Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: OPD di Provinsi Papua Pegunungan  Didominasi Honorer Non OAP
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Headline > OPD di Provinsi Papua Pegunungan  Didominasi Honorer Non OAP
HeadlineTanah Papua

OPD di Provinsi Papua Pegunungan  Didominasi Honorer Non OAP

admin
Last updated: July 22, 2024 16:16
By
admin
Byadmin
Follow:
1.1k Views
2 years ago
Share
Pencaker dari 8 kabupaten Provinsi Papua Pegunungan saat menyampaikan tuntutan ke Pemprov Papua Pegunungan - Dok Nirmeke
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Penerimaan pegawai honorer dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2024 harus diutamakan putra daerah orang asli Papua sebagai bentuk implementasi Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Iklan Nirmeke

Bila keberpihakan ini diabaikan oleh Pemerintah dalam perekrutan dan didominasi oleh non Papua maka secara jelas dan tegas dapat dipastikan yang menjajah orang Papua adalah Pejabat orang asli Papua sendiri.

Hal tersebut disampaikan Unas Ginia Ketua KNPI Kabupaten Jayawijaya beberapa waktu lalu ketika menyampaikan aspirasi saat demo Pencaker Papua Pegunungan di halaman kantor Gubernur.

“Dari pantauan kami dalam penerimaan honorer di setiap OPD di ibukota Provinsi hampir diisi 90 persen oleh warga non Papua terus 10 persen putra daerah, padahal dalam Pemerintahan Provinsi Papua Pegunungan hampir 98 persen Kepala Dinas diduduki putra daerah Papua Pegunungan,” ujarnya.

Menurutnya, Pejabat putra daerah tidak bisa memberdayakan anak-anak Papua untuk mengisi pekerjaan honorer. Mereka paling senang mengunakan warga non Papua dengan alasan klasik orang Papua tidak mampu dan pemalas nyatanya mereka (anak Papua) tidak pernah diberi kepercayaan dan tanggungjawab untuk kerja bersama mereka.

Baca Juga:  Mahasiswa Tolikara Kecam Pernyataan Tokoh Intelektual Tolikara Tentang DOB

“Dengan melihat kondisi ini, kita bisa pastikan yang hari ini menjajah kita adalah orang Papua itu sendiri yang adalah para senior kita yang duduk di pemerintahan karena mereka tidak mau pake orang Papua,” ujarnya.

Kenyataan ini kita bisa lihat dari pekerjaan penerima tamu, supir hingga ajudan Sekpri hampir semua non Papua, dan putra daerah nganggur. Padahal DOB ini hadir untuk mereka kerja tapi yang isi non Papua.

“Semakin diabaikan putra daerah dalam penerimaan honorer dan CPNS, maka jangan heran angka kriminal semakin tinggi di ibukota Provinsi Papua Pegunungan. Ini ulah pejabat kita yang tidak punya kebijakan keberpihakan terhadap putra daerah,” tegasnya.

Sehingga Orang Papua harus sadar itu bahwa yang selama ini ikut menjajah orang Papua adalah Pejabat Orang Papua sendiri yang duduk di Pemerintahan.

Baca Juga:  Jemput Aspirasi di Masyarakat, Benny Mawel: Kita Harus Olah Tanah Untuk Hidup

“Jangan salahkan Pemerintah Pusat dengan Gubernur karena Honorer itu kepala Dinas atur sesuai kebijakannya suka-suka tidak melibatkan pejabat Pemerintahan, jadi kesimpulannya yang jajah kita adalah kita punya orang sendiri.” ujarnya.

Beto Entama, Sekretaris Forum Pribumi Papua Pegunungan meminta pejabat pemerintahan putra daerah untuk prioritaskan putra daerah dari 8 kabupaten dalam penerimaan honorer.

“Kebijakan yang diambil hari ini akan menjadi pondasi utama jalannya proses Pemerintahan 10-20 tahun kedepan. Ketika pejabat Papua salah taruh orang maka siap-siap kalian punya adik-adik jadi penonton di negeri sendiri,” ujarnya.

Ia berharap Pejabat orang Papua untuk membuka diri dan membuka lapangan pekerjaan untuk mereka yang sudah selesai dari 8 kabupaten sebagai bentuk keberpihakan agar putra daerah ini sendiri dapat membangun daerahnya masing-masing. (*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Pos TNI di Mugi Diserang TPNPB, 6 Meninggal Dunia dan Puluhan Orang Hilang

Sepuluh Strategi RI Taklukan Bangsa Papua Barat

Sidang Pleno II Musda I HIPMI Papua Pegunungan Tetapkan Antonius Wetipo sebagai Ketua Umum

Keluarga Frengki Kogoya Desak Proses Hukum Oknum TNI Kodim 1702/Jayawijaya Usai Dugaan Penyiksaan Berujung Kematian

Ketua TP PKK Kabupaten Yahukimo Resmi Menutup Kegiatan Lomba HKG ke-53

TAGGED:CPNS Formasi 2024 di PapuaHonorer Non PapuaKNPI JayawijayaOtsus Papua Untuk Orang Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Peran Utama Militer Kolonial Di Wilayah Jajahan
Next Article FPMN Papua Pegunungan Bekali Siswa Dengan Materi Bahaya Miras dan Narkoba
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

PKK Yahukimo Gelar Pelatihan Awana, Perkuat Kapasitas Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu
Papua Pegunungan Perempuan & Anak
4 days ago
KNPI Yahukimo Gelar Diskusi Panel, Dorong Peran Pemuda Jaga Stabilitas Daerah
Papua Pegunungan
4 days ago
Wakil Bupati Esau Miram Paparkan Kinerja APBD Yahukimo 2025
Papua Pegunungan
6 days ago
Dukung Generasi Penerus, Anggota DPRP Onias Wenda Bantu Mahasiswa Lanny Jaya di Jayapura
Papua Pegunungan Pendidikan
6 days ago
Baca juga
PolhukamTanah Papua

Gelar Mimbar Bebas, Rakyat Papua melawan Rasisme Desak Victor Yeimo Bebaskan Tanpa Syarat

3 years ago
Tanah Papua

Ratusan Warga Maybrat Demo Tolak Penempatan Pasukan TNI di Perkampungan

3 years ago
EditorialTanah Papua

Senator Paul Finsen Mayor: Sosok Menonjol dalam Perjuangan Hak-Hak Masyarakat Papua

1 year ago
Tanah Papua

Berita kunjungan Jokowi ke Papua tenggelam Dengan Kunjungan Uskup ke Wamena

3 years ago
LingkunganSiaran PersTanah Papua

Solidaritas Merauke Desak Komnas HAM Rekomendasikan Penghentian PSN Merauke ke Presiden

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Konflik Berdarah Meletus di Kapiraya, Pemerintah Papua Tengah Diminta Bertindak Cepat

7 months ago
Tanah Papua

Bupati Yahukimo Serahkan 19 Rumah untuk Warga Terdampak Konflik 3 Oktober 2021

1 year ago
Tanah Papua

Breaking News: Akibat Cuitan Penghinaan ke Uskup Jayapura, Ismail Asso di Laporkan ke Polda Papua

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?