGGED:Masyarakat Adat TehitTolak Perkebunan Sawit PT Anugerah Sakti Internusa di Sorong Selatan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Senator Sopater Sam Pertanyakan Urgensi Pembentukan Komite Eksekutif Otsus Papua
Next Article Kuasa Hukum Nilai Vonis Kasus Penembakan di Yahukimo Belum Maksimal
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
5 days ago
Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
2 weeks ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
3 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 weeks ago
Baca juga
LingkunganPolhukam

PSN vs Konstitusi: Mahasiswa dan Adat Bersatu di Sidang MK

9 months ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

Solidaritas Merauke Desak Komnas HAM Rekomendasikan Penghentian PSN Merauke ke Presiden

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Empat Kali Demo, Masyarakat Adat Yapsi dan Kaureh Tuntut CEO PT Sinarmas Hadir Langsung

7 months ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

Dukung Perjuangan Masyarakat Adat Awyu, Ampera PS Sampaikan 10 Pernyataan Sikap

3 years ago
Siaran PersTanah Papua

Pemda Sorong Terbitkan SK Pengakuan Perlindungan dan Penghormatan Hak Masyarakat Hukum Adat dan Wilayah Adat

2 years ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Uskup Timika Tolak PSN Sawit: “Masyarakat Butuh Hutan, Bukan Kebun Kelapa Sawit”

4 months ago
Lingkungan

Kondisi Lingkungan Bantaran Kali Ue di Wouma Sangat Memprihatinkan

4 years ago
LingkunganTanah Papua

Mahasiswa Dan Tokoh Empat Distrik Yahukimo Tolak Tambang Pt Tawang Mineral Indonesia

5 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?