Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Suku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman, Desak Pemerintah Hormati Hak Ulayat
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Suku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman, Desak Pemerintah Hormati Hak Ulayat
LingkunganPolhukamTanah Papua

Suku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman, Desak Pemerintah Hormati Hak Ulayat

admin
Last updated: March 21, 2026 23:04
By
admin
Byadmin
Follow:
53 Views
3 months ago
Share
Suku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman, Desak Pemerintah Hormati Hak Ulayat - Foto: Istimewa
SHARE

Mappi, nirmeke.com – Solidaritas Peduli Lingkungan dan Manusia di Papua Selatan yang terdiri dari berbagai organisasi masyarakat adat dan mahasiswa menyatakan penolakan tegas terhadap rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Tanah Sumuraman, Distrik Minyamur, Kabupaten Mappi.

Iklan Nirmeke

Kelompok yang tergabung antara lain Ikatan Keluarga Besar Suku Wiyagar (IKBSW), Ikatan Mahasiswa Suku Wiyagar (IMAWI), Aliansi Mahasiswa Pemuda dan Rakyat Mada Papua (AMPERAMADA Papua), Masyarakat Adat Independen Papua (MAI-P), serta KOMASDELING Papua Selatan.

Dalam pernyataan sikap tertanggal 15 Maret 2026, mereka menegaskan bahwa Tanah Sumuraman merupakan wilayah adat milik Suku Wiyagar yang telah diwariskan secara turun-temurun dan bukan tanah kosong.

“Tanah Sumuraman bukan ruang kosong, tetapi tanah adat yang memiliki pemilik sah. Setiap rencana pembangunan wajib melibatkan kami sebagai pemilik hak ulayat,” ujar Koordinator Solidaritas, Alowisius Boi.

Baca Juga:  Pemprov Papua Pegunungan Diminta Perhatikan Penyandang Disabilitas

Mereka menilai rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tidak sesuai dengan kondisi sosial masyarakat setempat, karena Suku Wiyagar bukan komunitas nelayan di wilayah tersebut.

Selain itu, mereka juga memprotes masuknya tim survei dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia yang melakukan kegiatan pada 3 Maret 2026 tanpa sepengetahuan masyarakat adat, serta pertemuan lanjutan dengan Pemerintah Kabupaten Mappi yang tidak melibatkan pemilik hak ulayat.

Dalam tuntutannya, mereka menyampaikan delapan poin penolakan, di antaranya menolak pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, menolak pembangunan Jembatan Petik Emas di wilayah Sumuraman, serta meminta pencabutan izin proyek tersebut.

Mereka juga meminta Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk tidak menindaklanjuti aspirasi pihak lain yang dianggap bukan representasi sah Suku Wiyagar terkait rencana pemanfaatan tanah Sumuraman.

Baca Juga:  Tujuh Tahun, Masyarakat Nduga Dalam Intimidasi Konflik Berkepanjangan

Selain itu, solidaritas tersebut turut menolak proyek-proyek strategis nasional (PSN) di wilayah Papua Selatan yang dinilai berpotensi merampas tanah adat dan merusak lingkungan.

Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Mappi dan instansi terkait untuk segera mencabut izin pembangunan Kampung Nelayan di Sumuraman serta menghentikan seluruh aktivitas yang tidak melibatkan masyarakat adat sebagai pemilik sah wilayah tersebut.

Pernyataan ini juga menegaskan bahwa keberadaan kelompok masyarakat lain di wilayah Sumuraman saat ini merupakan hasil izin tinggal yang diberikan oleh Suku Wiyagar di masa lalu, sehingga tidak dapat dijadikan dasar untuk mengklaim kepemilikan tanah adat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah daerah maupun pihak kementerian terkait atas penolakan tersebut.(Red)*

Related

You Might Also Like

PMKRI Fakfak Mendukung Susana Kandaimu

Rife Kerebea Ditahan Tanpa Dasar Hukum, Tim Hukum: PN Wamena dan Lapas Dituding Langgar HAM

Ini Program Strategis Paslon MURNI For Jayawijaya Periode 2024–2029

Sempat Vakum, IPMPKDPT Bangkit Lewat Penerimaan Anggota Baru 2025

Fransina Daby Buka Seminar dan Salurkan Bantuan ke Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura

TAGGED:PSN di wilayah Papua SelatanSolidaritas Peduli Lingkungan dan Manusia di Papua SelatanSuku WiyagarSuku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Seruan Kembali ke Pangan Lokal, Kritik Ketergantungan Beras dan Ancaman Alih Fungsi Lahan
Next Article Nobar “Pesta Babi” Uncen, Soroti Ancaman Ekosida dan Hak Masyarakat Adat Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Wakil Bupati Esau Miram Paparkan Kinerja APBD Yahukimo 2025
Papua Pegunungan
16 hours ago
Dukung Generasi Penerus, Anggota DPRP Onias Wenda Bantu Mahasiswa Lanny Jaya di Jayapura
Papua Pegunungan Pendidikan
16 hours ago
Pemkab Lanny Jaya Salurkan BLT, Sembako dan PKH Tahap II 2026
Papua Pegunungan
16 hours ago
Opini WTP Kembali Diraih, DPRK Yahukimo Mulai Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025
Papua Pegunungan
16 hours ago
Baca juga
PendidikanTanah Papua

Dampak DOB, Banyak Mahasiswa OAP Terancam Putus Kuliah

3 years ago
Tanah Papua

Bupati Yahukimo Serahkan Dana Hibah Rp1 Miliar untuk Calon Klasis Balim Timur

11 months ago
HeadlineTanah Papua

Benny Wenda Bicara di Forum MSG, Delegasi RI Walk Out!

3 years ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Trauma dan Ketakutan: Warga Ibele Desak TNI Angkat Kaki

12 months ago
Tanah Papua

MRP Desak Kemendagri Ambil Alih Penetapan Anggota DPRP/DPRK Papua Pegunungan

1 year ago
HeadlineTanah Papua

Lukas Enembe Ditahan Lagi Sampai 12 April Mendatang

3 years ago
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Sidang Pleno II Musda I HIPMI Papua Pegunungan Tetapkan Antonius Wetipo sebagai Ketua Umum

5 months ago
Catatan Aktivis PapuaPolhukam

Menanti Pembebasan Sandera Pilot Susi Air

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?