Wamena, nirmeke.com – Ketua Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (DPD – PPDI) Provinsi Papua Pegunungan Sepi Wanimbo meminta Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk memperhatikan juga para penyandang disabilitas yang ada di wilayah Lapago Pegunungan.
“sejauh ini kebijakan pelayanan dan terobosan yang dilakukan Pj Gubernur sampaikan apresiasi kepada Pj. Gubernur sangat luar biasa yang kami lihat saat ini. Dan kami harap juga bapak melihat perjuangan para Difabel dalam berwirausaha,” kata Wanimbo.
Sejuah ini menurut Sepi, tidak ada perhatian serius dari pemerintah Provinsi Papua Induk terhadap para Difabel. Merekalah yang membutuhkan pertolongan dan bantuan dari Pemerintah Daerah maupun Provinsi dari berbagai lini dan kebutuhan para Difabel.
“Selama para Difabel ini ada di delapan kabupaten/kota tidak ada perhatian dan pendampingan serius dari Pemerintah. Kini Papua Pegunungan sudah punya Provinsi sendiri sehingga pengalaman buruk dari Provinsi induk tidak terbawah kesini dan Pemerintah harus buka mata dan melihat keberadaan mereka (Difabel),” ujarnya.
Ia berharap pengalaman di Papua induk tidak terulang lagi di Papua Pegunungan tetapi harapannya Pemerintah dapat merangkul semua pihak untuk menolong, membangtu mensejahterakan rakyat kecil yang tersebar di delapan kabupaten/kota dalam honai besar Papua Pegunungan.
“Mengapa itu saya sampaikan karena hak – hak bagi penyandan disabilitas sudah diatur dalam undang – undang Nomor, 8 Tahun 2016 mengatur dan berbicara untuk hak – hak penyandan disabilitas di Indonesia. Saya berpikir manusia yang ada di muka bumi ini dimata Tuhan kita semua sama tidak ada yang istimewa tetapi Tuhan kasih karunia, kemampuan, talenta, hobi dan keterampilan berbeda sebabnya perlu dirangkul, disatukan, dibantu, ditolong, bekerja sama membuka lapangan pekerjaan untuk para Difabel serta kerja sama dari berbagai pihak untuk berkolaborasi hidup damai di negeri sendiri,” harapnya.
Ia meminta Pemprov Papua Pegunungan sebagai mama dari delapan kabupaten diharapkan tidak membedakan setiap kelu kesa dari berbagai komunitas yang ada di tanah ini sebab kita semua ingin hidup berdamai dengan semua orang yang ada di tanah wilayah Lapago. (*)
Pewarta: Grace Amelia
