Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Setahun Tanpa Kepastian, Mama-Mama Papua Desak Gubernur Papua Selatan Segera Bangun Pasar
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Ekonomi & Bisnis > Setahun Tanpa Kepastian, Mama-Mama Papua Desak Gubernur Papua Selatan Segera Bangun Pasar
Ekonomi & BisnisSiaran PersTanah Papua

Setahun Tanpa Kepastian, Mama-Mama Papua Desak Gubernur Papua Selatan Segera Bangun Pasar

admin
Last updated: April 11, 2025 01:17
By
admin
Byadmin
Follow:
501 Views
1 year ago
Share
SHARE

Merauke, nirmeke.com — Ikatan Pedagang Pasar Mama-Mama Asli Papua (IPM2AP) mendesak Gubernur Papua Selatan, Ir. Apolo Safanpo, agar segera merealisasikan janji pembangunan pasar khusus bagi mama-mama Papua di Merauke.

Iklan Nirmeke

Desakan ini disampaikan seusai rapat bersama seluruh pedagang yang digelar pada Kamis (10/4/2025).  Mereka menyatakan kecewa karena hingga kini belum ada kejelasan mengenai penganggaran maupun lokasi pasar yang dijanjikan.

Ketua IPM2AP sekaligus anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Selatan, Frederika Debat Ndiken, menyebut janji pembangunan pasar tersebut telah disampaikan langsung oleh Gubernur Safanpo saat masih menjabat sebagai Penjabat Gubernur Papua Selatan. Pernyataan itu disampaikan dalam dialog bersama mama-mama Papua di Taman Rika Mandiri, Pasar Baru Mopah Lama, pada 14 Mei 2024 lalu.

Baca Juga:  Tokoh Intelektual Papua Kritik Pilihan Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Papua Pegunungan

“Sudah hampir satu tahun sejak dialog itu berlangsung, namun sampai hari ini belum ada tindak lanjut nyata dari pemerintah provinsi maupun kabupaten,” ujar Frederika dalam konferensi pers.

Menurutnya, keberadaan pasar yang layak, strategis, dan aman merupakan hak ekonomi mama-mama Papua yang dijamin dalam Undang-Undang Otonomi Khusus (OTSUS) Papua. Upaya mewujudkan pasar ini, kata Frederika, telah lama diperjuangkan.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Merauke sempat membangun Pasar Blorep pada 2023. Namun, pasar tersebut ditolak para pedagang karena dinilai tidak strategis dan kurang aman.

Dalam pernyataan sikapnya, IPM2AP mendesak Gubernur Papua Selatan untuk segera mengalokasikan anggaran pembangunan pasar melalui koordinasi bersama DPR Papua Selatan. Selain itu, mereka menekankan pentingnya penentuan lokasi pasar berdasarkan aspirasi pedagang dengan melibatkan pemerintah provinsi dan kabupaten agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.

Baca Juga:  Pemakaian Busana Adat Koteka di Ivent Papua Street Carnival Lecehkan Budaya Masyarakat Lapago dan Meepago

“Apabila Gubernur dan DPR Papua Selatan tidak segera memastikan anggaran untuk pembangunan pasar ini, maka itu menunjukkan bahwa mereka tidak mampu mengimplementasikan amanat UU OTSUS dalam memenuhi hak ekonomi orang asli Papua,” tegas Frederika.

 

IPM2AP berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar perjuangan panjang mama-mama Papua tidak sia-sia. Mereka ingin keadilan ekonomi benar-benar hadir dan dirasakan oleh masyarakat asli di atas tanah leluhur mereka.(*)

Related

You Might Also Like

Diduga Ada Kejangalan, Polisi Diminta Hadirkan 4 Saksi Beri Keterangan Di Hadapan Keluarga

MRP-PP Gelar Penyaringan Aspirasi untuk Perlindungan Hak Orang Asli Papua di Lanny Jaya

Pemberian Rekomendasi MRP Wakil Agama Dari Sinode Advent Papua ke Yoel Mulait Sesuai Mekanisme

DPD RI Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Desak Pemerintah Buka Peta Jalan Penyelesaian Konflik

Komnas HAM dan Komnas Perempuan RI Abaikan Pengungsi Maybrat

TAGGED:Gubernur Papua SelatanIkatan Pedagang Pasar Mama-Mama Asli Papua (IPM2AP)Ir. Apolo SafanpoLBH Papua MeraukeMama-Mama PapuaPasar Mama-mama Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Wamena: Saat Rakyat Dipaksa Membeli BBM Mahal Tanpa Solusi
Next Article Mahasiswa Puncak Se-Indonesia Desak Pengusutan Kasus Dugaan Mutilasi di Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Aksi KNPB di Makassar Sempat Ricuh, Massa Kawal Tuntutan Papua Zona Darurat Kemanusiaan
Nasional Tanah Papua
22 hours ago
Tapol Papua Tolak New York Agreement, Soroti PSN dan Dugaan Pelibatan OAP sebagai Informan
Nasional Tanah Papua
22 hours ago
Cipayung Jayawijaya Soroti Operasi Militer, Tolak PSN dan Pertanyakan Program MBG di Papua
Papua Pegunungan Tanah Papua
22 hours ago
Agus Kossay Apresiasi Kapolres Jayawijaya Buka Ruang Demokrasi bagi Massa KNPB
Polhukam Tanah Papua
23 hours ago
Baca juga
Papua PegununganPendidikanTanah Papua

Mahasiswa Yalimo Tolak Rencana Pemekaran Kabupaten Benawa, Desak DPR Papua Pegunungan Kaji Ulang

5 months ago
HeadlineTanah Papua

Pastor: Menyerang Uskup Sama Seperti Menyerang Gereja Katholik

3 years ago
InfrastrukturPapua Pegunungan

Kebijakan Publik di Papua Pegunungan Dinilai Perlu Pengawasan Masyarakat

1 month ago
HeadlineTanah Papua

Pos TNI di Mugi Diserang TPNPB, 6 Meninggal Dunia dan Puluhan Orang Hilang

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Enam Anggota KNPB Ditangkap, Sejumlah Aktivis Dipukul Polisi di Sentani

8 months ago
InfrastrukturPendidikanTanah Papua

Ini Alasan Mahasiswa Jayawijaya Tolak Kehadiran IPLT di Walelagama

11 months ago
Tanah Papua

Kejati Papua Surati Pj Gubernur PPT Minta Johanes Rettob Dinonaktifkan

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Aliansi Mahasiswa Papua Peringati 64 Tahun Deklarasi 1 Desember, Kritik Kebijakan Negara dan Soroti Akar Konflik di Papua

9 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?