WAMENA, NIRMEKE.COM — Para Pencari Kerja (Pencaker) Papua Pegunungan, khususnya peserta seleksi CPNS Formasi Tahun 2024, mendesak Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memberikan penjelasan terbuka mengenai perkembangan dan kepastian proses seleksi CPNS tersebut.
Desakan itu disampaikan menyusul masih adanya pertanyaan di kalangan peserta mengenai tahapan dan kepastian penyelesaian proses CPNS Formasi 2024.
Koordinator Umum Pencaker, Beto Entama, mengatakan peserta membutuhkan informasi yang jelas mengenai tahapan yang telah berjalan, kendala yang dihadapi serta langkah penyelesaian yang dilakukan pemerintah.
“Kami meminta pemerintah memberikan penjelasan yang jelas dan terbuka kepada seluruh calon CPNS Formasi 2024. Kami ingin mengetahui bagaimana sebenarnya nasib dan kepastian proses seleksi ini,” kata Beto dalam pertemuan di Taman Kur Mabel, Sabtu (19/9/2026).
Dalam laporan kinerja BKN, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan tercatat pernah mengajukan penundaan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Tahun Anggaran 2024. Penundaan tersebut juga mencakup sejumlah kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.
Beto menegaskan, para Pencaker akan terus mengawal proses CPNS Formasi 2024 melalui jalur komunikasi dan penyampaian aspirasi secara tertib.
“Pemprov Papua Pegunungan, khususnya dinas yang menangani kepegawaian, kami minta memberikan informasi yang transparan dan kepastian kepada para Pencaker,” tegasnya.
Para Pencaker juga meminta persoalan CPNS Formasi 2024 tidak berlarut-larut hingga berdampak pada proses rekrutmen pada periode berikutnya.
“Kepastian penyelesaian Formasi CPNS 2024 penting bagi para peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi dan masih menunggu kejelasan dari pemerintah,” ujarnya.
Beto juga mengatakan Forum Pribumi Papua Pegunungan akan terus mengawal proses tersebut.
Para Pencaker Papua Pegunungan berharap pemerintah membuka ruang komunikasi yang jelas sehingga informasi mengenai CPNS Formasi 2024 dapat diterima langsung oleh peserta dan tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.(*)

