Yahukimo, nirmeke.com – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke-65 di Lembah Yalimo, Angguruk, menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan gereja dalam menjaga kehidupan sosial dan spiritual masyarakat, Selasa (24/3/2026).
Ibadah syukur yang dipusatkan di Gereja Metanoia Dekai tersebut berlangsung khidmat dan penuh sukacita, dihadiri ratusan jemaat dari wilayah Yali Angguruk dan sekitarnya.
Turut hadir Bupati Yahukimo Didimus Yahuli, Wakil Bupati Esau Miram, pimpinan DPRK, unsur OPD, para gembala Gereja Kristen Injili di Tanah Papua, kepala distrik, tokoh adat, serta masyarakat dari sembilan distrik di wilayah Yalimek.
Perayaan ini memperingati masuknya Injil pada 24 Maret 1961, yang kini telah genap 65 tahun. Mengusung tema “Kepedulian Tuhan Memberitakan Kerajaan Sorga,” ibadah menjadi ruang refleksi iman sekaligus penguatan peran gereja dalam kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Esau Miram menegaskan bahwa keberadaan masyarakat dan para pemimpin di Papua tidak terlepas dari peran Injil.
“Kita semua ada karena Injil. Nilai-nilai yang diajarkan telah membentuk kehidupan kita hingga hari ini, termasuk dalam memimpin dan membangun daerah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga iman serta menjauhi tindakan yang merusak kehidupan sosial.
“Kedewasaan Injil harus tercermin dalam perilaku kita sehari-hari—hidup damai, bertanggung jawab, dan menjaga persatuan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Didimus Yahuli menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan gereja dalam menjaga stabilitas dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, gereja memiliki peran strategis dalam membina moral dan karakter umat, sementara pemerintah hadir melalui pembangunan dan pelayanan publik.
“Pemerintah dan gereja harus berjalan bersama. Dengan sinergi yang kuat, kita bisa menjaga masyarakat tetap aman, damai, dan sejahtera,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan sejumlah program pembangunan di wilayah Yali Angguruk, termasuk pembangunan gereja, penanganan dampak bencana longsor di Angguruk dan Pronggoli, serta rencana pembangunan infrastruktur jalan dari Wamena menuju Lembah Yalimo untuk meningkatkan aksesibilitas.
Di sektor pendidikan, pemerintah daerah berkomitmen mengaktifkan kembali sekolah-sekolah yang belum berjalan optimal agar proses belajar mengajar dapat kembali normal.
Usai ibadah, perayaan dilanjutkan dengan prosesi pemasangan lilin dan pemotongan kue ulang tahun oleh Bupati dan Wakil Bupati bersama unsur pimpinan daerah dan panitia.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung penuh sukacita, mencerminkan rasa syukur atas kehadiran Injil yang telah membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat Yalimo Angguruk wilayah Yalimek.(*)
Pewarta: Vakson Aliknoe
