Adil Untuk PerubahanAdil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Tulis judul berita...
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
Reading: Sebelas Aktivis Katolik Ditangkap Usai Aksi Damai di Katedral Merauke
Share
Notification
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
  • Headline
  • Tanah Papua
  • Kesehatan
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Artikel
  • Cerpen Papua
  • Pariwisata
  • Editorial
Tulis judul berita...
  • Tanah Papua
    • Papua Pegunungan
    • Papua Tengah
  • Kabar Daerah
    • Polhukam
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Perempuan & Anak
    • Ekonomi & Bisnis
    • Infrastruktur
    • Lingkungan
    • Olaraga
  • Jendela Papua
    • Kuliner
    • Lensa
    • Pariwisata
    • Travel
    • Seni & Budaya
  • Pena Papua
    • Catatan Aktivis Papua
    • Sastra
    • Cerpen Papua
    • Artikel
    • Siaran Pers
    • Berita Foto
  • Editorial
  • Kerjasama
    • MRP Papua Pegunungan
    • Pemkab Lanny Jaya
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved.
Adil Untuk Perubahan > Kabar Daerah > Polhukam > Sebelas Aktivis Katolik Ditangkap Usai Aksi Damai di Katedral Merauke
PolhukamTanah Papua

Sebelas Aktivis Katolik Ditangkap Usai Aksi Damai di Katedral Merauke

admin
Last updated: January 26, 2026 11:29
By
admin
Byadmin
Follow:
27 Views
7 months ago
Share
Sebelas Aktivis Katolik Ditangkap Usai Aksi Damai di Katedral Merauke - Istimewa
SHARE

Iklan Nirmeke

Merauke, nirmeke.om — Sebanyak 11 orang dari kelompok Suara Kaum Awam Katolik Regio Papua ditangkap aparat kepolisian saat menggelar aksi bisu damai di depan Gereja Katedral Santo Fransiskus Xaverius Merauke, Minggu (25/1/2026).

Penangkapan terjadi sekitar pukul 09.57 WIT, saat massa melakukan aksi tanpa orasi sebagai bentuk protes terhadap sejumlah isu sosial, lingkungan, dan kebijakan gereja yang dinilai berdampak pada masyarakat adat Papua, khususnya Orang Malind.

LBH Papua Merauke menyatakan saat ini tengah melakukan pendampingan hukum terhadap 11 orang yang ditahan di Polres Merauke. Menurut laporan pendamping hukum, dalam proses pembubaran aksi, terdapat dugaan tindakan kekerasan fisik terhadap peserta, termasuk dugaan cekikan di leher dan pemukulan.

Selain itu, satu unit telepon genggam milik peserta aksi dilaporkan disita secara paksa, yang diduga dilakukan oleh aparat di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Tim Koboy Papua Pegunungan Kritik Gaya Komunikasi Gubernur: Minta Stop Lempar Tanggung Jawab

“Saat kami berkoordinasi dengan pihak Reskrim, kepolisian belum menjelaskan secara rinci pasal apa yang disangkakan kepada para peserta aksi, termasuk siapa pelapor dalam kasus ini,” ungkap tim pendamping hukum dari LBH Papua Merauke.

Daftar 11 Orang yang Ditahan

  1. Kosmas D.S. Dambujai
  2. Maria Amotey
  3. Salerus Kamogou
  4. Enjel Gebze
  5. Marinus Pasim
  6. Siria Yamtop
  7. Matius Jebo
  8. Ambrosius Nit
  9. Hubertus Y. Chambu
  10. Abel Kuruwop
  11. Fransiskus Nikolaus

Tuntutan Aksi Damai

Dalam aksi bisu tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

  1. Mendesak Uskup Agung Merauke meminta maaf kepada masyarakat adat Malind atas dukungan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat.
  2. Meminta Paus Leo XIV mengganti Uskup Agung Merauke karena dinilai melanggar ajaran sosial Gereja dan semangat Ensiklik Laudato Si’.
  3. Mendesak Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Duta Besar Vatikan membuka ruang dialog terkait dugaan pelanggaran HAM berat di Papua, termasuk isu ekosida, etnosida, dan spiritsida.
  4. Meminta agar Uskup Agung Merauke digantikan oleh Orang Asli Papua.
Baca Juga:  Markus Haluk Ingatkan Mahasiswa Jayawijaya Tentang Pentingnya Literasi

Menuntut klarifikasi terkait pemberhentian Pastor Pius Manu Projo yang dinilai tidak melalui prosedur hukum kanonik.

Hingga berita ini diturunkan, kesebelas orang tersebut masih berada di Polres Merauke, sementara LBH Papua Merauke mendesak aparat untuk menjamin hak hukum, keselamatan, dan kebebasan berekspresi para peserta aksi.(*)

Pewarta: Grace Amelia

Related

You Might Also Like

HIPMI dan KP3 Bersinergi Perkuat Ekonomi Lokal Papua Pegunungan

Walhi Papua Kritik Sikap Uskup Mandagi yang tidak Menerapkan Laudato Si’ kepada Umatnya

WALHI Papua Tolak Perpanjangan IUPK Freeport, Sebut Negara Abaikan Hak Masyarakat Adat

Koperasi Walesi Jadi Percontohan Papua Pegunungan, Terima Bantuan Rp100 Juta

Buka Forum Gabungan Perangkat Daerah, Pemkab Jayawijaya Fokus Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

TAGGED:Katedral MeraukeSuara Kaum Awam Katolik Regio Papua

Gabung Channel Whatsapp

Dapatkan berita terbaru dari Nirmeke.com di Whatsapp kamu
Klik disini untuk bergabung
Dengan anda klik untuk gabung ke channel kami , Anda menyetujui Persyaratan Penggunaan kami dan mengakui praktik data dalam Kebijakan Privasi kami. Anda dapat berhenti mengikuti kapan saja.
Previous Article Bupati Jayawijaya Kunjungi Petani Kopi Walelagama, Tekankan Penguatan Ekonomi Lokal
Next Article Festival Sekolah Adat Hugulama Ke-I 2026 Resmi Akan Ditutup di Yogonima
Leave a Comment Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terhubung Dengan Media Sosial Kami

1.4kFollowersLike
100FollowersFollow
100FollowersFollow
1kSubscribersSubscribe
300FollowersFollow

Lihat Topik Berita Lain Dari Nirmeke

Ads Sponsored by
Ad image

Berita Hangat

Ojek Pangkalan Tujuan Kalkhote Bersyukur, FDS XV Beri Tambahan Penghasilan
Ekonomi & Bisnis
11 hours ago
FDS XV, Pengguna Jasa Speedboat Menurun, Motoris Keluhkan Pendapatan
Ekonomi & Bisnis
11 hours ago
Mandenas Dorong Juknis MBG Disesuaikan dengan Kondisi Papua
Nasional Tanah Papua
2 days ago
Legislator Papua Minta BGN Evaluasi Total Tata Kelola MBG
Nasional Tanah Papua
2 days ago
Baca juga
PendidikanPolhukam

BREAKING NEWS: Aparat Hadang Aksi Damai Front Mahasiswa Yahukimo di Dekai

8 months ago
Tanah Papua

Pemberian Hibah Mobil ke Pemprov Papua Pengunungan Bentuk Penghianatan Kesejahteraan Masyarakat Lanny Jaya

3 years ago
InfrastrukturTanah Papua

Lokasi Kantor Gubernur Bermasalah, Masyarakat Tiga Aliansi Suku Hubula Minta Dialog Terbuka

3 years ago
Tanah Papua

Pj Bupati Jayawijaya Apresiasi Kegiatan Seminar Kebudayaan Lembah Balim Dalam Menjaga Warisan Budaya Leluhur

2 years ago
Tanah Papua

Bawaslu Kabupaten Puncak Jaya Membantah Menyetujui Pemalangan Kantor Bawaslu

3 years ago
KerjasamaTanah Papua

Jones Janji ketika Terpilih akan Pindahkan Lokasi Pembangunan kantor Gubernur

2 years ago
LingkunganPolhukamTanah Papua

Koalisi HAM Papua: Presiden Harus Cabut PSN yang Rampas Tanah Adat di Merauke

11 months ago
ArtikelPena PapuaTanah Papua

Ko dan Sa Pu Tanah Papua, Tidak Sedang Dibangun, Ia Sedang Dijajah dan Kuasai Ulang

4 months ago
Previous Next
Adil Untuk PerubahanAdil Untuk Perubahan
Follow US
© 2025 Nirmeke. Design by Team IT Nirmeke. All Rights Reserved. Develop By Loteng Kreatif.
  • Tentang kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Iklan
  • Jasa Buat Website

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?