Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya
Tanah Papua

Tokoh Intelektual dan Masyarakat Adat Omarekma Protes Nama-Nama Lolos Seleksi DPRK Jayawijaya

admin
Last updated: April 2, 2025 20:20
By
admin
Byadmin
Follow:
621 Views
1 year ago
Share
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Tokoh intelektual dan perwakilan masyarakat adat Omarekma mengeluarkan pernyataan sikap terkait dengan proses seleksi kursi pengangkatan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya, khususnya terkait dengan nama-nama yang lolos dalam tahapan seleksi untuk wilayah adat Omarekma.

Iklan Nirmeke

Pernyataan sikap ini disampaikan oleh Metho Holago, perwakilan tokoh intelektual pemuda, dan Sem Doga, perwakilan masyarakat adat Omarekma, saat jumpa pers pada hari Selasa, (1/4/2025) kemarin.

Dalam pernyataannya, kedua tokoh ini menyoroti beberapa nama yang dinilai tidak memenuhi syarat administratif namun berhasil masuk dalam lima besar seleksi, antara lain Makdalena Wantik, Paulus Kosay, Yunus Holago, dan Nato Doga.

Tanggapan Terhadap Nama-Nama yang Lolos dalam Lima Besar

Metho Holago dan Sem Doga menyatakan bahwa beberapa calon yang lolos tidak memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan. Salah satu nama yang disebutkan adalah Makdalena Wantik, yang tercatat berasal dari wilayah adat Huseloma, bukan Omarekma.

“Makdalena Wantik tidak memenuhi syarat administratif, termasuk tidak lolos dalam tahapan pemberkasan. Ia bahkan menggunakan KTP dengan surat keterangan dan tidak memiliki surat keterangan dari pihak Yasmani dan Rohani,” ungkap Holago.

Selain itu, mereka juga menyoroti nama Paulus Kosay yang berasal dari wilayah adat Hubulama, bukan Omarekma, serta tidak lolos dalam verifikasi administratif.

Baca Juga:  Sekolah Adat Hugula Akan Dibuka di Kampung Yogonima, Papua Pegunungan

“Paulus Kosay berasal dari Hubulama, dan hasil verifikasi administrasi menunjukkan bahwa ia tidak memenuhi persyaratan,” tambahnya.

Nama lain yang disebutkan adalah Yunus Holago, yang juga berasal dari wilayah adat Hubulama dan terdaftar di Distrik Libarek.

“Surat pernyataan nomor 16 dan 18 yang seharusnya diisi oleh Yunus Holago juga tidak ada,” ujar Holago.

Adapun Nato Doga juga dinilai tidak memenuhi persyaratan administrasi namun tetap lolos dalam lima besar.

“Nato Doga tidak mengisi surat pernyataan yang seharusnya, dan hasil verifikasi administrasi menunjukkan bahwa ia tidak memenuhi syarat,” tegasnya.

Pernyataan Sikap dan Tuntutan

Menyikapi hal tersebut, Metho Holago dan Sem Doga meminta agar panitia seleksi (Pansel) meninjau kembali nama-nama yang telah lolos, terutama yang dianggap bermasalah secara administratif.

“Kami meminta panitia seleksi untuk meninjau kembali nama-nama yang ada dalam lima besar seleksi, karena mereka tidak memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan,” tegas Holago.

Mereka menambahkan bahwa jika panitia seleksi tetap meloloskan nama-nama yang tidak memenuhi syarat, pihaknya, sebagai tokoh intelektual dan masyarakat adat Omarekma, siap mengawal proses ini melalui jalur hukum.

“Jika nama-nama yang tidak memenuhi syarat tetap diloloskan, kami akan mengawal proses ini melalui jalur hukum,” ujar Holago.

Baca Juga:  Komnas HAM RI Tinjau Lokasi Pembangunan Kantor Gubernur Provinsi Papua Pegunungan di Wamena

Harapan untuk Proses Seleksi yang Lebih Adil

Sem Doga juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam proses seleksi anggota DPRK Jayawijaya.

“Kami berharap agar proses seleksi di masa depan dapat berjalan lebih transparan dan adil, dengan memastikan bahwa setiap calon yang lolos benar-benar memenuhi semua persyaratan administrasi yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Doga mendesak agar panitia seleksi DPRK Jalur Khusus segera meninjau kembali nama-nama yang lolos di lima besar.

“Kami minta agar panitia seleksi segera meninjau kembali nama-nama yang tidak memenuhi syarat administratif. Jika tidak ada perubahan, kami akan mengawal jalur hukum,” tegas Doga.

Peringatan untuk Pansel

Sem Doga juga memberikan peringatan tegas kepada panitia seleksi jika mereka tetap meloloskan nama-nama yang bermasalah.

“Jika panitia seleksi tetap meloloskan nama-nama yang tidak memenuhi syarat atau bermasalah, kami sebagai intelektual, tokoh adat, dan masyarakat Omarekma siap mengawal ke jalur hukum. Pansel harus bertanggung jawab atas keputusan ini di kemudian hari,” pungkasnya.

Dengan pernyataan sikap ini, para tokoh intelektual dan masyarakat adat Omarekma berharap agar proses seleksi anggota DPRK Jayawijaya dapat berjalan lebih adil, transparan, dan berintegritas demi kepentingan masyarakat.(*)

Pewarta: Aguz Pabika

Related

You Might Also Like

Pemakaian Busana Adat Koteka di Ivent Papua Street Carnival Lecehkan Budaya Masyarakat Lapago dan Meepago

Pemuda Baptis West Papua Gelar Pra-HUT ke-20 dan Natal 2025 di Wamena

Warga ditembak, Senator Lis Tabuni: Negara harusnya jadi pelindung

Bacaleg DPC PPP Yahukimo Didominasi Kaum Milenial

KNPB Mnukwar Peringati 46 Tahun Manifesto Politik Papua, Serukan Referendum dan Penghentian Militerisasi

TAGGED:Masyarakat Adat OmarekmaPansel DPRK JayawijayaSeleksi DPRK Kabupaten Jayawijaya

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Persigubin Lolos ke Final, Coach Agung D. Atmojo: Kemenangan Ini Berkat Doa Masyarakat Pegunungan Bintang
Next Article Mahasiswa Lanny Jaya Gelar Diskusi Tentang Dampak Revisi RUU TNI di Jayapura
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Komisi V DPR Papua Pegunungan Soroti Pelayanan Kesehatan Dasar, Usulkan Kartu Papua Sehat untuk OAP
Kesehatan Papua Pegunungan
4 days ago
KP3 Resmi Berbadan Hukum, Simson Asso Ajak Pemuda Papua Pegunungan Masuk Dunia Usaha
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
5 days ago
Gubernur Papua Pegunungan Dukung KP3, Beri Bantuan Modal dan Fasilitasi Distribusi Pangan Antarwilayah
Papua Pegunungan Tanah Papua
5 days ago
MRP Papua Pegunungan Keluhkan Anggaran: Delapan Bulan Hanya Terima Gaji, Kunjungan Kerja dan Reses Terhenti
MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan
5 days ago
Baca juga
LingkunganNasionalTanah Papua

Interupsi Senator Papua Barat Daya di Paripurna DPD RI, Tolak Sawit dan Penambahan Markas TNI di Papua

7 months ago
Tanah Papua

75 Keluarga OAP di Merauke Melaporkan Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Perusahaan PSN

1 year ago

MRP Sebut 20 Kewenangan di UU Otsus Papua Tak Dijalankan Negara

4 years ago
NasionalPendidikanTanah Papua

Mahasiswa Papua di Gorontalo Demo, Desak Pengusutan Dugaan Pelanggaran HAM di Puncak

3 months ago
Tanah Papua

Generasi Muda Papua Harus Maju: MRP Dukung Langkah Nyata Kaka Jose

1 year ago
PolhukamTanah Papua

Dandim Jayawijaya Tanggapi Penolakan Warga Ibele Terhadap Kehadiran TNI Non-Organik

1 year ago
Tanah Papua

PGP Distrik Pronggoli Yahukimo Gelar Perayaan Natal 2025 dengan Penuh Sukacita

8 months ago
LingkunganNasionalSiaran PersTanah Papua

LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend

2 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?