Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Aksi KNPB di Makassar Sempat Ricuh, Massa Kawal Tuntutan Papua Zona Darurat Kemanusiaan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Nasional > Aksi KNPB di Makassar Sempat Ricuh, Massa Kawal Tuntutan Papua Zona Darurat Kemanusiaan
NasionalTanah Papua

Aksi KNPB di Makassar Sempat Ricuh, Massa Kawal Tuntutan Papua Zona Darurat Kemanusiaan

admin
Last updated: August 18, 2026 09:50
By
admin
Byadmin
Follow:
108 Views
3 weeks ago
Share
SHARE

Makassar, nirmeke.com — Aksi Nasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Konsulat Indonesia bersama mahasiswa Papua dan kelompok solidaritas untuk West Papua di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/8/2026), sempat diwarnai kericuhan dengan kelompok organisasi masyarakat (ormas) saat massa melakukan long march menuju Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sulawesi Selatan.

Iklan Nirmeke

Aksi tersebut mengangkat tema “Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan” serta mengambil momentum 15 Agustus 1962 yang berkaitan dengan New York Agreement.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan penyelenggara, massa mahasiswa mulai berkumpul sejak Jumat malam di sejumlah asrama mahasiswa Papua di Makassar. Konsolidasi berlangsung hingga Sabtu pagi sebelum massa bergerak menuju lokasi aksi.

Sekitar pukul 08.59 WITA, koordinator lapangan bersama pimpinan sejumlah kelompok mahasiswa memberikan arahan kepada massa di halaman Asrama Mahasiswa Papua Kamasan IV.

Sekitar pukul 09.10 WITA, massa kemudian bergerak berjalan kaki menuju Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sulawesi Selatan sambil membawa spanduk, poster dan petaka serta menyampaikan orasi dan yel-yel.

Sempat Terjadi Kericuhan

Ketegangan terjadi sekitar pukul 10.30 WITA dalam perjalanan menuju lokasi aksi.

Penyelenggara menyebut kericuhan terjadi setelah massa berhadapan dengan kelompok ormas yang mereka sebut melakukan provokasi dan pelemparan batu.

Baca Juga:  OPD di Provinsi Papua Pegunungan  Didominasi Honorer Non OAP

Situasi sempat memanas sebelum dilakukan negosiasi antara pihak penyelenggara dengan aparat keamanan.

Pihak penyelenggara menyampaikan kepada aparat bahwa aksi tersebut merupakan aksi damai yang telah dikonsolidasikan sebelumnya.

Setelah proses negosiasi, aparat kepolisian kemudian mengawal massa hingga tiba di lokasi aksi.

Sekitar pukul 10.47 WITA, massa tiba di depan Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sulawesi Selatan dan melanjutkan orasi.

Penyelenggara kemudian melakukan negosiasi dengan pihak kantor terkait akses massa ke depan gedung.

Sekitar pukul 11.01 WITA, massa diperbolehkan melakukan aksi di depan kantor dengan ketentuan berada dalam satu titik dan mengikuti arahan satu komando.

Pada pukul 11.07 WITA, massa mulai menempati area depan kantor dengan membentangkan spanduk utama, petaka dan poster.

Orasi politik kemudian disampaikan secara bergantian oleh koordinator lapangan, wakil koordinator lapangan dan sejumlah peserta aksi.

Pernyataan Sikap Disampaikan

Sekitar pukul 11.50 hingga 12.05 WITA, massa membacakan pernyataan sikap yang kemudian diterima oleh pihak Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sulawesi Selatan.

Dalam pernyataan tersebut, KNPB menyoroti persoalan sejarah politik Papua, New York Agreement 15 Agustus 1962, pelaksanaan Pepera 1969, konflik bersenjata, persoalan HAM, lingkungan serta kondisi masyarakat sipil di Tanah Papua.

Baca Juga:  Kenapa Keanggotaan ULMWP di MSG Ditolak?

KNPB juga menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta peninjauan kembali terhadap sejumlah resolusi PBB terkait Papua, membuka akses bantuan kemanusiaan internasional, penyelesaian konflik secara damai serta memberikan ruang bagi masyarakat Papua untuk menentukan masa depannya sendiri.

KNPB juga meminta pemerintah Indonesia, TNI-Polri dan TPNPB mencari solusi penyelesaian konflik dengan mengutamakan keselamatan masyarakat sipil dan nilai-nilai kemanusiaan.

Dalam pernyataan tersebut, KNPB menyampaikan sejumlah data mengenai korban konflik, pengungsi, tahanan politik dan keberadaan aparat keamanan di Papua.

Setelah penyampaian pernyataan sikap, koordinator lapangan mengarahkan massa kembali ke Asrama Mahasiswa Papua Kamasan IV.

Massa berjalan kaki sambil menyanyikan lagu dan meneriakkan yel-yel.

Sekitar pukul 13.30 WITA, massa disebut telah tiba kembali di asrama dalam keadaan aman dan terkendali.

KNPB menyatakan aksi tersebut merupakan bagian dari konsolidasi politik dan solidaritas untuk menyuarakan persoalan Papua, khususnya isu kemanusiaan dan konflik yang hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat Papua.(*)

Related

You Might Also Like

Berita kunjungan Jokowi ke Papua tenggelam Dengan Kunjungan Uskup ke Wamena

Lukas Enembe Ditahan Lagi Sampai 12 April Mendatang

Digerebek! Enam Pengedar Miras Ditangkap, Diduga Dibekingi Oknum TNI

MRP Papua Pegunungan dan DPRP Perkuat Koordinasi Bahas Regulasi dan Dukungan Kelembagaan

143 Umat Terima Sakramen Krisma di Gereja Kristus Raja Ilugwa dari Uskup Yanuarius

TAGGED:Demo KNPB MakassarKNPB Konsulat Makassar

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Tapol Papua Tolak New York Agreement, Soroti PSN dan Dugaan Pelibatan OAP sebagai Informan
Next Article KNPB Kritik Keras Aparat di Jayapura: Belajar Demokrasi dari Jayawijaya dan Nabire
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mandenas Dorong Juknis MBG Disesuaikan dengan Kondisi Papua
Nasional Tanah Papua
9 hours ago
Legislator Papua Minta BGN Evaluasi Total Tata Kelola MBG
Nasional Tanah Papua
9 hours ago
Jualan Noken Tak Tersentuh, Mama Yohana Pulang Kosong di Hari Pertama FDS XV
Ekonomi & Bisnis
10 hours ago
Mama-Mama Pasar Tiom Tuntut Penertiban Pedagang Non-OAP, Soroti Penjualan Hasil Pertanian Lokal
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
1 day ago
Baca juga
PendidikanTanah Papua

Bupati Yahukimo Resmikan Gedung Perpustakaan Daerah, Simbol Komitmen Pembangunan Pendidikan

1 year ago
MRP Papua PegununganPapua Pegunungan

APS Dukung Penguatan MRP Papua Pegunungan, Soroti Dana Otsus dan Isu Strategis Daerah

7 months ago
Ekonomi & BisnisTanah Papua

Festival Budaya ke-4, Bupati Lanny Jaya Resmi Luncurkan Batik Noken Karya Anak Daerah

1 year ago
Tanah Papua

Sempat di Hadang Polisi, KNPB Gelar Aksi di Lapangan Zakeus Abepura

3 years ago
PariwisataTanah Papua

Wapres Gibran Batal Hadiri Pembukaan FDS XV, Wamenpar Ni Luh Dijadwalkan Hadir

3 days ago
Tanah Papua

Pra-Sinode Katolik di Wamena: Refleksi Budaya, Iman, dan Kerja Sama untuk Masa Depan Papua Pegunungan

1 year ago
Papua Pegunungan

KNPI Yahukimo Gelar Diskusi Panel, Dorong Peran Pemuda Jaga Stabilitas Daerah

2 months ago
KesehatanTanah Papua

DPRD dan Dinkes Jayawijaya Bahas Keterlambatan Penyaluran Beasiswa Mahasiswa Kedokteran

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?