[post-views]
Wamena, nirmeke.com — Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memastikan Anthonius Wetipo akan memimpin Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Provinsi Papua Pegunungan untuk periode 2026–2031.
Kepastian ini disampaikan di Wamena setelah tahapan pendaftaran bakal calon Ketua Umum resmi ditutup. Proses tersebut berakhir secara mufakat, menyusul keputusan Onesimus Heluka yang memilih mengundurkan diri dan memberikan dukungan kepada Anthonius Wetipo demi menjaga persatuan pengusaha Orang Asli Papua (OAP).
Ketua Kompartemen Keanggotaan Bidang I BPP HIPMI, Bahri, mengatakan meski Musyawarah Daerah (Musda) belum digelar, HIPMI Papua Pegunungan telah memiliki Ketua Umum secara sah melalui kesepakatan bersama.
“Ini keputusan bersama. Di tanah Papua, mufakat dan persaudaraan jauh lebih penting dari kompetisi yang bisa memecah kita,” kata Bahri kepada wartawan di Wamena, Senin (2/2/2026).
Bahri yang juga menjabat sebagai Sekretaris Karateker BPD HIPMI Papua Pegunungan menjelaskan, tahapan berikutnya adalah Silaturahmi Daerah (Silatda) untuk menyampaikan hasil verifikasi, dilanjutkan dengan Musda BPD HIPMI Papua Pegunungan I yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2026.
Anthonius Wetipo menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menilai dukungan Onesimus Heluka sebagai cerminan budaya orang Papua yang menjunjung tinggi kebersamaan.
“Ini bukan kemenangan pribadi, tetapi amanah bersama. Kita mau bangun ekonomi Papua Pegunungan dengan hati, kerja, dan persaudaraan,” ujar Anthonius.
Ia menegaskan kepengurusan HIPMI Papua Pegunungan ke depan akan dibangun secara inklusif, melibatkan pengusaha muda dari berbagai kabupaten, serta membuka ruang besar bagi pengusaha OAP untuk tumbuh dan mandiri.
Sementara itu, Onesimus Heluka, menegaskan pengunduran dirinya dilakukan demi menjaga persatuan di antara pengusaha Papua Pegunungan.
“Kita tidak boleh saling menjatuhkan. HIPMI harus jadi rumah bersama untuk pengusaha OAP. Karena itu saya dukung saudara Anthonius,” katanya.
HIPMI Papua Pegunungan diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, memperkuat UMKM, serta mendorong pengusaha muda Papua menjadi tuan di negeri sendiri.(*)
