Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Dari Petinju ke Peternak: Langkah Kecil Nelson Bangun Usaha di Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Ekonomi & Bisnis > Dari Petinju ke Peternak: Langkah Kecil Nelson Bangun Usaha di Jayawijaya
Ekonomi & Bisnis

Dari Petinju ke Peternak: Langkah Kecil Nelson Bangun Usaha di Jayawijaya

Agus Wilil
Last updated: August 27, 2025 03:43
By
Agus Wilil
ByAgus Wilil
Follow:
1.3k Views
10 months ago
Share
Nelson Kossay, Teladan Anak Muda Jayawijaya dalam Dunia Usaha - Dok Pribadi
SHARE

Wamena, nirmeke.com — Di tengah hiruk-pikuk kota Wamena yang dikelilingi pegunungan hijau, ada satu sudut sederhana di lingkungan SMK Yasores yang menjadi tempat lahirnya harapan baru: kandang ayam dan ternak kecil milik Kelompok Usaha BERKAT.

Iklan Nirmeke

Di balik pagar bambu dan suara ayam yang bersahutan, berdiri sosok pemuda tangguh bernama Nelson Kossay, alumni Fakultas Peternakan Universitas Negeri Papua (UNIPA) Manokwari.

Nelson bukan sekadar sarjana yang pulang kampung. Ia pulang dengan misi—membangun dari bawah, dari tanah sendiri. Lulus dari bangku kuliah, ia tak mencari pekerjaan di kota besar, melainkan memilih kembali ke Jayawijaya, tanah kelahirannya, untuk memulai usaha peternakan kecil-kecilan.

“Saya percaya, perubahan itu harus dimulai dari tempat kita sendiri. Saya ingin anak muda di sini punya arah, bukan hanya ikut arus,” kata Nelson sambil menabur pakan ke kandang ayam.

Kelompok usahanya diberi nama BERKAT—sebuah nama yang sederhana namun penuh makna. Dari tempat ini, Nelson memelihara ayam, bebek, itik, dan babi (wam dalam bahasa lokal). Dalam sepekan, ia bisa mengumpulkan lebih dari 100 butir telur dari ayam petelurnya. Namun, perjalanan ini tidak selalu mulus.

Baca Juga:  Dinan Adii, Mekanik Otodidak Asal Meepago

Pernah, dari 10 ekor ayam petelur, hanya tersisa 5 ekor karena kekurangan pakan. Tapi alih-alih menyerah, Nelson menjadikan pengalaman itu sebagai pelajaran berharga. Ia belajar mengatur ulang pola makan, membuat jadwal ternak, dan memanfaatkan bahan pakan lokal untuk bertahan.

“Kami jatuh bangun. Tapi saya tahu, usaha tidak bisa instan. Butuh proses, kesabaran, dan komitmen,” ucapnya sambil tersenyum.

Yang menarik, Nelson bukan hanya dikenal sebagai peternak muda. Semasa kuliah, ia adalah petinju daerah yang sempat berlaga di kejuaraan tingkat provinsi di Papua Barat. Semangat kompetitif itulah yang kini ia bawa ke dunia usaha: pantang menyerah, fokus, dan konsisten.

Lebih dari sekadar mencari penghasilan, Nelson ingin memberi contoh bagi anak-anak muda di Jayawijaya. Ia tahu bahwa banyak pemuda terjebak dalam lingkaran pengangguran dan kehilangan arah. Maka lewat usaha kecilnya ini, ia ingin menunjukkan bahwa siapa pun bisa memulai, asal mau bekerja dan belajar.

Baca Juga:  Setahun Tanpa Kepastian, Mama-Mama Papua Desak Gubernur Papua Selatan Segera Bangun Pasar

“Anak muda Papua Pegunungan harus bangkit. Kita tidak kekurangan ide atau tenaga—yang kita butuhkan adalah keberanian untuk memulai,” tegasnya.

Kini, usaha BERKAT mulai mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk tokoh pemuda dan pemerintah daerah. Mereka melihat model yang Nelson bangun bukan hanya berorientasi pada ekonomi, tapi juga pada pembentukan karakter dan kemandirian pemuda.

Di tengah laju perubahan yang kadang terasa terlalu cepat, kisah Nelson Kossay menjadi pengingat bahwa perubahan sejati bisa dimulai dari hal-hal kecil. Dari kandang ayam yang bersahaja, dari semangat anak muda yang tak kenal lelah, dari tanah Papua yang kaya dan penuh potensi.(*)

Pewarta: (CR/AW)

Related

You Might Also Like

Ratusan Mama-Mama Pedagang Papua Audiensi dengan Gubernur Papua Barat Daya

Isu Biaya Bengkel Rp20 Juta, Pemkab Yahukimo Turun Tangan

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal, Plt BPK Lanny Jaya Bagi Alat Kerja ke Kelompok Tani

Kadis Perindagkop Papua Pegunungan Kunjungi Kebun Kopi Nirmeke di Umpakalo, Dukung Usaha Petani Lokal

Tinjau Kebun Jagung di Hubikiak, Diskopindag Papua Pegunungan Siapkan Panen Bertahap

TAGGED:Kelompok Usaha BERKATLangkah Kecil Nelson Bangun Usaha di JayawijayaNelson Kossay

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Zet Sabapok Elokpere Resmi Jabat Kepala Distrik Muliama, Fokus pada Program 100 Hari Kerja
Next Article YKKMP Desak Kapolri dan Panglima TNI Usut Dugaan Pungli Aparat di Beoga
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
23 hours ago
Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
1 week ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
3 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 weeks ago
Baca juga
Ekonomi & BisnisPariwisataTanah Papua

Pertama Kali Tiket Masuk FBLB Diberlakukan, Warga: Ini Festival Budaya atau Ajang Bisnis?

10 months ago
Ekonomi & Bisnis

Memanfaatkan Hasil Bumi, Moses Mulai Angkat Kopi Lani Mendek

3 years ago
Ekonomi & BisnisPendidikan

BEM FEB Uncen Gelar Seminar Ekobis, Dorong Wirausaha Muda Inovatif di Era Disrupsi

9 months ago
Catatan Aktivis PapuaEkonomi & Bisnis

Satukan Para Sarjana, Bangun Kampung

3 years ago
Ekonomi & Bisnis

Pimpin KAP Papua Pegunungan, Anthonius Wetipo Targetkan Pemberdayaan Ekonomi Adat

11 months ago
Ekonomi & Bisnis

Pemkab Yahukimo Tegaskan Tertib Usaha Bengkel di Dekai

8 months ago
Ekonomi & Bisnis

Agus Logo Anggota DPRD Jayawijaya Ajak Masyarakat Untuk Kembali Berkebun

1 year ago
Ekonomi & Bisnis

Pemkab Yahukimo Sidak Harga Beras di Dekai, Pedagang Diminta Tak Naikkan Harga Sepihak

9 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?