Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya
Tanah Papua

Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya

admin
Last updated: April 2, 2025 20:20
By
admin
Byadmin
Follow:
627 Views
2 years ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Tokoh intelektual dan perwakilan masyarakat adat Omarekma mengeluarkan pernyataan sikap terkait dengan proses seleksi kursi pengangkatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya, khususnya terkait dengan nama-nama yang lolos dalam tahapan seleksi untuk wilayah adat Omarekma.

Iklan Nirmeke

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh Metho Holago, perwakilan tokoh intelektual pemuda, dan Sem Doga, perwakilan masyarakat adat Omarekma, saat jumpa pers pada hari Selasa, (1/4/2025) kemarin.

Dalam pernyataannya, kedua tokoh ini menyoroti beberapa nama yang dinilai tidak memenuhi syarat administratif namun berhasil masuk dalam lima besar seleksi, antara lain Makdalena Wantik, Paulus Kosay, Yunus Holago, dan Nato Doga.

Tanggapan Terhadap Nama-Nama yang Lolos dalam Lima Besar

Metho Holago dan Sem Doga menyatakan bahwa beberapa calon yang lolos tidak memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan. Salah satu nama yang disebutkan adalah Makdalena Wantik, yang tercatat berasal dari wilayah adat Huseloma, bukan Omarekma.

“Makdalena Wantik tidak memenuhi syarat administratif, termasuk tidak lolos dalam tahapan pemberkasan. Ia bahkan menggunakan KTP dengan surat keterangan dan tidak memiliki surat keterangan dari pihak Yasmani dan Rohani,” ungkap Holago.

Selain itu, mereka juga menyoroti nama Paulus Kosay yang berasal dari wilayah adat Hubulama, bukan Omarekma, serta tidak lolos dalam verifikasi administratif.

Baca Juga:  Sekolah Adat Hugula Akan Dibuka di Kampung Yogonima, Papua Pegunungan

“Paulus Kosay berasal dari Hubulama, dan hasil verifikasi administrasi menunjukkan bahwa ia tidak memenuhi persyaratan,” tambahnya.

Nama lain yang disebutkan adalah Yunus Holago, yang juga berasal dari wilayah adat Hubulama dan terdaftar di Distrik Libarek.

“Surat pernyataan nomor 16 dan 18 yang seharusnya diisi oleh Yunus Holago juga tidak ada,” ujar Holago.

Adapun Nato Doga juga dinilai tidak memenuhi persyaratan administrasi namun tetap lolos dalam lima besar.

“Nato Doga tidak mengisi surat pernyataan yang seharusnya, dan hasil verifikasi administrasi menunjukkan bahwa ia tidak memenuhi syarat,” tegasnya.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan

Menyikapi hal tersebut, Metho Holago dan Sem Doga meminta agar panitia seleksi (Pansel) meninjau kembali nama-nama yang telah lolos, terutama yang dianggap bermasalah secara administratif.

“Kami meminta panitia seleksi untuk meninjau kembali nama-nama yang ada dalam lima besar seleksi, karena mereka tidak memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan,” tegas Holago.

Mereka menambahkan bahwa jika panitia seleksi tetap meloloskan nama-nama yang tidak memenuhi syarat, pihaknya, sebagai tokoh intelektual dan masyarakat adat Omarekma, siap mengawal proses ini melalui jalur hukum.

“Jika nama-nama yang tidak memenuhi syarat tetap diloloskan, kami akan mengawal proses ini melalui jalur hukum,” ujar Holago.

Baca Juga:  Komnas HAM RI Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Wamena

Harapan untuk Proses Seleksi yang Lebih Adil

Sem Doga juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam proses seleksi anggota DPRK Jayawijaya.

“Kami berharap agar proses seleksi di masa depan dapat berjalan lebih transparan dan adil, dengan memastikan bahwa setiap calon yang lolos benar-benar memenuhi semua persyaratan administrasi yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Doga mendesak agar panitia seleksi DPRK Jalur Khusus segera meninjau kembali nama-nama yang lolos di lima besar.

“Kami minta agar panitia seleksi segera meninjau kembali nama-nama yang tidak memenuhi syarat administratif. Jika tidak ada perubahan, kami akan mengawal jalur hukum,” tegas Doga.

Peringatan untuk Pansel

Sem Doga juga memberikan peringatan tegas kepada panitia seleksi jika mereka tetap meloloskan nama-nama yang bermasalah.

“Jika panitia seleksi tetap meloloskan nama-nama yang tidak memenuhi syarat atau bermasalah, kami sebagai intelektual, tokoh adat, dan masyarakat Omarekma siap mengawal ke jalur hukum. Pansel harus bertanggung jawab atas keputusan ini di kemudian hari,” pungkasnya.

Dengan pernyataan sikap ini, para tokoh intelektual dan masyarakat adat Omarekma berharap agar proses seleksi anggota DPRK Jayawijaya dapat berjalan lebih adil, transparan, dan berintegritas demi kepentingan masyarakat.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

12 Kampung Bersatu, Wakuwo Sumbangkan 1 Ton Beras untuk BPL-GIDI Wilayah Toli

Koalisi HAM Desak Penegakan Hukum Dugaan Pungli BLT oleh Aparat di Puncak Papua

DPD II KNPI Yahukimo Serahkan Rekomendasi Hasil Diskusi Panel Pemuda kepada Pemkab

15 Februari, Jemaat GB Imanuel Toladan Sentani Gelar Pemilihan Badan Pelayanan 2026–2030

Kekerasan di Papua Telan Ratusan Korban Jiwa, Mayoritas Warga Sipil

TAGGED:Masyarakat Adat OmarekmaPansel DPRK JayawijayaSeleksi DPRK Kabupaten Jayawijaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Persigubin Lolos ke Final, Coach Agung D. Atmojo: Kemenangan Ini Berkat Doa Masyarakat Pegunungan Bintang
Next Article Mahasiswa Lanny Jaya Gelar Diskusi Tentang Dampak Revisi RUU TNI di Jayapura
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
6 hours ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
2 days ago
IPMPKDPT Gelar Penerimaan Anggota Baru, Perkuat Iman Katolik dan Budaya Papua
Tanah Papua
3 days ago
KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
3 days ago
Baca juga
Perempuan & AnakTanah Papua

SAKTPP Gelar Diskusi Publik Terkait Pembunuhan Keji Terhadap Dua Ibu Berstatus Pengungsi di Yahukimo

3 years ago
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Propaganda dan Pengalihan Isu oleh Kepolisian Dalam Aksi Demo Damai Pelajar di Papua

2 years ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Masyarakat Sipil Nilai Tanggapan Pemerintah soal PSN Merauke Abaikan Fakta Lapangan

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Lambat Tangani Banjir Meborok, Anggota DPRK Nduga Kritik Pemerintah dan Minta Hentikan Operasi Militer

11 months ago
PolhukamTanah Papua

Aliansi Pelajar Se-Yahukimo Gelar Diskusi Peringati 7 Tahun Peristiwa Rasisme 2019

1 year ago
Papua Pegunungan

Tokoh Masyarakat Kritik Program Cetak Sawah Rakyat di Isaima, Soroti Pangan Lokal dan Hak Ulayat

1 month ago
PendidikanSeni & BudayaTanah Papua

Pengurus Sekolah Adat Siap Gelar Festival Sekolah Adat Hugulama I Tahun 2026

1 year ago
PendidikanSastraTanah Papua

Mas Yewen Hadir di Dogiyai, Perkuat Literasi Humor Lewat Mop dan Stand Up Comedy

10 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?