Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional
LingkunganTanah Papua

Walhi Papua Menolak Deforestasi Hutan Adat Papua Atas Nama Pangan Nasional

admin
Last updated: September 20, 2025 07:16
By
admin
Byadmin
Follow:
160 Views
1 year ago
Share
Direktur Walhi Papua Maikel Primus Peuki - (Aguz Pabika/Nirmeke)
SHARE

Jayapura, nirmeke.com  — Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua mengecam keras pernyataan Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, yang mengungkapkan bahwa 481.000 hektare hutan di Papua telah disiapkan untuk dijadikan kawasan swasembada pangan, air, dan energi nasional.

Iklan Nirmeke

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Papua menegaskan penolakan terhadap rencana pemerintah pusat yang membuka hutan adat Papua untuk proyek pangan nasional.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Direktur WALHI Papua, Maikel Peuki, sebagai respons atas pernyataan Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan, yang dinilai mengabaikan hak-hak masyarakat adat.

“Pernyataan Pak Menteri bertentangan dengan kepentingan pemilik tanah dan hutan adat di Papua. Tanah Papua bukan tanah kosong yang bisa dibagi-bagikan atas nama pembangunan. Tanah Papua adalah tanah adat yang memiliki pemilik dan sistem pengelolaan sendiri,” tegas Maikel.

Baca Juga:  Ujaran Rasis Picu Kerusuhan di Yalimo, Satu Orang Tewas dan Dua Luka Akibat Tembakan Aparat

Menurut WALHI Papua, pembukaan hutan adat secara sepihak akan mempercepat deforestasi, mengancam keberlanjutan ekosistem, serta merampas ruang hidup masyarakat adat. WALHI Papua mendesak pemerintah pusat untuk menghormati hak-hak masyarakat adat sebagaimana dijamin dalam konstitusi dan berbagai instrumen hak asasi manusia.

“Pemerintah seharusnya mengedepankan dialog dan persetujuan masyarakat adat sebelum mengambil kebijakan apa pun. Model pembangunan yang mengorbankan hutan adat hanya akan menimbulkan konflik sosial, kerusakan lingkungan, dan memiskinkan masyarakat adat,” tambah Maikel.

WALHI Papua mengajak semua pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga adat, dan organisasi masyarakat sipil, untuk bersama-sama menjaga hutan adat Papua dari ancaman alih fungsi lahan yang tidak berpihak kepada masyarakat lokal.

Baca Juga:  Maikel Peuki: Masyarakat Adat Tak Sadar Tanah Mereka Sudah Masuk Konsesi

Sebelumnya, Pernyataan tersebut disampaikan Zulhas usai rapat koordinasi yang dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Dalam keterangannya, pemerintah menargetkan total 1 juta hektare lahan di Papua akan disiapkan untuk program ini, dimulai dari wilayah Wanam, Merauke, dengan penyelesaian administrasi seperti perubahan tata ruang dan Hak Guna Usaha (HGU).

“Ada sekitar 481.000 hektare area hutan di Papua yang sudah siap untuk dimanfaatkan sebagai kawasan pangan. Pemerintah akan menuntaskan perizinan, tata ruang, dan HGU dalam waktu dekat,” kata Zulhas, seperti dikutip Bisnis.com (16/9/2025). (*)

Related

You Might Also Like

Usai Dilantik, Ini yang Akan Dilakukan Pj Bupati Lanny Jaya Alpius Yigibalom

PKK Yahukimo Gelar Pelatihan Awana, Perkuat Kapasitas Guru dan Pengasuh Sekolah Minggu

Ketua GOW Yahukimo Hadiri Pembinaan Pengurus Wilayah GJRP Klasis Sumtamon

Warga Wamena Minta CCTV dan Lampu Penerangan Jalan Dipasang di Tempat Rawan

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Kemarau di Walelagama

TAGGED:Deforestasi Hutan Adat PapuaDirektur WALHI PapuaMaikel PeukiMenteri Koordinator PanganPangan NasionalWalhi PapuaZulkifli Hasan

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Wakil Gubernur dan Bupati Jayawijaya Hadiri Yubelium 50 Tahun GKII Hitigima: “Iman Jangan Pecah, Gereja Harus Bersatu
Next Article Masyarakat Adat Alua-Marian dan Siep-Elosak Tegas Tolak Pembangunan 52 Kantor OPD di Wasalma
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
2 days ago
IPMPKDPT Gelar Penerimaan Anggota Baru, Perkuat Iman Katolik dan Budaya Papua
Tanah Papua
2 days ago
KPA Lanny Jaya Edukasi Mahasiswa Mapogadi, Dorong Kesadaran dan Kepedulian terhadap HIV/AIDS
Kesehatan
2 days ago
Operasi Militer Meluas di Tolikara, Warga Sekitar Gereja Moria Diduga Ditangkap
Polhukam Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
HeadlinePolhukamTanah Papua

11 Warga Sipil Tewas, YKKMP Desak Negara Akhiri Konflik Bersenjata di Papua

1 year ago
PolhukamSiaran PersTanah Papua

Masyarakat Distrik Mugi dan Yogosem Tolak Kehadiran TNI Non Organik di Kampung Ugem

1 year ago
Tanah Papua

Assa Asso Terpilih sebagai Ketua Papuan Voices Nasional Periode 2025–2028

2 years ago
Lingkungan

Perampasan Sumber Daya Alam Papua: Pembangunan yang Mengabaikan Masyarakat Adat

2 years ago
Tanah Papua

Plh Gubernur Papua Berharap Anggota MRP Terpilih Dilantik Sebelum 17 Agustus

3 years ago
Lingkungan

WALHI Papua Berharap Uskup Timika Suarakan Isu Lingkungan dan Masyarakat Adat

2 years ago
PendidikanTanah Papua

Fransina Daby Buka Seminar dan Salurkan Bantuan ke Mahasiswa Jayawijaya di Jayapura

11 months ago
PolhukamTanah Papua

KNPB Bersama Rakyat Yahukimo Mendesak Negara Bebaskan Victor Yeimo

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?