Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pra Festival Budaya Lembah Baliem Siap Digelar, 12 Objek Wisata Sajikan Budaya Asli Hubula
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Jendela Papua > Pariwisata > Pra Festival Budaya Lembah Baliem Siap Digelar, 12 Objek Wisata Sajikan Budaya Asli Hubula
PariwisataSeni & BudayaTanah Papua

Pra Festival Budaya Lembah Baliem Siap Digelar, 12 Objek Wisata Sajikan Budaya Asli Hubula

admin
Last updated: July 24, 2026 12:21
By
admin
Byadmin
Follow:
222 Views
3 months ago
Share
12 objek wisata yang tergabung dalam Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena akan menggelar Pra Festival pada 6 Agustus 2026 di kawasan Wisata Pasir Putih - (Foto: AP/Nirmeke)
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Panitia Pra Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), yang diprakarsai Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan pada 6 Agustus 2026 di kawasan Wisata Pasir Putih, Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya.

Iklan Nirmeke

Ketua Panitia, Desi Mabel, mengatakan rapat koordinasi terakhir difokuskan pada kesiapan teknis pelaksanaan, mulai dari pencetakan tiket, pembagian personel dari masing-masing objek wisata, hingga pengaturan jumlah anggota yang akan terlibat selama kegiatan berlangsung.

“Kami sudah membahas kesiapan panitia, termasuk pencetakan tiket dan jumlah perwakilan dari masing-masing objek wisata. Karena kegiatan ini dilakukan secara swadaya, kami membatasi jumlah anggota yang terlibat agar pelaksanaannya tetap berjalan efektif,” ujarnya.

Selain itu, panitia juga mulai menyusun konsep detail pelaksanaan, termasuk target peserta, keterlibatan pelaku UMKM, hingga skema pelayanan kepada pengunjung.

Desyana menyebut seluruh lokasi pelaksanaan telah siap digunakan, sementara koordinasi antaranggota akan terus dilakukan melalui rapat lanjutan guna memastikan seluruh kebutuhan teknis dapat dipenuhi sebelum hari pelaksanaan.

Sementara itu, anggota Himpunan 12 Wisata, Sony, menjelaskan bahwa festival tahun ini mengusung konsep berbeda dari kegiatan budaya pada umumnya.

Baca Juga:  PLT Kadinsos Jayawijaya Tegaskan Transparansi Penyaluran Dana PKH dan Bansos

Menurutnya, panitia ingin menghadirkan gambaran utuh tentang kehidupan masyarakat Hubula, bukan hanya mempertontonkan perang adat seperti yang selama ini dikenal masyarakat luas.

“Kami ingin masyarakat melihat proses kehidupan orang tua dulu, mulai dari perkawinan, bakar batu, permainan anak-anak, hingga proses pembentukan karakter sebelum seseorang memasuki masa dewasa. Semua itu akan ditampilkan secara berurutan,” katanya.

Atraksi utama bertajuk Wim Luka Tok akan menjadi ikon festival. Permainan tradisional tersebut menggambarkan kehidupan anak-anak Hubula yang kemudian berkembang menjadi simbol keberanian dan kedewasaan dalam kehidupan masyarakat adat.

Sony mengatakan konsep tersebut dipilih karena selama ini belum banyak ditampilkan dalam festival budaya berskala besar.

Menurutnya, Pra Festival menjadi ruang untuk memperlihatkan sisi lain kebudayaan Hubula yang kaya akan nilai pendidikan, kebersamaan, dan filosofi hidup masyarakat pegunungan.

Selain pertunjukan budaya, festival juga menjadi media kampanye sadar wisata kepada masyarakat Jayawijaya.

Ia berharap semakin banyak warga yang mengembangkan potensi wisata berbasis budaya, pertanian, kopi, perikanan, maupun potensi lokal lainnya sebagai sumber ekonomi masyarakat.

“Yang paling penting adalah membangun kesadaran wisata. Wisata bukan hanya objek alam, tetapi juga budaya, kopi, agrowisata, hingga aktivitas masyarakat yang bisa menjadi daya tarik ekonomi,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemuda Baptis Tiga Wilayah Gelar Seminar Sehari di Wilayah Karu, Soroti Lima Isu Strategis

Panitia juga memastikan seluruh peserta, pelaku UMKM, hingga panitia akan menggunakan atribut budaya asli sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur.

Melalui festival tersebut, panitia berharap masyarakat dapat melihat secara langsung keaslian pakaian adat, tarian, nyanyian tradisional, permainan rakyat, hingga nilai-nilai budaya yang masih dipertahankan masyarakat Hugulama.

Panitia menilai Pra Festival bukan sekadar kegiatan hiburan, melainkan investasi budaya bagi generasi muda agar tidak kehilangan pengetahuan mengenai identitas mereka sendiri.

“Kami ingin anak-anak kami kelak tidak hanya mengenal budaya dari foto atau video. Mereka harus melihat, merasakan, dan mempraktikkannya secara langsung. Itulah komitmen kami melalui 12 objek wisata,” kata Desyana.

Ia berharap Pra Festival mendapat dukungan penuh dari pemerintah, tokoh adat, gereja, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat Jayawijaya agar dapat berlangsung dengan aman serta berkembang menjadi agenda wisata budaya tahunan di Papua Pegunungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat datang ke Wisata Pasir Putih pada 6 Agustus. Mari bersama-sama menjaga warisan budaya leluhur Lembah Baliem dan menjadikan budaya sebagai kekuatan untuk membangun pariwisata serta ekonomi masyarakat,” pungkasnya.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Atenius Murip Tuduh Kasat Intel & Reskrim Dalangi Kerusuhan, Desak Kapolda Copot Jabatan

Umat Katolik di Kampung Yogonima Pasang Baliho Himbauan Pesan Moral Uskup Jayapura

BREAKING NEWS: Sempat Dihadang, Massa Masyarakat Adat Terobos Gerbang Kantor Bupati Merauke

Mama-Mama Pasar Tiom Tuntut Penertiban Pedagang Non-OAP, Soroti Penjualan Hasil Pertanian Lokal

MRP DIPERSIMPANGAN JALAN (Kasus pada Pilkada 2024)

TAGGED:Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB)Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya WamenaPra Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB)Wim Luka TokWisata Pasir Putih Wamena

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article DPR Papua Tengah Didesak Bentuk Tim Investigasi Intan Jaya
Next Article IKBD-KLPUW2 Gelar Penerimaan Anggota Baru, Dorong Generasi Muda Berpikir Kritis di Era Digital
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

GAMKI Lanny Jaya Gelar Rakercab dan Mahaperta, Pemuda Diajak Berperan dalam Pembangunan
Papua Pegunungan
20 hours ago
Panitia PAB Serahkan 24 Anggota Baru kepada Pengurus IPMPKDPT
Pendidikan
20 hours ago
Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
2 days ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
4 days ago
Baca juga
Tanah Papua

DPRK Yahukimo Membuka Sidang Paripurna Masa Sidang I Tahun 2025

1 year ago
Papua PegununganTanah Papua

Tolak Perubahan Nama Huwulama, DPRK Jayawijaya Diminta Hentikan Raperda Bermasalah

8 months ago
Headline

Penyerahan Sepihak Tanah Seluas 108 Ha Demi Jabatan dan Kursi Legislatif

4 years ago
Tanah Papua

Diduga Ada Keterlibatan Pengurus Gereja, OMK Palang Kapela Yesus Elalin Wouma

3 years ago
Papua Pegunungan

Kebun Warga di Desa Gubura Tolikara Longsor, Tanaman Pangan Rusak

8 months ago
Tanah Papua

Refleksi Budaya Katolik di Lembah Baliem: Masyarakat dan Gereja Dorong Perlindungan Nilai Adat

1 year ago
Siaran PersTanah Papua

Boneka Jakarta Sedang Menghancurkan Eksistensi Masyarakat Adat Hubula

3 years ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?