Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya
Tanah Papua

Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya

admin
Last updated: April 2, 2025 20:20
By
admin
Byadmin
Follow:
617 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Tokoh intelektual dan perwakilan masyarakat adat Omarekma mengeluarkan pernyataan sikap terkait dengan proses seleksi kursi pengangkatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya, khususnya terkait dengan nama-nama yang lolos dalam tahapan seleksi untuk wilayah adat Omarekma.

Iklan Nirmeke

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh Metho Holago, perwakilan tokoh intelektual pemuda, dan Sem Doga, perwakilan masyarakat adat Omarekma, saat jumpa pers pada hari Selasa, (1/4/2025) kemarin.

Dalam pernyataannya, kedua tokoh ini menyoroti beberapa nama yang dinilai tidak memenuhi syarat administratif namun berhasil masuk dalam lima besar seleksi, antara lain Makdalena Wantik, Paulus Kosay, Yunus Holago, dan Nato Doga.

Tanggapan Terhadap Nama-Nama yang Lolos dalam Lima Besar

Metho Holago dan Sem Doga menyatakan bahwa beberapa calon yang lolos tidak memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan. Salah satu nama yang disebutkan adalah Makdalena Wantik, yang tercatat berasal dari wilayah adat Huseloma, bukan Omarekma.

“Makdalena Wantik tidak memenuhi syarat administratif, termasuk tidak lolos dalam tahapan pemberkasan. Ia bahkan menggunakan KTP dengan surat keterangan dan tidak memiliki surat keterangan dari pihak Yasmani dan Rohani,” ungkap Holago.

Selain itu, mereka juga menyoroti nama Paulus Kosay yang berasal dari wilayah adat Hubulama, bukan Omarekma, serta tidak lolos dalam verifikasi administratif.

Baca Juga:  Sekolah Adat Hugula Akan Dibuka di Kampung Yogonima, Papua Pegunungan

“Paulus Kosay berasal dari Hubulama, dan hasil verifikasi administrasi menunjukkan bahwa ia tidak memenuhi persyaratan,” tambahnya.

Nama lain yang disebutkan adalah Yunus Holago, yang juga berasal dari wilayah adat Hubulama dan terdaftar di Distrik Libarek.

“Surat pernyataan nomor 16 dan 18 yang seharusnya diisi oleh Yunus Holago juga tidak ada,” ujar Holago.

Adapun Nato Doga juga dinilai tidak memenuhi persyaratan administrasi namun tetap lolos dalam lima besar.

“Nato Doga tidak mengisi surat pernyataan yang seharusnya, dan hasil verifikasi administrasi menunjukkan bahwa ia tidak memenuhi syarat,” tegasnya.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan

Menyikapi hal tersebut, Metho Holago dan Sem Doga meminta agar panitia seleksi (Pansel) meninjau kembali nama-nama yang telah lolos, terutama yang dianggap bermasalah secara administratif.

“Kami meminta panitia seleksi untuk meninjau kembali nama-nama yang ada dalam lima besar seleksi, karena mereka tidak memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan,” tegas Holago.

Mereka menambahkan bahwa jika panitia seleksi tetap meloloskan nama-nama yang tidak memenuhi syarat, pihaknya, sebagai tokoh intelektual dan masyarakat adat Omarekma, siap mengawal proses ini melalui jalur hukum.

“Jika nama-nama yang tidak memenuhi syarat tetap diloloskan, kami akan mengawal proses ini melalui jalur hukum,” ujar Holago.

Baca Juga:  Komnas HAM RI Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Wamena

Harapan untuk Proses Seleksi yang Lebih Adil

Sem Doga juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam proses seleksi anggota DPRK Jayawijaya.

“Kami berharap agar proses seleksi di masa depan dapat berjalan lebih transparan dan adil, dengan memastikan bahwa setiap calon yang lolos benar-benar memenuhi semua persyaratan administrasi yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Doga mendesak agar panitia seleksi DPRK Jalur Khusus segera meninjau kembali nama-nama yang lolos di lima besar.

“Kami minta agar panitia seleksi segera meninjau kembali nama-nama yang tidak memenuhi syarat administratif. Jika tidak ada perubahan, kami akan mengawal jalur hukum,” tegas Doga.

Peringatan untuk Pansel

Sem Doga juga memberikan peringatan tegas kepada panitia seleksi jika mereka tetap meloloskan nama-nama yang bermasalah.

“Jika panitia seleksi tetap meloloskan nama-nama yang tidak memenuhi syarat atau bermasalah, kami sebagai intelektual, tokoh adat, dan masyarakat Omarekma siap mengawal ke jalur hukum. Pansel harus bertanggung jawab atas keputusan ini di kemudian hari,” pungkasnya.

Dengan pernyataan sikap ini, para tokoh intelektual dan masyarakat adat Omarekma berharap agar proses seleksi anggota DPRK Jayawijaya dapat berjalan lebih adil, transparan, dan berintegritas demi kepentingan masyarakat.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Pelaku Belum Bayar Denda, Keluarga Korban Palang Asrama Mahasiswa Teluk Bintuni di Jayapura

Tinjau Kebun Jagung di Hubikiak, Diskopindag Papua Pegunungan Siapkan Panen Bertahap

HMPJ Peringati Hari HAM Sedunia dengan Aksi Pemasangan Lilin di Jayapura

Gustav Kawer; Pendekatan Papua dengan Senjata, Mengulangi Kegagalan Negara Membangun Papua

KNPB Desak Pembebasan 4 Aktivis dan Hentikan Penangkapan Liar di Yahukimo

TAGGED:Masyarakat Adat OmarekmaPansel DPRK JayawijayaSeleksi DPRK Kabupaten Jayawijaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Persigubin Lolos ke Final, Coach Agung D. Atmojo: Kemenangan Ini Berkat Doa Masyarakat Pegunungan Bintang
Next Article Mahasiswa Lanny Jaya Gelar Diskusi Tentang Dampak Revisi RUU TNI di Jayapura
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Yahukimo Sebut Penangkapan Aktivis Kemanusiaan Cederai Hukum, Kone Kobak Akhirnya Dibebaskan
Tanah Papua
20 hours ago
Mahasiswa Papua Demo soal Kasus Dogiyai di Kementerian HAM
Berita Foto Nasional Papua Tengah Polhukam
1 week ago
Mahasiswa Papua di Makassar Aksi 63 Tahun Aneksasi, Dihadang Aparat dan Ormas di Monumen Mandala
Polhukam Tanah Papua
3 weeks ago
Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ
Papua Pegunungan Tanah Papua
3 weeks ago
Baca juga
Tanah Papua

Pemuda Baptis Tiga Wilayah Gelar Seminar Sehari di Wilayah Karu, Soroti Lima Isu Strategis

10 months ago
Tanah Papua

Anpropakos Yahukimo Fasilitasi Rapat Pemulihan Pelayanan Pendidikan, Kesehatan, dan Gereja Pasca Insiden di Angguruk

7 months ago
Gubernur terpilih Provinsi Papua Pegunungan, John Tabo – Ones Pahabol
Tanah Papua

Breaking News: Final Putusan MK Pasangan John Tabo – Ones Pahabol Menang

1 year ago
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Kenapa Keanggotaan ULMWP di MSG Ditolak?

3 years ago
PolhukamTanah Papua

Aliansi Pelajar Se-Yahukimo Gelar Diskusi Peringati 7 Tahun Peristiwa Rasisme 2019

9 months ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua

1 year ago
InfrastrukturTanah Papua

Bupati Jayawijaya Minta Sriwijaya Air Rekrut Putra-Putri Papua Pegunungan sebagai Awak Kabin

10 months ago
PendidikanTanah Papua

Breaking News : Pelajar di Wamena Demo Damai Tolak Makanan Gratis

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?