Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Mama-Mama Pasar Tiom Tuntut Penertiban Pedagang Non-OAP, Soroti Penjualan Hasil Pertanian Lokal
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
    • Kriminal
  • Jendela Papua
    • Features & Sosok Inspiratif
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel & Kuliner
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Ekonomi & Bisnis > Mama-Mama Pasar Tiom Tuntut Penertiban Pedagang Non-OAP, Soroti Penjualan Hasil Pertanian Lokal
Ekonomi & BisnisPapua Pegunungan

Mama-Mama Pasar Tiom Tuntut Penertiban Pedagang Non-OAP, Soroti Penjualan Hasil Pertanian Lokal

admin
Last updated: September 3, 2026 21:02
By
admin
Byadmin
Follow:
49 Views
1 month ago
Share
Mama-mama Pasar Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, menggelar aksi demonstrasi pada Kamis (3/9/2026) - (Foto: Istimewa)
SHARE

TIOM, NIRMEKE.COM — Mama-mama Pasar Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, menggelar aksi demonstrasi pada Kamis (3/9/2026). Mereka meminta Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya segera meninjau dan menertibkan aktivitas penjualan bahan pangan hasil masyarakat lokal yang dilakukan pedagang non-OAP di sejumlah kios di Tiom.

Iklan Nirmeke

Dalam aksi tersebut, mama-mama pasar mempersoalkan penjualan berbagai hasil pertanian masyarakat Lanny Jaya oleh pedagang non-OAP, mulai dari sayur, rica, bawang, tomat, pinang buah hingga pinang gepe.

Menurut peserta aksi, kondisi tersebut berdampak terhadap rendahnya perputaran ekonomi yang dirasakan mama-mama yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas berjualan di Pasar Tiom.

Mereka meminta pemerintah daerah kembali menegakkan imbauan Bupati Lanny Jaya tertanggal 26 Maret 2025 yang, menurut mereka, mengatur agar pedagang non-OAP tidak menjual bahan pokok alami yang merupakan hasil masyarakat Lanny Jaya.

Baca Juga:  Kadistrik Bugukgona Turun Kampung, Pastikan Pembangunan dan Pelayanan Berjalan

Mama-mama pasar menilai penertiban penting dilakukan agar hasil pertanian masyarakat dapat menjadi sumber pendapatan langsung bagi warga lokal dan membantu menggerakkan ekonomi di Pasar Tiom.

Dalam aksi tersebut, mama-mama Pasar Tiom menyampaikan tiga tuntutan kepada Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya.

Pertama, mereka meminta seluruh pedagang non-OAP tidak diperbolehkan menjual bahan pokok alami hasil masyarakat Lanny Jaya di kios-kios.

Kedua, seluruh pedagang non-OAP diminta menempelkan surat izin usaha pada masing-masing kios sebagai bentuk keterbukaan dan kepatuhan terhadap ketentuan usaha yang berlaku.

Ketiga, mereka meminta seluruh sopir angkutan barang rute Wamena-Tiom pergi-pulang (PP) memperhatikan jam operasional kendaraan.

Mereka meminta kendaraan angkutan barang beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIT. Di luar waktu tersebut, mereka meminta diberlakukan sanksi sesuai ketentuan yang ditetapkan.

Baca Juga:  Nikolaus Haluk, Perintis Seni Pahat di Jayawijaya

Mama-mama Pasar Tiom juga menyampaikan pernyataan sikap terkait penjualan hasil pertanian lokal oleh pedagang non-OAP.

Mereka menyatakan apabila ke depan masih ditemukan pedagang non-OAP yang menjual bahan pokok alami hasil masyarakat Lanny Jaya, maka kios atau tempat usaha tersebut akan diminta ditutup.

“Jika apabila di kemudian hari pedagang non-OAP masih jualan bahan pokok alami hasil dari masyarakat Lanny Jaya, maka kios atau tempat dagangan non-OAP akan ditutup secara paksa,” demikian pernyataan sikap mama-mama Pasar Tiom.

Mama-mama pasar berharap Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya segera menindaklanjuti aspirasi tersebut dan melakukan penertiban sesuai kebijakan yang telah disampaikan pemerintah daerah sebelumnya.

Aksi tersebut berlangsung di Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Kamis (3/9/2026).(*)

Related

You Might Also Like

Dinas Koperasi dan UKM Papua Pegunungan Tegaskan Komitmen Bersama Penggiat dan Petani Kopi

BP3OKP Dorong Dana Otsus Jayawijaya Fokus Kesehatan, Pendidikan dan Ekonomi OAP

16 Ton Beras untuk Warga Kondaga, Kepala Distrik Tekankan Pembagian Merata

Memanfaatkan Hasil Bumi, Moses Mulai Angkat Kopi Lani Mendek

Wapres Gibran Kunjungi Pasar Potikelek Wamena, Mama-Mama Papua Sampaikan Aspirasi Modal hingga Keamanan

TAGGED:Mama-Mama Pasar Tiom

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Solidaritas Mahasiswa Nduga dan Lanny Jaya Galang Dana untuk Korban Musibah Es dan Kekeringan di Kuyawagi
Next Article Jualan Noken Tak Tersentuh, Mama Yohana Pulang Kosong di Hari Pertama FDS XV
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

GAMKI Lanny Jaya Gelar Rakercab dan Mahaperta, Pemuda Diajak Berperan dalam Pembangunan
Papua Pegunungan
2 days ago
Panitia PAB Serahkan 24 Anggota Baru kepada Pengurus IPMPKDPT
Pendidikan
2 days ago
Hamka Yelipele Dilantik sebagai Anggota MRP Papua Pegunungan, Keluarga Gelar Syukuran
MRP Papua Pegunungan
3 days ago
Markus Haluk Tekankan Pentingnya Budaya, Iman, dan Literasi Digital bagi Generasi Muda
Pendidikan
5 days ago
Baca juga
Papua PegununganTanah Papua

Komisi C DPRK Jayawijaya Soroti Krisis Layanan Kesehatan, Pendidikan, hingga Masalah Sosial dalam Rekomendasi LKPJ

5 months ago
Papua Pegunungan

APBD-P Papua Pegunungan Naik Jadi Rp1,957 Triliun, DPR Minta OPD Bertanggung Jawab

2 weeks ago

Melalui Muscab Ke-VI, Fred Huby Kembali Pimpin Gapensi Kabupaten Jayawijaya

4 years ago
Ekonomi & BisnisPariwisata

Wanggai: Kunjungan Cinta Laura di Wamena Dapat Mendorong Ekowisata Provinsi Papua Pegunungan

3 years ago
Ekonomi & BisnisPapua PegununganTanah Papua

Tinjau Kebun Jagung di Hubikiak, Diskopindag Papua Pegunungan Siapkan Panen Bertahap

6 months ago
Papua PegununganTanah Papua

Tiga Pimpinan Daerah Turun Langsung Redam Konflik Warga Yali–Lani di Wamena

9 months ago
ArtikelEkonomi & BisnisFeatures & Sosok Inspiratif

Dinan Adii, Mekanik Otodidak Asal Meepago

5 years ago
Papua Pegunungan

DPR Papua Pegunungan Panggil BGN Bahas Aspirasi Pelajar soal MBG

3 weeks ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?