Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Cycloop Bukan untuk Digali: Menolak Tambang demi Masa Depan Papua
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Lingkungan > Cycloop Bukan untuk Digali: Menolak Tambang demi Masa Depan Papua
EditorialLingkungan

Cycloop Bukan untuk Digali: Menolak Tambang demi Masa Depan Papua

admin
Last updated: July 10, 2025 10:02
By
admin
Byadmin
Follow:
415 Views
11 months ago
Share
Pemandangan Pegunungan Cyclop dari danau Sentani - Istimewa
SHARE

Di balik megahnya Gunung Cycloop, bentang alam sakral yang membentengi kehidupan masyarakat adat Tabi, kini mengintai ancaman pengrusakan atas nama investasi. Rencana pengolahan tambang nikel oleh PT. Bukit Iriana Sentani dan aktivitas eksplorasi oleh PT Danmar Explorindo merupakan bentuk nyata bagaimana negara dan korporasi terus mengabaikan prinsip keberlanjutan, kearifan lokal, dan hak konstitusional masyarakat adat.

Iklan Nirmeke

Ironis, di tengah krisis iklim global dan terus meluasnya deforestasi, negara justru membuka jalan bagi penghancuran sumber kehidupan masyarakat adat yang telah menjaga kawasan Cycloop selama ratusan tahun. Alih-alih dilindungi sebagai kawasan penyangga ekologi dan kultural, Cycloop malah dikapling jadi komoditas tambang yang siap dieksploitasi.

Baca Juga:  Masyarakat Adat Suku Awyu Ajukan Permohonan Intervensi ke PTUN Jakarta

Bukan sekali ini terjadi. Banyak kasus terdahulu membuktikan, kehadiran tambang bukan membawa kesejahteraan, melainkan kehancuran. Masyarakat adat kehilangan tanah, air tercemar, konflik horizontal merebak, dan hak-hak dasar terkikis secara perlahan namun pasti.

Pernyataan tegas dari AMAN Jayapura yang menolak pengolahan nikel di wilayah Cycloop dan Sarmi adalah suara dari akar rumput yang harus didengar dan dihormati. Ketika masyarakat adat berkata “tidak”, itu bukan sekadar sikap politis. Itu adalah bentuk pertahanan diri atas ruang hidup, warisan leluhur, dan masa depan anak cucu mereka.

Baca Juga:  Krisis Pangan Akibat Banjir Wamena: WALHI Papua Soroti Dampak pada Kelompok Rentan

Pemerintah harus menghentikan segala bentuk kontrak karya, eksplorasi, dan rencana industri ekstraktif di wilayah Cycloop. Lebih dari itu, pemerintah wajib mengakui dan melindungi wilayah adat secara hukum melalui pemetaan partisipatif dan penetapan resmi hak ulayat.

Papua tidak butuh tambang. Papua butuh keadilan ekologis, pengakuan atas masyarakat adat, dan keberpihakan pada kehidupan. Kita tidak boleh membiarkan Gunung Cycloop jadi korban baru dari kerakusan yang terus mencari tanah untuk digali dan rakyat untuk dikorbankan.(*)

Redaksi 

Related

You Might Also Like

PSN Picu Konflik Adat Kamuyen di Merauke, Solidaritas Merauke Minta Intervensi Gubernur

Disertasi Riedno Graal Taliawo, Gerakan Perlawanan Tanpa Kekerasan Dengan Studi Kasus Gerakan KNPB

Banjir Rendam Kebun Warga di Empat Kampung Jayawijaya, Masyarakat Terancam Krisis Pangan

Ada 9 Julukan Kota ‘Wamena’ Yang Belum Anda Ketahui Saat Ini

WALHI Papua Berharap Uskup Timika Suarakan Isu Lingkungan dan Masyarakat Adat

TAGGED:AMAN JayapuraGunung CycloopTolak Tambang Nikel di Cycloop

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article “Kami Bukan Sekadar Konten” Perempuan Papua Menggugat Objektifikasi di Media Sosial
Next Article Pemkab Yahukimo Salurkan Bantuan Sembako Dan PHK Ke 51 Distrik Dan 517 Kampung
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

KNPB Serukan Konsolidasi Terbuka, Soroti Situasi Darurat Kemanusiaan di Papua
Polhukam Siaran Pers Tanah Papua
1 week ago
LBH Papua Merauke Minta Presiden Hentikan Pelibatan TNI dalam Sengketa Tanah Adat Marga Kamuyend
Lingkungan Nasional Siaran Pers Tanah Papua
1 week ago
Bupati Yunus Wonda Minta Warga Stop Berkebun di Kawasan Cagar Alam Cyclop
Uncategorized
1 week ago
Serangan Drone Bom di Nduga, Tiga Anggota TPNPB Gugur
Polhukam Tanah Papua
1 week ago
Baca juga
Lingkungan

WALHI Papua Soroti Krisis Lingkungan dan Perampasan Wilayah Adat di Hari Bumi 2025

1 year ago
LingkunganTanah Papua

Direktur WALHI Papua Soroti Pernyataan Gubernur Papua Pegunungan Soal Tambang di Intan Jaya

11 months ago
Lingkungan

Kawasan Hutan Mangrove Teluk Youtefa Jayapura Dirusak, Walhi Papua: Kini Terancam Hilang

3 years ago
LingkunganSeni & Budaya

Seni, Musik, dan Aksi Peduli Hutan Papua Bersama WALHI & KORK Papua

7 months ago
EditorialPolhukam

Kembali Terjadi Kriminalisasi Advokat dan Pembela HAM Leonard Ijie di Sorong Papua

3 years ago
ArtikelEditorial

Cerita Singkat Awal Kehadiran Gereja Katolik di Wilayah Asmat – Agats

9 months ago

Intan Jaya Bukan Tanah Tak Bertuan, Stop Eksploitasi Tambang Blok Wabu

4 years ago
Editorial

Kekerasan Seksual Jadi Jenis yang Paling Banyak Dialami Korban Sepanjang 2022

3 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?