Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Akses Pendidikan Terbatas, Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh Hadir di Itlay Hisage
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Tanah Papua > Papua Pegunungan > Akses Pendidikan Terbatas, Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh Hadir di Itlay Hisage
Papua PegununganPendidikanSastra

Akses Pendidikan Terbatas, Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh Hadir di Itlay Hisage

admin
Last updated: August 5, 2026 13:06
By
admin
Byadmin
Follow:
148 Views
2 weeks ago
Share
Pemberkatan Ruang Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh Dari SD YPPK Santo Don Bosco Pugima Wilayah Itlay Hisage pada Senin, 02 Agustus 2026 - Dok
SHARE

Yogonima, nirmeke.com — Keterbatasan akses pendidikan di wilayah pegunungan kembali mendorong masyarakat mengambil inisiatif sendiri. Di Kampung Yogonima, Distrik Itlay Hisage, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, masyarakat bersama gereja dan lembaga pendidikan menghadirkan Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh SD YPPK Santo Don Bosco Pugima.

Iklan Nirmeke

Kedua lembaga pendidikan tersebut diberkati pada Minggu (2/8/2026), sekaligus menjadi momentum penting bagi masyarakat dalam memperluas akses pendidikan dasar bagi anak-anak di wilayah yang selama ini menghadapi hambatan geografis.

Kehadiran sekolah ini bukan sekadar membangun ruang belajar baru, tetapi menjadi jawaban atas persoalan jarak dan kondisi geografis yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan bagi anak-anak di Itlay Hisage.

Pemberkatan Ruang Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh Dari SD YPPK Santo Don Bosco Pugima Wilayah Itlay Hisage pada Senin, 02 Agustus 2026 – Dok

Anak-anak dari sejumlah kampung harus menempuh perjalanan sekitar 5 hingga 30 kilometer untuk mencapai sekolah. Medan yang harus dilalui tidak mudah, mulai dari pegunungan terjal, perbukitan, lembah hingga menyeberangi sungai.

Kondisi tersebut membuat akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah pedalaman tidak dapat disamakan dengan daerah perkotaan.

Sekolah Adat Menjaga Identitas Hugula

Di tengah keterbatasan akses pendidikan formal, masyarakat Hugula juga membangun Sekolah Adat Hugulama sebagai ruang pendidikan berbasis budaya.

Sekolah Adat Hugulama berdiri secara independen dan bergerak dalam pendidikan informal dan nonformal. Materi pembelajarannya mencakup budaya, bahasa daerah, sejarah, nilai-nilai adat, kepemimpinan, kearifan lokal serta pembentukan karakter generasi muda Hugula.

Baca Juga:  IMPW Desak Pembentukan Pansus Penyelesaian Konflik Wouma

Saat ini Sekolah Adat Hugulama telah memiliki enam titik yang tersebar di Distrik Itlay Hisage, Walelagama dan Siep Kosi.

Lembaga tersebut juga telah memperoleh izin operasional dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya untuk mengembangkan sekolah adat melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Kelas Lapak Baca pada Pondok/Panggung Utama di Halaman Gereja Katolik Kapel Santo Yohanis Pembaptis Yogonima, Paroki “Kristus Gembala Kit” Pugima. Kelas Lapak Baca ini juga menjadi kelas Sekolah Minggu di lingkungan tersebut – Dok

Dukungan terhadap pengembangan pendidikan berbasis budaya juga datang dari Keuskupan Jayapura melalui Komisi Sosial dan Budaya yang mendorong kolaborasi bersama Sekolah Adat Hugulama.

Bagi masyarakat, pendidikan tidak hanya berbicara mengenai kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Pendidikan juga harus memastikan anak-anak mengenal siapa dirinya, bahasa, sejarah, adat dan nilai-nilai yang diwariskan leluhur.

Sekolah Jarak Jauh Menjawab Persoalan Geografis

Sementara itu, Sekolah Jarak Jauh SD YPPK Santo Don Bosco Pugima hadir untuk menjawab kebutuhan pendidikan formal anak-anak di wilayah Itlay Hisage.

Secara administratif, sekolah tersebut berada di bawah SD YPPK Santo Don Bosco Pugima. Seluruh data peserta didik akan didaftarkan melalui sekolah induk tersebut.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah guru lama dari YPPK bersama guru lokal akan membantu proses pembelajaran secara sukarela sambil menunggu proses perekrutan guru baru oleh yayasan.

Model tersebut diharapkan dapat mengurangi hambatan anak-anak dalam mengakses pendidikan dasar tanpa harus meninggalkan kampung dalam waktu lama.

Baca Juga:  Perayaan Injil ke-65 di Yalimo, Pemerintah dan Gereja Perkuat Sinergi

Pendidikan Formal dan Adat Berjalan Berdampingan

Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh memiliki fungsi yang berbeda, tetapi dapat saling melengkapi.

Sekolah Jarak Jauh menjalankan pendidikan formal dengan mengacu pada kurikulum nasional. Sementara Sekolah Adat Hugulama memberikan ruang bagi anak-anak untuk memahami budaya, bahasa, sejarah, nilai adat dan pengetahuan lokal masyarakat Hugula.

Suasana misa dalam Pemberkatan Ruang Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh SD YPPK Santo Don Bosco Pugima Wilayah Itlay Hisage – Dok

Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa pendidikan formal tidak harus menghilangkan identitas budaya masyarakat.

Sebaliknya, pendidikan dapat menjadi ruang untuk memperkuat pengetahuan akademik sekaligus menjaga hubungan generasi muda dengan budaya dan lingkungan sosialnya.

Masyarakat Tidak Ingin Anak-Anak Terputus dari Pendidikan

Pemberkatan kedua lembaga pendidikan tersebut menjadi pesan bahwa keterbatasan geografis tidak boleh menjadi alasan bagi anak-anak Papua Pegunungan kehilangan hak atas pendidikan.

Masyarakat berharap pemerintah, gereja, yayasan pendidikan, tokoh adat, tokoh masyarakat dan orang tua memberikan dukungan berkelanjutan agar layanan pendidikan di Itlay Hisage tidak berhenti hanya pada momentum pemberkatan.

Keberadaan guru, fasilitas belajar, bahan ajar dan dukungan pembiayaan menjadi bagian penting yang harus dipastikan agar sekolah dapat berjalan secara konsisten.

Foto bersama setelah belajar di Sekolah Jarak Jauh dari SD YPPK Santo Don Bosco Pugima Wilayah Itlay Hisage pada Senin, 03 Agustus 2026 – Dok

Tim Kerja Pemberkatan, Soleman Itlay selaku ketua dan Manu Hisage sebagai sekretaris, menegaskan bahwa momentum tersebut diharapkan menjadi awal bagi lahirnya generasi Hugula yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kecintaan terhadap budaya.

Pendidikan di wilayah pegunungan, pada akhirnya, bukan hanya soal mendirikan sekolah. Lebih dari itu, pendidikan adalah tentang memastikan anak-anak di kampung-kampung terpencil memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, tumbuh, mengenal identitasnya, dan menentukan masa depannya sendiri.

Pemberkatan Sekolah Adat Hugulama dan Sekolah Jarak Jauh SD YPPK Santo Don Bosco Pugima menjadi langkah awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan langkah tersebut benar-benar berkelanjutan dan tidak kembali membuat anak-anak Itlay Hisage berjalan puluhan kilometer hanya untuk mendapatkan hak dasar mereka: pendidikan.(Red)*

Related

You Might Also Like

SK Gubernur Dipersoalkan, Dugaan Abaikan Hasil Pansel DPRK Picu Gejolak Publik

Perkuat Tata Kelola, PSSI Papua Pegunungan Gelar Kongres Biasa di Jayapura

Aksi Lukatok Untuk Biaya Pendidikan dan Kesehatan Umat Katolik di Kampung Yogonima

Cinta Revolusi Negeri Tanah Adat

Sastra Sebagai Gerakan Politik di Papua

TAGGED:SD YPPK Santo Don Bosco PugimaSekolah Adat HugulamaSekolah Jarak Jauh SD YPPK Santo Don Bosco Pugima

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article MRP Papua Pegunungan dan DPRP Perkuat Koordinasi Bahas Regulasi dan Dukungan Kelembagaan
Next Article MRP Papua Pegunungan Keluhkan Anggaran: Delapan Bulan Hanya Terima Gaji, Kunjungan Kerja dan Reses Terhenti
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

HMPJ Audiensi dengan DPRD Jayawijaya, Soroti Beasiswa Studi Akhir dan Tempat Tinggal Mahasiswa di Jayapura
Pendidikan
9 hours ago
BP3OKP Dorong Dana Otsus Jayawijaya Fokus Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi OAP
Papua Pegunungan
9 hours ago
KPA Jayawijaya Catat 5.000 Kasus HIV, 3.400 Lebih Pasien Lost Follow Up
Kesehatan
10 hours ago
Dana Otsus Jayawijaya 2026 Capai Rp290 Miliar, 56 Persen Dialokasikan untuk Pendidikan
Papua Pegunungan Pendidikan
10 hours ago
Baca juga
Papua PegununganPariwisata

Himpunan 12 Wisata Alam dan Kampung Budaya Wamena Siapkan Destinasi Sambut Wisatawan Agustus

1 month ago
PendidikanTanah Papua

Janji Manis yang Terancam Pahit: 21 Mahasiswa Kedokteran Jayawijaya Hadapi Ancaman Cuti karena Bantuan Tak Kunjung Turun

12 months ago
Pendidikan

Ketua Komisi C DPRK Jayawijaya Resmi Buka Raker dan POF HMPJ Periode 2026–2027

6 months ago
Pendidikan

Ratusan Mahasiswa di Uncen Abepura Tuntut Penerimaan Dilaksanakan Secara Offline

4 years ago
Pendidikan

TK Papua Cerdas Hadir di Kampung Logotpaga Papua Pegunungan

3 years ago
Papua Pegunungan

Alpius Yigibalom Hadiri Konferensi Gereja Baptis, Serahkan Bantuan Gubernur Papua Pegunungan

2 months ago
LingkunganPapua Pegunungan

Longsor Terjang Walaik, Kebun Warga Hancur dan Akses Terputus

4 months ago
Papua PegununganTanah Papua

Peserta Seleksi DPRK Datangi Kesbangpol, Pertanyakan Hasil yang Belum Diumumkan

5 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?