Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tapol Papua Tolak New York Agreement, Soroti PSN dan Dugaan Pelibatan OAP sebagai Informan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Nasional > Tapol Papua Tolak New York Agreement, Soroti PSN dan Dugaan Pelibatan OAP sebagai Informan
NasionalTanah Papua

Tapol Papua Tolak New York Agreement, Soroti PSN dan Dugaan Pelibatan OAP sebagai Informan

admin
Last updated: August 18, 2026 09:56
By
admin
Byadmin
Follow:
91 Views
4 weeks ago
Share
Mantan tahanan politik (Tapol) Papua, Linus Hiluka, menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi penyampaian aspirasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di halaman Kantor DPRP Papua Pegunungan, Wamena, Sabtu (15/8/2026) - (Foto: Istimewa)
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Mantan tahanan politik (Tapol) Papua, Linus Hiluka, menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi penyampaian aspirasi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di halaman Kantor DPRP Papua Pegunungan, Wamena, Sabtu (15/8/2026).

Iklan Nirmeke

Dalam orasinya, Linus menyoroti tiga persoalan utama, yakni penolakan terhadap Perjanjian New York 1962, perlindungan tanah adat dari proyek pembangunan, serta dugaan pelibatan orang asli Papua (OAP) dalam aktivitas pemantauan warga sipil.

Linus menyatakan menolak hasil kesepakatan New York Agreement yang menjadi salah satu tonggak sejarah politik Papua.

“Tolak hasil kesepakatan New York Agreement,” tegas Linus dalam orasinya di hadapan massa aksi.

Tolak PSN di Tanah Adat Hugulama

Selain persoalan sejarah politik Papua, Linus menyoroti kebijakan pembangunan yang berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN) di wilayah adat Hugulama, Kabupaten Jayawijaya.

Ia meminta pemerintah menghentikan kebijakan yang menurutnya berpotensi mengancam keberadaan tanah adat masyarakat.

Baca Juga:  Peringati Momen Trikora, KNPB Mnukwar Desak Referendum dan Peninjauan Status Politik Papua

“Kami mengecam dan menolak kebijakan Bupati Jayawijaya yang terus mendorong program PSN di tanah adat Hugulama. Wilayah adat Hugulama adalah tanah milik masyarakat adat. Stop rusak dan rampas tanah adat,” ujarnya.

Linus menilai pembangunan tidak boleh mengabaikan hak masyarakat adat sebagai pemilik wilayah.

Menurutnya, pemerintah perlu melibatkan masyarakat adat dalam setiap rencana pembangunan yang berkaitan dengan tanah ulayat agar tidak menimbulkan konflik baru.

Soroti Dugaan Pelibatan OAP sebagai Informan

Dalam orasinya, Linus dan sejumlah orator lainnya juga menyoroti dugaan pembinaan kelompok Barisan Merah Putih dan Banpol yang menurut mereka melibatkan orang asli Papua dalam aktivitas pemantauan terhadap masyarakat sipil.

Seorang pendeta yang turut menyampaikan orasi meminta aparat keamanan tidak melibatkan masyarakat Papua dalam aktivitas yang dapat memicu konflik horizontal.

Baca Juga:  Langgar PP 106/2021, Seleksi DPRK Yalimo Dinyatakan Cacat Hukum

“Militer Indonesia jangan gunakan orang Papua untuk mengadu domba orang asli Papua menjadi mata-mata, informan maupun Banpol. Hentikan itu,” tegasnya.

Mereka menilai dugaan pelibatan tersebut dapat menimbulkan ketegangan dan saling curiga di tengah masyarakat, terutama terhadap warga yang dituduh memiliki hubungan atau afiliasi dengan TPNPB.

Minta Pendekatan terhadap Masyarakat Adat Dihentikan

Linus juga meminta pemerintah dan aparat keamanan menghentikan pendekatan yang menurutnya dapat memperbesar konflik di tengah masyarakat Papua.

Ia menilai masyarakat adat harus menjadi subjek dalam pembangunan, bukan hanya menjadi objek kebijakan.

Aksi KNPB yang berlangsung sejak sekitar pukul 11.00 WIT tersebut diikuti ribuan massa dari wilayah adat Lapago. Massa menyampaikan berbagai aspirasi politik dan kemanusiaan secara bergantian hingga aksi berakhir sekitar pukul 14.30 WIT.(Red)*

Related

You Might Also Like

Bacaleg DPC PPP Yahukimo Didominasi Kaum Milenial

Miras Masih Marak di Wamena, FPMN Papua Pegunungan Desak Proses Hukum Tegas

Anggota DPR RI Arianto Kogoya Hadiri Seminar Nasional BEM Uncen, Tekankan Pentingnya Pendidikan Inklusif di Papua

Pemuda Pemudi GIDI Sion Nabire Perkuat Komitmen Empat Pilar MPR RI

Suku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman, Desak Pemerintah Hormati Hak Ulayat

TAGGED:KNPBKNPB LapagoNew York AgreementTapol Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Cipayung Jayawijaya Soroti Operasi Militer, Tolak PSN dan Pertanyakan Program MBG di Papua
Next Article Aksi KNPB di Makassar Sempat Ricuh, Massa Kawal Tuntutan Papua Zona Darurat Kemanusiaan
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Mahasiswa Tolikara Diusir dari Kontrakan, Desak Pemda Segera Bayar Pemondokan
Papua Pegunungan Pendidikan
1 hour ago
Pemuda Toli Penuhi Aula GIDI dalam Seminar dan KKR
Papua Pegunungan
5 hours ago
MRP Papua Pegunungan Absen Definisikan OAP, Benny Mawel Desak Prabowo Evaluasi Otsus
MRP Papua Pegunungan Nasional Tanah Papua
5 hours ago
Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan Beras ke Enam Distrik Terdampak Kekeringan
Papua Pegunungan
15 hours ago
Baca juga
Tanah Papua

Pemkab Yahukimo Resmikan Gedung Gereja GIDI Jemaat Siloam Dekai

11 months ago
Tanah Papua

PMKRI Jayapura: Uskup Agung Merauke Merusak Wibawa Gereja Katolik di Tanah Papua

2 years ago
Tanah Papua

MRP-PP Gelar Penyaringan Aspirasi untuk Perlindungan Hak Orang Asli Papua di Lanny Jaya

1 year ago
Tanah Papua

Anpropakos Yahukimo Fasilitasi Rapat Pemulihan Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Gereja Pasca Insiden di Angguruk

11 months ago
OlaragaPapua Pegunungan

Menuju PON 2029, KONI Papua Pegunungan Perkuat Organisasi hingga Kabupaten

6 months ago
Tanah Papua

LBH Papua Kecam Pernyataan Wali Kota Jayapura yang Dinilai Diskriminatif dan Anti-Demokrasi

1 year ago
Tanah Papua

Ini 42 Nama Anggota MRP Provinsi Papua Pegunungan yang Dilantik

3 years ago
PendidikanTanah Papua

Breaking News : Pelajar di Wamena Demo Damai Tolak Makanan Gratis

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?