Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Kondisi Lingkungan Bantaran Kali Ue di Wouma Sangat Memprihatinkan
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Kondisi Lingkungan Bantaran Kali Ue di Wouma Sangat Memprihatinkan
Lingkungan

Kondisi Lingkungan Bantaran Kali Ue di Wouma Sangat Memprihatinkan

admin
Last updated: April 24, 2023 22:06
By
admin
Byadmin
Follow:
799 Views
4 years ago
Share
Bantaran di kali Ue Wouma Wamena - Nirmeke
SHARE

Wamena, nirmeke.com – Pengambilan material di wilayah kali Ue dengan sistem kontrak material skala besar dengan mengunakan alat berat telah merusak lingkungan sekitaran bantaran kali Ue.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut terlihat dengan rusaknya jalan penhubungan dari pasar misi dekat Wouma menuju Welesi sudah longsor badan jalannya karena adanya galian di pinggiran kali. Pengerukan material di kali Ue juga membuat jalan raya semakin terkikis karena derasnya air yang lewat hingga masuk sampai batas pagar rumah warga sekitar.

Menyikapi berbagai kondisi dan fakta yang memprihatinkan terjadi pada beberapa tahun belakangan ini di wilayah Wamena, khususnya di wilayah Wouma di tandai dengan kerusakan lingkungan serta masalah sosial lain, Digelarlah Mubes tiga tungku pada tanggal 7 – 8 Januari 2019 dengan harapan output dari musyawarah ini dapat membahas, menerapkan aturan dan menertibkan isu-isu krusial yang menjadi kekawatiran masyarakat Wouma dan salah satunya kerusakan lingkungan.

Baca Juga:  Walhi Papua Beri Bantuan Korban Banjir dan Longsor di Dogiyai
Baca Juga: Hasil Mubes tiga Tungku di masyarakat Wouma tahun 2019

Isu lingkungan, masyarakat tiga tungku telah menyepakati tidak boleh lagi ada pengambilan material di wilayah kali Ue dengan sistem kontrak material skala besar yang murah dan merugikan masyarakat sekitar menggunakan alat berat, seperti eskavator dan truk.

Wilayah pemukiman warga sepanjang bantaran kali Ue sudah mengalami longsor dan erosi akibat pengambilan material yang tinggi dan  bersifat sangat eksploitatif.

Benyamin Lagowan, dokter muda asal Wouma juga membenarkan bahwa kerusakan lingungan yang terjadi di bantaran kali Ue karena pengambilan material tanpa kontrol oleh warga sekitar yang mengaku diri sebagai pemilik batu dan material itu.

Baca Juga:  Ajak Masyarakat Jangan Buang Sampah, Pemuda Beam Kwiyawage Bersih-Bersih di Kota Tiom

“Pengambil kebijakan tak salah juga, yang salah mereka mengaku diri pemilik batu dan material itu, yang sudah jelas dampaknya seperti apa mereka tau tapi mereka terus mau kasih kontrak  dan mereka ini yang harusnya baling bertanggung jawab,” ujar Benyamin.

Kata Benyamin, point-point putusan dalam Mubes tiga tungku yang di gelar tahun 2019 tersebut sudah tidak bisa ditindaklanjuti lagi karena tidak semua orang satu persepsi. Semakin hari, kondisi bantaran kali Ue sangat memprihatinkan.

“Terutama elit-elit Wouma yang selama ini punya kepentingan atas barang ini, entahlah,” kesar Benyamin. (*)

Related

You Might Also Like

Awam Katolik Papua Tuduh Uskup Agung Merauke Intimidasi Umat, Soroti Ancaman Libatkan Densus 88

ICAKAP Minta Pemerintah Libatkan Masyarakat Adat Dalam Izin Investasi Pengelolaan SDA Hutan di Papua

Perusahaan Ilegal Beroperasi Tanpa Izin di Kampung Ajuda, Waropen

WALHI: Penetapan PP nomor 26 Tahun 2023 Menunjukan Wajah Asli Negara Gemar Berburuh Keuntungan

WALHI Papua Soroti Krisis Lingkungan dan Perampasan Wilayah Adat di Hari Bumi 2025

TAGGED:Kali Ue WoumaKerusakan Lingkungan di Wamena

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Komisi II DPR RI Diharapkan Bisa Melihat Kepentingan Rakyat Papua
Next Article KAPP Lanny Jaya Klaim Kualitas Terbaik Batu Bata Merah Wilayah Lapago Ada Di Lanny Jaya
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Lis Tabuni Membumikan Empat Pilar di Kalangan Mahasiswa Lanny Jaya
Nasional Siaran Pers
6 hours ago
MRPP Apresiasi Inisiatif Warga Welesi Bangun Ekonomi Mandiri Lewat Koperasi Desa Merah Putih
Ekonomi & Bisnis MRP Papua Pegunungan Papua Pegunungan
16 hours ago
Koperasi Papua Pegunungan Mulai Bergerak, Alpius Yigibalom: Dana Otsus Harus Menyentuh Langsung Masyarakat
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
2 days ago
Dua Anggota TPNPB dan Seorang Warga Sipil Tewas dalam Operasi Militer di Yahukimo
Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
LingkunganPapua Pegunungan

Longsor Terjang Walaik, Kebun Warga Hancur dan Akses Terputus

3 months ago
LingkunganTanah Papua

Maikel Primus Peuki Kembali Terpilih Pimpin WALHI Papua Periode 2026–2030

4 months ago
Lingkungan

Kawasan Hutan Mangrove Teluk Youtefa Jayapura Dirusak, Walhi Papua: Kini Terancam Hilang

3 years ago
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Ingatkan Pemerintah Pertimbangkan  Penempatan Lokasi Kantor Gubernur di Lahan Pangan Masyarakat Adat

3 years ago
HeadlineLingkunganTanah Papua

Perang Tanah Merauke! Masyarakat Adat Deklarasikan Perlawanan Total Terhadap PSN

1 year ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Suku Wiyagar Tolak Proyek Kampung Nelayan di Sumuraman, Desak Pemerintah Hormati Hak Ulayat

4 months ago
LingkunganTanah Papua

Jelang Sinode 2026, Umat Katolik Tanam Pohon dan Kebun Sinode di Wesaput

12 months ago
LingkunganTanah Papua

Sinergi Warga dan Pemerintah: Wamena Bergerak Wujudkan Kota DANI yang Bersih dan Indah

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?