Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: CSI Soroti Ancaman Tanah Masyarakat Adat Papua Dalam Sidang Dewan HAM PBB
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > CSI Soroti Ancaman Tanah Masyarakat Adat Papua Dalam Sidang Dewan HAM PBB
HeadlinePolhukamTanah Papua

CSI Soroti Ancaman Tanah Masyarakat Adat Papua Dalam Sidang Dewan HAM PBB

admin
Last updated: April 1, 2025 02:49
By
admin
Byadmin
Follow:
10 months ago
Share
4 Min Read
SHARE

“CSI Desak PBB Lindungi Hak Tanah Masyarakat Adat Papua Barat di Tengah Rencana Ekspansi Pemerintah Indonesia”

Jayapura, nirmeke.com — Christian Solidarity International (CSI) mengajukan intervensi di Dewan Hak Asasi Manusia PBB, pada hari Jumat, 28 Maret 2025, untuk menyuarakan kekhawatiran atas ancaman yang dihadapi oleh masyarakat adat Papua Barat.

Iklan Nirmeke

CSI mendesak agar hak atas tanah masyarakat tersebut dilindungi dari rencana pemerintah Indonesia yang akan memperluas pendudukan militer, pemukiman non-pribumi, dan eksploitasi sumber daya alam di wilayah mereka.

Ancaman Terhadap Tanah Adat Papua Barat

Dalam pernyataan lisan yang disampaikan pada Sidang ke-58 Dewan Hak Asasi Manusia, Abigail McDougal dari CSI menyoroti kebijakan terbaru pemerintah Indonesia yang dapat memperburuk kondisi masyarakat adat Papua Barat. Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, telah mengumumkan rencana dimulainya kembali program transmigrasi yang akan memindahkan penduduk non-pribumi ke provinsi Papua Barat. Selain itu, pembangunan perkebunan padi dan tebu seluas dua juta hektar serta peningkatan kapasitas produksi gas alam cair di fasilitas Tangguh turut direncanakan.

“Proyek-proyek ini berpotensi merusak hutan hujan tropis terbesar ketiga di dunia dan mengancam habitat masyarakat adat Papua Barat,” ujar McDougal.

Menurut Amnesty International, dampak lingkungan yang ditimbulkan dapat menimbulkan “ancaman eksistensial” bagi masyarakat tersebut.

Baca Juga:  257 CPNS Kabupaten Lanny Jaya Mengikuti Ujian Tes

Peningkatan Kehadiran Militer di Papua Barat

Proyek-proyek yang direncanakan juga akan melibatkan peningkatan kehadiran militer di Papua Barat, yang selama ini telah menjadi wilayah yang mengalami pendudukan militer. Hal ini semakin memprihatinkan setelah perubahan undang-undang militer Indonesia yang menghapuskan pengawasan terhadap kekuasaan militer, yang disahkan oleh parlemen Indonesia beberapa waktu lalu.

Kondisi Sejarah dan Demografis Papua Barat

Papua Barat, yang terletak di ujung timur Indonesia, memiliki penduduk asli yang sebagian besar beragama Kristen, meskipun Indonesia dikenal sebagai negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia. Sejarah Papua Barat dimulai pada masa penjajahan Belanda, yang memisahkan pengelolaannya dari wilayah Indonesia. Papua Barat baru diserahkan kepada Indonesia pada tahun 1962, setelah Indonesia merdeka. Keputusan tersebut memicu protes besar dan gerakan kemerdekaan yang masih berlanjut hingga saat ini.

Krisis Pengungsian dan Perlindungan Tanah Adat

Dengan lebih dari 79.000 warga Papua Barat yang mengungsi akibat operasi militer, perlindungan terhadap hak kepemilikan tanah menjadi semakin mendesak. McDougal mengingatkan bahwa deklarasi Durban dan Program Aksi PBB 2021 tentang pemberantasan rasisme menekankan pentingnya negara-negara untuk memastikan bahwa masyarakat adat dapat mempertahankan hak atas tanah dan sumber daya alam mereka sesuai dengan hukum nasional.

Baca Juga:  Rasisme di Indonesia Masih Dominan Terhadap Bangsa West Papua

Seruan CSI kepada Pemerintah Indonesia

CSI mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menghentikan program transmigrasi di Papua Barat, melindungi hak-hak masyarakat adat atas tanah, dan memungkinkan pemantau hak asasi internasional untuk memantau situasi di wilayah tersebut.

Tanggapan Indonesia

Delegasi Indonesia merespons pernyataan CSI dengan menyatakan bahwa mereka menolak tuduhan terkait diskriminasi terhadap masyarakat di Papua. Pemerintah Indonesia juga berjanji akan melanjutkan dialog dengan semua pihak, termasuk masyarakat lokal, untuk memastikan suara mereka didengar.

Namun, CSI tetap menekankan bahwa jaminan yang diberikan oleh pemerintah Indonesia di Dewan Hak Asasi Manusia bertolak belakang dengan kenyataan yang diterima masyarakat Papua Barat, yang merasa terancam oleh proyek-proyek pemerintah.

Direktur Advokasi Publik CSI, Joel Veldkamp, menegaskan, “Kami terus menyerukan agar pemerintah Indonesia menghentikan kampanye destruktifnya di Papua Barat.”

Tentang Christian Solidarity International (CSI)

Christian Solidarity International adalah organisasi hak asasi manusia internasional yang fokus pada kebebasan beragama dan martabat manusia. CSI bekerja untuk mempromosikan perlindungan hak-hak masyarakat adat dan kelompok-kelompok yang terpinggirkan di seluruh dunia. (*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

Pemuda Katolik Papua Tengah Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Pengungsi di Sinak

Asosiasi MRP Dorong Penggantian PP 54/2004 dan PP 64/2008 demi Penguatan Peran Orang Asli Papua

Peringati Rasisme dan New York Agreement, KNPB Akan Mobilisasi Rakyat Papua Turun Jalan

Usai Dilantik, Timsel MRP Papua Pegunungan Akan Turun ke 8 Kabupaten

Singgung Data Mahfud MD, Anggota DPD Usul Referendum Pemekaran Papua

TAGGED:Christian Solidarity International (CSI)Krisis Pengungsian dan Perlindungan Tanah Adat di PapuaSeruan CSI kepada Pemerintah Indonesia

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Toli FC Tumbangkan Bumi Baliem FC 4-2 dan Melaju ke Final Liga 4 Papua Pegunungan
Next Article Persigubin Lolos ke Final, Coach Agung D. Atmojo: Kemenangan Ini Berkat Doa Masyarakat Pegunungan Bintang
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Iklan dari Nirmeke.com
Ad image

Berita Hangat

Unika Fajar Timur Papua Resmi Diluncurkan pada Penutupan Sinode Keuskupan Jayapura 2026
Pendidikan Tanah Papua
9 hours ago
12 Klub Resmi Lolos Screening, Liga 4 Papua Pegunungan Siap Bergulir
Olaraga
2 days ago
HMPJ Gelar Raker dan POF 2026–2027, Dorong Kualitas Mahasiswa di Era Globalisasi dan Digitalisasi
Pendidikan
2 days ago
Sekolah Adat Hugulama Diharapkan Jadi Rumah Belajar Budaya bagi Generasi Muda
Papua Pegunungan Pendidikan Seni & Budaya
2 days ago
Baca juga
Tanah Papua

Pemuda Baptis Tiga Wilayah Gelar Seminar Sehari di Wilayah Karu, Soroti Lima Isu Strategis

6 months ago
Tanah Papua

Pengurus GOW Hadiri Sidang APBD Perubahan Kabupaten Yahukimo

4 months ago
PendidikanTanah Papua

Mahasiswa Papua Gelar Nobar dan Diskusi: Soroti Militerisme sebagai Dalang Kekerasan di Tanah Papua

6 months ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

LBH Papua: 58 Tahun Freeport Beroperasi, Hak Buruh dan Masyarakat Adat Masih Terabaikan

10 months ago
Tanah Papua

Dewan Adat Tabi Dan Saireri Desak Mendagri Segera Lantik Anggota MRP Terpilih Periode 2023-2028

3 years ago
Tanah Papua

Sesuai UU Harusnya Plh Gubernur Papua Berhentikan Sementara ASN GRY Pelaku KDRT

3 years ago
Tanah Papua

Papua, Pulau dengan Cadangan Bijih Emas Terbesar di Indonesia

2 years ago
InfrastrukturTanah Papua

DPRD Jayawijaya Bakal Bertemu Pemprov Terkait Penolakan Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?