Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: 8 Warga Sipil Jadi Korban Operasi Militer Dalam Misi Selamatkan Pilot Susi Air
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Headline > 8 Warga Sipil Jadi Korban Operasi Militer Dalam Misi Selamatkan Pilot Susi Air
HeadlineTanah Papua

8 Warga Sipil Jadi Korban Operasi Militer Dalam Misi Selamatkan Pilot Susi Air

Redaksi
Last updated: April 20, 2023 00:00
By
Redaksi
ByRedaksi
Follow:
1.5k Views
4 years ago
Share
Jenazah korban penyiksaan saat diawali upacara pemakaman secara budaya Papua Pegunungan. Dok
SHARE

Jayapura, nirmeke.com – Sedikitnya delapan orang warga sipil asal kabupaten Nduga dan Lanny Jaya, Papua Pegunungan, dilaporkan menjadi korban operasi militer dalam misi penyelamatan pilot Susi Air Phillips Mark Mehrtens.

Iklan Nirmeke

Pilot berkebangsaan Selandia Baru itu ditawan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) dibawah pimpinan Panglima Komando Daerah Pertahanan (Pangkodap) III Ndugama Derakma Brigjend Egianus Kogeya sejak 7 Februari 2023.

Data yang dirilis keluarga korban bersama tim, sedikitnya delapan warga sipil itu menjadi korban penyiksaan hingga ada yang meninggal dunia.

1). Wity Unue (17), distrik Yal (disiksa hingga meninggal dunia dalam tahanan);

2). Preson Gwijangge (15), distrik Meborok (masih ditahan, belum diketahui keberadaannya);

3). Apendak Karunggu (15), distrik Meborok (disiksa hingga tak berdaya, kemudian ditemukan identitas kartu pelajar hingga dilepaskan dan masih menderita);

4). Cerita Telenggen (25), distrik Mume (masih tahanan belum diketahui keberadaannya);

5). Kejar Murib (15), distrik Wolongome (masih tahanan belum diketahui keberadaannya);

Baca Juga:  Mei Mendatang, Para Uskup Regio Papua Akan Umumkan Hari Misi Katolik di Tanah Papua

6). Oumeka Tabuni (28), distrik Wutpaga (masih tahanan belum diketahui keberadaannya);

7). Anak dari bapak Wahyu, distrik Kuyawage (masih tahanan belum diketahui keberadaannya);

8). Parina Karunggu (14), distrik Meborok (peluru masih bersarang dalam tubuh sejak 4 April 2023 hingga sekarang).

Enggipilik Kogeya, ketua Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Nduga se-Indonesia (IPMNI), dalam jumpa persnya di Wamena, Selasa (18/4/2023), mengatakan, laporan itu diterima langsung dari keluarga korban ketika bersua dengan seluruh elemen masyarakat yang tergabung dalam Tim Pencari Kebenaran atas kejadian tersebut.

“Tanggal 4 April 2023, operasi dari rumah ke rumah sampai tanggal 7 April ada enam orang ditangkap dan dibawa ke Timika termasuk Parina Karunggu ditembak. Tanggal 10 April, ‘salah satu yang dibawa ke Mimika atas nama Wity Unue disiksa hingga meninggal dunia di tangan aparat keamanan. Jenazahnya dikirim ke lapangan terbang Lanny Jaya. Tanggal 11 April, mayat diterima Wakapolres Lanny Jaya dan antarkan jenazahnya ke ujung jalan Kuyawage dan selanjutnya dilakukan pemakaman yang dipimpin ketua wilayah Longika daerah Tiom Baptis West Papua bersama hamba-hamba Tuhan,” jelas Kogeya.

Baca Juga:  Mengenang 12 Tahun Kepergian Agus Alua (1960-2011)

Kejadian berawal 31 Maret 2023, keluarga almarhum Rinanus Karunggu datang dari distrik Meborok menuju kota Wamena. Sementara itu, anak-anak dari keluarga ini menjemput orang tua mereka dari Wamena menuju Lanny Jaya ke Kuyawage. Dalam perjalanan, mereka bertemu pasukan TNI dan Polri yang sedang beroperasi mencari pilot Susi Air. Kemudian tembak brutal terhadap anak-anak itu mengakibatkan Parina Karunggu tertembak di bagian tulang belakang dan peluru masih ada dalam tubuh korban.

“Dengan demikian, sasaran operasi militer pembebasan pilot asal Selandia Baru itu sudah berdampak buruk terhadap masyarakat sipil hingga menelan korban tanpa alat bukti. Makanya pemerintah, tokoh gereja, tokoh intelektual, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan mahasiswa menyatakan sikap dengan tegas bahwa tindakan militer dalam operasi ini sudah korbankan banyak rakyat sipil walaupun tidak ada kesalahan juga,” ungkapnya. (*)

Related

You Might Also Like

Usai Ibadah Pentakosta, Pj Bupati Lanny Jaya Berharap Tidak Ada Dualisme Dalam Gereja Baptis

MRP Papua Pegunungan Didesak Ketua Keluarkan Sikap Resmi Soal Pengeboman di Lanny Jaya

Wabup Yahukimo Serukan Damai di Perayaan Natal RK-ANPROPAKOS 2025

PKK Yahukimo Gelar Pelatihan Awana, Perkuat Kapasitas Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu

Bupati Tolikara Buka Musda I KADIN, Efraim Wandik Nahkodai Organisasi Pengusaha

TAGGED:Operasi Militer di PapuaPangkodap III Ndugama Derakma Brigjend Egianus Kogeyapilot Susi Air Phillips Mark MehrtensTPNPB-OPM

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ini Tanggapan BEMNUS Soal Polemik Lokasi Kantor Gubernur Papua Pegunungan
Next Article Menelusuri Sejarah Perkembangan Misi Katolik di Hugulama
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Bupati Lanny Jaya: PGBP dan PGBWP Bersatu, Tanda-Tanda Alam Sudah Ada
Papua Pegunungan
1 week ago
Asisten III Pemkab Jayawijaya Buka Seminar, Launching Website dan MPAB HMPJ di Jayapura
Pendidikan
1 week ago
Ketua PGBP Serukan Umat Baptis Papua Hentikan Perang Suku dan Tinggalkan Panah-Parang
Papua Pegunungan
1 week ago
TPNPB Kodap XVI Yahukimo Klaim Nisel Payage dan Meno Heluka Bukan Anggotanya
Polhukam Siaran Pers
1 week ago
Baca juga
Seni & BudayaTanah Papua

Libarek Menjadi Pelopor Penetapan Hukum Adat di Jayawijaya

12 months ago
Tanah Papua

Miras Masih Marak di Wamena, FPMN Papua Pegunungan Desak Proses Hukum Tegas

1 year ago
Tanah Papua

KNPB Sektor Bokam Sampaikan Materi Sejarah Papua kepada Mahasiswa Oksop di Jayapura

2 months ago
Siaran PersTanah Papua

LBH Papua Merauke: Presiden Prabowo Wajib Terima Hasil Sidang MPL PGI sebagai Bentuk Pemenuhan HAM

9 months ago
Tanah Papua

Louching Indeks Kerawanan Pemilu, Bawaslu Lanny Jaya Minta Semua Pihak Jaga Netralitas

2 years ago
Ekonomi & BisnisKabar DaerahPapua PegununganTanah Papua

Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Bersama Penggiat dan Petani Kopi

7 months ago
PolhukamTanah Papua

Agus Kossay Apresiasi Kapolres Jayawijaya Buka Ruang Demokrasi bagi Massa KNPB

3 months ago
HeadlineKabar DaerahTanah Papua

Senator Sopater Sam Pertanyakan Urgensi Pembentukan Komite Eksekutif Otsus Papua

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?