Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Pemuda Yahukimo Kritik Persetujuan Pembangunan Pos TNI di Dekai
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Pemuda Yahukimo Kritik Persetujuan Pembangunan Pos TNI di Dekai
PolhukamTanah Papua

Pemuda Yahukimo Kritik Persetujuan Pembangunan Pos TNI di Dekai

admin
Last updated: June 22, 2026 17:17
By
admin
Byadmin
Follow:
117 Views
3 weeks ago
Share
Masyarakat Adat Yahukimo Tolak Pembangunan Pos TNI di Dekai - Istimewa
SHARE

Yahukimo, nirmeke.com – Rencana pembangunan pos TNI/Polri di sejumlah titik di Ibukota Dekai, Kabupaten Yahukimo, mendapat penolakan keras dari kelompok pemuda. Kebijakan tersebut dinilai justru akan memperburuk situasi keamanan dan menambah daftar panjang kekerasan aparat terhadap rakyat sipil.

Iklan Nirmeke

Hal tersebut ditegaskan oleh Pemuda Yahukimo, Omikson Balingga, merespons pernyataan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Yahukimo, Son Bahabol, di media daring Papua Bangkit, terkait persetujuan pembangunan pos keamanan di beberapa titik di Ibukota Dekai.

“Persetujuan pembangunan pos militer seharusnya mengutamakan kondisi sosial dan keamanan masyarakat sipil di Ibukota Dekai. Rencana ini adalah pilihan paling kotor yang justru akan menambah daftar panjang kekerasan anggota TNI dan Marinir terhadap rakyat sipil di Yahukimo,” tegas Omikson dalam keterangannya.

Omikson meminta pemerintah dan legislatif untuk melihat kembali realita kekerasan yang melibatkan aparat keamanan terhadap warga sipil di Dekai dalam beberapa tahun terakhir. Ia membeberkan sejumlah dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Yafet Saram Terima Aspirasi Mahasiswa Yahukimo Terkait Beasiswa: Akan Evaluasi Mekanisme Penyaluran

“Sebab realita yang tersaji sangat jelas. Anak sekolah ditangkap dengan tuduhan tanpa bukti, kaum ibu ditangkap lalu diperkosa, hingga warga berambut gimbal atau berkumis brewok ditangkap, disiksa, lalu dituduh sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB),” ungkap Omikson.

Lebih lanjut, ia menyoroti kasus penghilangan nyawa yang menimpa warga sipil, salah satunya kasus penembakan yang menewaskan Tobias Silak di sekitar Pos TNI di Sekla pada 20 Agustus 2024 lalu.

Ancam Aktivitas Warga, Terutama Kaum Ibu

Rencananya, pembangunan pos keamanan tersebut akan didirikan di dua lokasi, yakni di Jalan Seradala dan Jalan Kurima. Menurut Omikson, lokasi tersebut sangat berisiko bagi warga sipil, khususnya kaum ibu.

“Jalur masuk-keluar yang hendak dibangun pos itu adalah lintasan yang biasa digunakan ibu-ibu dalam aktivitas mereka ke kebun. Bila pos ini dibangun, yang akan menjadi korban kekerasan terutama adalah ibu-ibu,” paparnya.

Baca Juga:  Dua Kandidat Calon Gubernur Papua Pegunungan Dinyatakan Lulus Uji Kelayakan Dari MRP

Ia khawatir keberadaan pos-pos militer tersebut akan membuat tindakan penangkapan liar, penyiksaan, dan penembakan terhadap rakyat sipil—dengan dalih menargetkan anggota TPNPB—menjadi tidak terkontrol di Ibukota Dekai.

Kesepakatan antara DPRK, Pemerintah Daerah, dan Forkopimda ini dinilainya akan sangat memperburuk situasi.Oleh karena itu, Omikson menyerukan kepada seluruh komponen masyarakat, terutama kalangan mahasiswa, untuk memprotes kebijakan pembangunan pos TNI di Jalan Seradala dan Jalan Kurima tersebut.

Di akhir pernyataannya, ia juga mengingatkan peran vital DPRK Yahukimo.

“DPRK sudah seharusnya menjalankan tugas fungsionalnya sebagai lembaga representasi rakyat, yakni lebih mengutamakan upaya perlindungan terhadap kepentingan masyarakat. Bukan sebaliknya, membangun pos TNI yang justru menambah daftar panjang kekerasan terhadap rakyat sipil,” tutupnya.(*)

Related

You Might Also Like

Breaking News: Demo Asosiasi Kepala Desa di Kantor Bupati Jayawijaya Ricuh

DPRD Mimika Kecewa Aparat Hadang Masa Aksi Demo Tolak DOB 

LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend

Breaking News : Pelajar di Wamena Demo Damai Tolak Makanan Gratis

Memilih Wakil Rakyat yang Berkualitas

TAGGED:DPRK YahukimoPembangunan Pos TNI di DekaiSon Bahabol

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Ketua DPRK Yahukimo Temui Trigana Air, Dorong Pengaktifan Kembali Rute Dekai–Jayapura
Next Article Lebih dari 200 Warga Muliama Ikuti Diskusi dan Nobar Film Dokumenter Pesta Babi
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Perindag Jayawijaya Bongkar Dugaan Kecurangan Takaran di Pasar Wamena, Pedagang Terancam Sanksi Pidana
Ekonomi & Bisnis Papua Pegunungan
7 days ago
Aktivis HAM Papua Pegunungan Kecam Pembubaran Diskusi Mahasiswa di Wamena
Papua Pegunungan Pendidikan
7 days ago
KNPB Serukan Penghentian Konflik Bersenjata dan Dialog Damai di Tanah Papua
Polhukam Tanah Papua
7 days ago
IMPW WIO Gelar Penerimaan Anggota Baru, Perkuat Kaderisasi dan Pengembangan Kreativitas Mahasiswa
Pendidikan
7 days ago
Baca juga
NasionalPendidikanTanah Papua

HMPJ Peringati Hari HAM Sedunia dengan Aksi Pemasangan Lilin di Jayapura

7 months ago
PendidikanTanah Papua

KNPB Konsulat Makassar Gelar Pendidikan Politik Terbuka di Asrama Cenderawasih

8 months ago
Tanah Papua

75 Keluarga OAP di Merauke Melaporkan Dugaan Penyerobotan Tanah oleh Perusahaan PSN

1 year ago
Tanah Papua

Sempat di Hadang Polisi, KNPB Gelar Aksi di Lapangan Zakeus Abepura

3 years ago
Tanah Papua

Ucapkan Selamat, Pemuda Adat Papua Minta Prabowo-Gibran Lanjutkan Program Nasional Jokowi di Tanah Papua

2 years ago
Tanah Papua

Peringati Momen Trikora, KNPB Mnukwar Desak Referendum dan Peninjauan Status Politik Papua

7 months ago
Catatan Aktivis PapuaTanah Papua

Gereja Main Tambang?

2 years ago
HeadlinePolhukamTanah Papua

LBH Papua: 58 Tahun Freeport Beroperasi, Hak Buruh dan Masyarakat Adat Masih Terabaikan

1 year ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?