WAMENA, NIRMEKE.COM — Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Pegunungan turun langsung menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak cuaca ekstrem, hujan es, dan kekeringan di Kabupaten Lanny Jaya dan Nduga, Sabtu (5/9/2026).
Bersama Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Papua Pegunungan, HIPMI menyalurkan bahan makanan (bama) dan perlengkapan tidur kepada masyarakat terdampak yang tersebar di tiga distrik di Lanny Jaya dan dua distrik di Nduga.
Ketua HIPMI Papua Pegunungan, Antonius Wetipo, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian dan gerakan kemanusiaan yang dilakukan secara mandiri tanpa mengandalkan anggaran pemerintah.
“Kami bergerak di luar jalur pemerintah. Atas nama pengusaha muda di Papua Pegunungan, kami tergerak hati mengumpulkan bantuan seadanya dari kantong kami masing-masing,” kata Antonius.
Menurutnya, bantuan yang diberikan mungkin belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, tetapi menjadi bentuk kepedulian pengusaha muda Papua Pegunungan terhadap warga yang sedang menghadapi bencana.
“Bantuan ini memang tidak seberapa dan mungkin belum memenuhi seluruh harapan masyarakat, tetapi ini murni keluar dari hati kami yang paling dalam untuk melihat keluarga kami dari dekat,” ujarnya.
Antonius mengatakan HIPMI memilih datang langsung ke lokasi terdampak daripada hanya membuka posko bantuan di wilayah perkotaan. Menurutnya, perjalanan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat dan merasakan secara langsung kondisi masyarakat di daerah bencana.
Sementara itu, Ketua KNPI Papua Pegunungan, Kalvin Pengu, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Ia mengatakan perjalanan menuju Distrik Kuyawagi, Lanny Jaya, menunjukkan masih beratnya akses menuju wilayah terdampak bencana.
“Kami merasakan sendiri bagaimana berliku dan rusaknya akses jalan dari Wamena hingga Distrik Kuyawagi. Ini menjadi catatan serius yang harus segera diperhatikan oleh Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya maupun Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,” tegas Kalvin.
HIPMI dan KNPI juga mendorong perhatian terhadap infrastruktur jalan agar penyaluran bantuan ke masyarakat dapat berjalan lebih lancar.
Untuk melanjutkan aksi kemanusiaan, KNPI Papua Pegunungan berencana membuka posko bantuan di Wamena yang akan menampung dan menyalurkan bantuan dari lembaga masyarakat, LSM, maupun para dermawan.
Dalam kunjungan tersebut, masyarakat juga meminta pemerintah tidak hanya memberikan bantuan jangka pendek, tetapi mengantisipasi dampak lanjutan berupa ancaman krisis pangan dan penyebaran penyakit akibat cuaca ekstrem.
Turut dalam rombongan, Sekretaris HIPMI Papua Pegunungan Melisa Ivani Tabo, Sekretaris KNPI Papua Pegunungan Aman Kogoya, serta jajaran pengurus kedua organisasi.(Red.)

