Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: LEBIH BAIK MRP DI BUBARKAN
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Editorial > LEBIH BAIK MRP DI BUBARKAN
EditorialTanah Papua

LEBIH BAIK MRP DI BUBARKAN

admin
Last updated: November 6, 2023 12:34
By
admin
Byadmin
Follow:
792 Views
3 years ago
Share
Gedung baru MRP berbentuk alat musik tifa - Dok
SHARE

Oleh: Marinus Mesak Yaung

Iklan Nirmeke

Pelantikan anggota Majelis Rakyat Papua ( MRP) Provinsi Papua periode 2023 – 2028 adalah hasil dari praktek politik ” devide et empira ” Jakarta terhadap Papua. Kalau kursi kekuasaan MRP direbut dengan cara Papua tipu Papua, Papua fitnah Papua, dengan strategi kami merah putih, mereka bintang Kejora, maka lebih baik kaka Jenderal Tito Karnavian jangan lantik anggota MRP Papua.

Kursi kekuasaan MRP yang direbut orang Papua lain dengan cara – cara penghianatan sesama orang asli Papua, akan membuat MRP ke depan menjadi lembaga pelengkapan penderitaan orang Papua.

Kakak Jenderal Tito Karnavian kalau tidak melantik tiga orang asli Papua representasi adat dan agama, yakni Orpa Nari, Robert Wanggai dan Benny Swenny, maka bubarkan saja lembaga MRP.

Kalau pertimbangan kemendagri bahwa mereka bertiga tidak lolos proses bersih diri atau clearing house tim seleksi BIN, Kemenkopolhukam, Kejaksaaan Agung dan Kemendagri, maka kasus kejahatan politik ini akan menjadi bom waktu yang membahayakan hubungan Jakarta – Papua pasca Jokowi.

Daftar nama-nama Anggota MRP Provinsi Papua yang akan di lantik Besok, Selasa (7/10/2023) Oleh Mendagri RI di Jayapura – Dok Pribadi

Mereka bertiga tidak dilantik karena tim clearing house dapat laporan dari orang – orang Papua ” merah putih ” bahwa mereka bertiga kader Lukas Enembe dan terlibat dalam aksi MRP pimpinan Timotius Murid yang mendukung Referendum politik Papua di periode kepemimpinannya.

Baca Juga:  Uskup Matopai Berkunjung ke Wamena, ini Doa dan Harapan Umat Hubula

Kalau terus kakak Jenderal Tito Karnavian dan Jakarta keluarkan kebijakan strategis untuk Papua dengan menggunakan kacamata isu kader Lukas Enembe dan pendukung Referendum Papua, maka ada dua hal yang saya ingin ingatkan kepada Jakarta dan kakak Jenderal Tito Karnavian.

Pertama, kebijakan ini adalah kebijakan diskriminasi dan rasialis. Ada kader – kader Lukas Enembe yang dipromosikan duduki jabatan Pejabat Gubernur di Papua, tetapi orang asli Papua seperti Perempuan asli Papua Orpa Nari, Robert Wanggai dan Benny Swenny tidak dipromosikan hak konsitusi mereka untuk menduduki kursi MRP. Jangan terus menerus Jakarta keluarkan kebijakan diskriminasi dan rasialis terhadap orang Papua. Jangan terus ciptakan konflik horizontal di Papua. Kami mau hidup damai di atas tanah adat kami sendiri, tanah Papua.

Kedua, fitnah dan tuduhan kepada orang – orang Papua sebagai pendukung Referendum Papua, sebagai kelompok bintang Kejora pro kemerdekaan Papua, karena sikap kritis mereka terhadap kebijakan negara yang keliru dan belum tepat sasaran membangun Papua, harus segera dikeluarkan dari hati dan pikiran orang Jakarta.

Tidak bisa Jakarta mau merebut atau menangkan hati dan pikiran orang Papua dengan preferensi – preferensi elit Jakarta model begini. Fitnah dan curiga tanpa bukti yang kuat terhadap Orpa Nari, Robert Wanggai dan Benny Swenny karena mereka ancaman terhadap kedaulatan negara di Papua, sudah harus dihentikan.

Baca Juga:  Kepahlawanan dan Patriotisme

Kalau tidak dihentikan segera, saya minta kakak Jenderal Tito Karnavian tidak melantik 34 anggota MRP Papua, atau segera bubarkan lembaga MRP. Lembaga tidak jelas kerjanya dan jadi beban keuangan negara.

Uang negara untuk lembaga MRP ini, lebih baik digunakan untuk membayar gaji dan honor guru – guru kontrak, guru honorer, baik negeri maupun swasta di seluruh tanah Papua yang beban kerja mereka sangat berat tapi gaji dan honorarium mereka tidak diperhatikan Pemerintah Daerah dan pihak yayasan.

Dan juga untuk biayai ratusan ribuh anak – anak usia sekolah di Papua, yang putus sekolah atau tidak mendapat kesempatan belajar di Jenjang sekolah dasar sampai perguruan tinggi. Menurut data dari dosen Unipa Agus Sumule, ada sekitar 407.543 ribuh anak usia sekolah di Provinsi Papua dan Papua Barat yang putus sekolah di semua jenjang pendidikan karena tidak ada uang untuk studi mereka.

Anak – anak Papua yang malang ini lebih butuh uang dibandingkan para anggota MRP di lima Provinsi di tanah Papua, yang tidak jelas kerjanya tapi mendapat privelege istimewa dari negara untuk terima uang ratusan juta sampai milyaran rupiah untuk operasional kinerja tidak jelas mereka.

Semoga kakak Jenderal Tito Karnavian bisa arif dan bijaksana untuk menyelesaikan kasus politik devide et impera sesama orang Papua dibalik perebutan kursi kekuasaan lembaga MRP.

)* Dosen Universitas Cenderawasih Papua.

Related

You Might Also Like

Video Pemukulan Mahasiswa Papua Oleh Ormas Reaksioner NTT Mendapat Kecaman dari Masyarakat Papua

Perkuat Basis Gerakan Perlawanan, Sekretariat KNPB Wilayah Yalimo Diresmikan

Perkuat Jiwa Kebangsaan, Lis Tabuni Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI kepada Kaum Muda Papua Progresif

Mahasiswa Lapago Minta Pemerintah Selesaikan Persoalan Pro Kontra Lokasi Penempatan Kantor Gubernur

Rekrutmen Anggota MRP Papua Pegunungan Harus Selektif

TAGGED:Lembaga Culture Orang Asli PapuaMajelis Rakyat PapuaOtonomi Khusus PapuaPapua MerdekaPelantikan Anggota MRP Provinsi Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Di Puncak Jaya, Oknum Polisi Tembak Mati ODGJ Karena Bawa Senapan Angin
Next Article Penolakan Keanggotaan West Papua oleh MSG dan Jalan yang Harus Ditempuh Oleh Rakyat Papua
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

AMPJ Nayak Lauk Jayapura Gelar Diskusi Publik, Dorong Penguatan Kapasitas Mahasiswa Jayawijaya
Pendidikan
1 day ago
HIPMI Dorong KONI Papua Pegunungan Kembangkan Sport Industry Jelang PON XXII
Ekonomi & Bisnis Olaraga Papua Pegunungan
2 days ago
BEM USTJ–LBH Papua: Deforestasi PSN Perparah Dampak El Nino di Papua
Lingkungan Pendidikan Tanah Papua
2 days ago
Kecelakaan Maut Tolikara Diselesaikan Lewat Hukum Adat, Disepakati Rp1, 8 Miliar dan 180 Babi
Papua Pegunungan
3 days ago
Baca juga
Editorial

Disertasi Riedno Graal Taliawo, Gerakan Perlawanan Tanpa Kekerasan Dengan Studi Kasus Gerakan KNPB

3 years ago
Papua Pegunungan

Pemprov Papua Pegunungan Salurkan Bantuan Tahap Ketiga untuk Korban Kebakaran di Tolikara

7 months ago
Tanah Papua

Bupati dan Wakil Bupati Jayapura Akan Dilantik pada 25 Maret 2025

1 year ago
Tanah Papua

Demi Penegakan Keadilan, BEM Uncen Minta Hakim Tolak Gugatan Pra Peradilan Tersangka Korupsi

3 years ago
Siaran PersTanah Papua

Pemda Sorong Terbitkan SK Pengakuan Perlindungan dan Penghormatan Hak Masyarakat Hukum Adat dan Wilayah Adat

2 years ago
Tanah Papua

Pemda Lanny Jaya Raih Opini WTP Untuk Ke Empat Kalinya

3 years ago
Tanah Papua

Pencurian Sayur oleh TNI Non-Organik Picu Resah Warga Ibele-Jayawijaya

1 year ago
Tanah Papua

Menindaklanjuti Aspirasi Demo ASN OAP, MRP Provinsi Papua Bentuk Timker

2 years ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?